Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Maret 2026

Image
Maret 2026 dibuka dengan sapaan cuaca cerah di hari Minggu, setelah semalam sebelumnya Semarang diguyur "hujan mewah" yang menyisakan genangan di beberapa ruas jalan. Memasuki bulan ketiga ini, intensitas hujan diprediksi masih akan tinggi hingga akhir bulan. Jadi, sedia payung sebelum hujan tetap menjadi saran paling realistis, meski teriknya matahari Semarang juga siap menemani aktivitas Anda. Momen Puncak: Mudik dan Lebaran 1447 H Ramadan yang masih berlangsung dan berlanjut hingga pertengahan Maret membuat persiapan menjelang Idulfitri kian sibuk. Puncaknya, Idulfitri 1447 H diprediksi jatuh pada sekitar tanggal 20 Maret 2026. Bagi warga lokal, bersiaplah menghadapi "aspal ibu kota" yang semakin padat seiring kedatangan para pejuang rejeki dari perantauan. Bertemu sanak saudara memang menyenangkan, namun saat harus keluar rumah untuk liburan di tengah kemacetan kota, itulah tantangan sesungguhnya. Bagi Anda yang berencana mudik keluar Semarang, manfaatkan progra...

Melihat Cara Dafamland Mengenalkan Perumahan di Semarang Lewat Instagram


Perusahaan swasta yang bergerak di bidang pengembangan properti ini, Dafamland, membuat sebuah acara yang bertajuk Pesta Lunpia bulan April kemarin. Yang menarik dibalik tujuan pemasaran mereka mengenalkan perumahan Gaia Residence Semarang adalah pemanfaatan Instagram. Seperti apa cara mereka?

Minggu siang (23/4), kami tertarik datang ke acara yang berada di jalan Kedung Mundu yang menjadi lokasi Super Indo berada. Di sana dengan sebuah tenda memanjang dan musik akustik yang dimainkan beberapa orang menunggu orang-orang berdatangan. Baik sebagai undangan, maupun mereka yang nggak sengaja mengetahui saat melintas.

Instagram, alat terbaik saat ini

Sebenarnya kami tidak berharap datang mengingat konten kami di blog dotsemarang tidak ada yang berhubungan dengan perumahan. Namun sebuah pesan yang masuk dari Instagram yang menyebutkan ini semacam undangan, membuat kami tertarik akhirnya. 

Kami jadi ingat sebelumnya bahwa ada rekan bloger yang mengetag nama kami saat akun Instagram Dafamland mengumumkan acara bertajuk Pesta Lunpia. Waktu itu kami anggap biasa saja, sampai pesan itu akhirnya masuk.

Beberapa nama yang dikasih tag, hampir sebagian besar adalah bloger Semarang yang sangat aktif. Kami yakin mereka pun akan datang. Siapa yang tidak tertarik ketika mendapatkan tag dan dengan iming-iming tertentu. 

Instagram menurut kami memang adalah alat terbaik dalam dunia pemasaran khususnya media sosial saat ini. Kekuatan visualnya yang paling menonjol tanpa caption pun seseorang dapat tertarik. Namun bagi penggunanya yang memanfaatkan dalam bidang pemasaran, caption tetap harus diperhatikan.


Online to Offline

Sukses menarik perhatian masyarakat online yang aktif di Instagram, termasuk kami, selanjutnya adalah melihat bagaimana mereka mengemas acaranya secara offline.

Jujur, kami tidak tahu seperti apa konsep yang akan kami lihat di sana. Instagram Dafamland hanya bermain di visual yang memberikan pengumuman tanpa gambar-gambar lainnya. Lalu, kenapa kami mau datang? Rasa penasaran saja. 

Membangun interaksi di Instagram sepertinya sangat mudah, menurut kami tidak juga. Sukses Dafamland lebih karna tag yang disematkan kepada para pengguna Instagram yang memiliki rasa ketertarikan dan iming-iming yang dikonsep secara serius oleh admin. Dan juga pengikut mereka yang sudah mengikuti akun ini dari dulu.

Keterlibatan rekan bloger yang memberikan rekomendasi juga adalah faktor kami ikut hadir. Dan melihat langsung seperti apa acaranya.

