Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Daftar Film Indonesia yang Beredar Bulan Mei 2017
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Selamat datang bulan Mei para pecinta Film Indonesia, khususnya di Semarang. Bulan ini sebenarnya kami punya kabar baik tentang bioskop baru yang akan dibuka awal pekan ini. Namun kami juga punya kabar kurang baik terkait jadwal Film Indonesia selama mei yang tayang tidak begitu banyak. Cekidot.
Akhirnya kami mendapatkan juga informasi jadwal Film Indonesia yang beredar selama bulan Mei ini. Kami sudah menunggu awal - awal bulan, kok tidak ada yang memposting. Namun beruntung, beritagar.id memberikan daftar filmnya sebagai berikut :
1. Membabi Buta (4 Mei)
Film yang dibintangi Prisia Nasution ini sepertinya bergenre thriller. Dalam video trailernya, suara alunan tembang Jawa yang kadang membuat suasana menjadi tegang dimasukkan untuk memberi banyak kejutan. Film Membabi Buta disutradarai oleh Joel Fadly.
2. Satria Heroes: Revenge of Darkness (4 Mei)
Lagi, film dengan bantuan animasi yang mengingatkan kami film-film seperti Power Ranger atau Ksatria Baja Hitam. Dengan membawa Yayan Ruhian, film ini tentu jadi petaruhan besar apakah menarik minat penonton atau tidak. Kami harap di Semarang ditayangkan juga. Punya lokal (Indonesia) soalnya.
3. Critical Eleven (10 Mei)
Sepertinya film yang paling ditunggu-tunggu adalah Critical Eleven. Film yang disutradarai Monty Tiwa dan Robert Ronny ini membawa gerbang besar artis yang berperan. Sebut saja Reza Rahadian yang disandingkan dengan Adinia Wirasti sebagai tokoh utama. Lalu, Slamet Rahardjo, Widyawati, Revalina S. Temat, Hamish Daud, Hannah Al Rashid, Mikha Tambayong, Aci Resti, Nino Fernandez, Dwi Sasono.
4.Selebgram (10 Mei)
Bila film Critical Eleven akan membawa penontonnya penuh drama, maka film Selebgram akan memberi tontonan segar. Film sutradara Wishnu Kuncoro mencoba membawa tren kekinian yang dibalut komedi. Para pemainnya pun tentu yang kekinian seperti Ria Ricis dan beberapa Stand Up Comedi. Ada Alvaro Maldini (Aldi CJR) yang menjadi pemain utama di sini.
5. Ziarah (18 Mei)
Film karya BW Purba Negara ini sepertinya memiliki tantangan sendiri nantinya, khususnya di Semarang. Film dengan deretan gelar dari anugerah Festival ini sebagian besar ini akan berbahasa Jawa. Dari sisi hiburan sepertinya sulit mendapatkannya, namun sisi cerita sangat menarik. Semoga tayang di Semarang.
6. Parakang: Manusia Jadi-jadian (18 Mei)
Setelah dari Jawa, kita pindah ke tanah Sulawesi. Film karya Abdul Rodjak ini mengangkat cerita yang dianggap legenda di Sulawesi Selatan. Bergenre horor, kira-kira seperti apa kisahnya?
Ikuti update Film Indonesia di media sosial Kofindo seperti Twitter, Fans Page Facebook dan Instagram untuk kota Semarang. Bila ada tambahan film atau bahkan ada film yang tidak tayang di Semarang, kami maklum. Segera akan kami update lagi tentunya. Artikel terkait :
Semenjak kembali menggunakan layanan internet operator dari XL Axiata bulan Juli kemarin , ada pertanyaan besar dipikiran kami tentang paket Xtra Combo Flex yang tidak tersedia di aplikasi MyXL. Apakah hanya kami saja yang kebingungan? Dikenalkan sejak bulan Maret 2022, paket Xtra Combo Flex ternyata sangat menarik dari sisi pembagian kuota, seperti bonus hingga gratis berlanggananan konten Vidio. Tidak ada di aplikasi Hanya saja, sebagai pengguna baru yang membeli kartu perdana yang langsung mendapatkan paket Xtra Combo Flex, kami agak bingung saat mencarinya di aplikasi MyXL. Apalagi bonus-bonus yang harus diklaim lewat aplikasi, mau tidak mau membuat kami harus menginstal aplikasinya ke smartphone. Di mana paket Xtra Combo Flex? Dari daftar paket utama pun tidak ada tersedia sama sekali. Sudah kami cari-cari dibeberapa menu lainnya, hasilnya tetap nihil. Paket yang tersedia di paket utama (lihat gambar) hanya ada Akrab, Akrab Mini, Xtra Combo Plus, Xtra Combo Mini, Xtra On dan ...
Membaca kabar mengenai Pemerintah Kota Semarang yang secara