Saat tiba di sini dan mengisi buku tamu yang disediakan, sajian lunpia langsung diberikan yang berisi 2 buah lunpia. Mereka benar-benar memberikannya. 

Apakah kami selesai setelah memakan lunpia tersebut? Tidak. Ternyata selama acara, mereka sudah mempersiapkan beberapa figura untuk pengunjung yang datang mau berfoto selfie. Foto mereka setelah berselfie diminta disebarin di akun media sosial mereka.

Permintaan ini sebenarnya bisa ditolak namun lagi-lagi trik pemasaran yang memberikan reward kepada pengunggah dengan tagar tertentu akan mendapatkan gift dari acara. Siapa yang tidak tertarik, bukan?


Cara mereka bisa kita ikuti juga, ini tipsnya

Menurut panitia yang kami kutip dari situs dafamland.com, acara mereka termasuk sukses. Meski tidak melebihi angka 100 yang hadir, setidaknya generasi milenial yang aktif di media sosial bisa hadir secara langsung, dari online ke offline. Oh ya, beberapa rumah juga katanya terjual.

Sangat jarang menemukan cara yang dilakukan devloper perumahan di Semarang. Mungkin kamu juga tertarik mengikuti cara mereka untuk memasarkan produk di media sosial, khususnya di era Internet sekarang. Bila iya, kami beri tipsnya berikut 
  1. Menentukan alat pemasaran media sosial terlebih dahulu, bisa Instagram, Facebook atau Twitter. Melihat yang dilakukan Dafamland, mereka menggunakan Instagram.
  2. Buat materi menarik dan menyesuaikan alat yang digunakan. Instagram lebih kuat sisi gambar atau visual. Maka kamu harus mengerti bagaimana memanfaatkan visual ini.
  3. Sebarkan dan buat jadwal untuk selanjutnya. Seperti H-3, H-2, dan H-1.
  4. Mencari influencer atau orang yang berpengaruh. Cari akun-akun tertentu yang memiliki jumlah followers besar, biasanya akun kota. Kemudian cari juga bloger-bloger yang tinggal di kotamu. Bloger merupakan salah satu influencer yang paling bisa diandalkan saat ini.
  5. Setelah mendapatkan daftar influencer dan akun followers banyak, kamu tag mereka. Sebaiknya jangan menimbulkan spam atau berlebihan agar mereka tidak terganggu.
  6. Bila respon mereka bagus, kirimkan pesan untuk mengkonfimasi kehadiran mereka.
  7. Jujur. Saat mereka berhasil datang ke acara atau offline, kamu harus jujur dengan apa yang sudah kamu sebarkan. Semisal ada iming-iming tertentu yang akan diberikan seperti informasi yang kamu bagikan. Seperti lunpia di sini. 
  8. Ucapkan terima kasih.
...

Harus diketahui bahwa generasi muda yang menggunakan Instagram bukanlah calon pembeli berpotensial. Mereka tertarik karna sesuatu dan rasa penghargaan karna diundang. 

Mereka akan dengan senang hati membantu menyebarkan informasi yang mungkin jumlah pengikut mereka ribuan. Ini adalah keuntungan dari segi pemasaran lewat media sosial. 

Namun juga tanpa disadari mereka yang mau datang, termasuk kami, bisa jadi tahu lokasi dan seperti apa perumahannya yang ditawarkan. Siapa tahu keluarga mereka ada yang mencari.

Jadi, kalau kamu berharap membuat campaign atau acara agar lebih tersebar lebih luas di media sosial. Cara ini bisa dilakukan. Tidak banyak pengembang rumah melakukan ini (merujuk konten kami yang jarang sekali menulis ini), namun buat marketing seperti perusahaan, pemerintah, atau agency, mereka sudah melakukannya. Tertarik?

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama

Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

💻 Ngabuburit Produktif di SDK: Melunasi Janji dan Semangat Baru Coding Mum Semarang

📍 Cardea Semarang Resmi Buka di Jangli, Hadirkan Konsep Physio-Pilates Pertama

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

👩‍💻 Hari Perempuan Sedunia 2026: Kabar Galau Gandjel Rel dan Estafet Semangat di SDK Semarang

🕌 Menjemput Maghrib di Jantung Kota: Tradisi Buka Puasa di Masjid Raya Baiturrahman Semarang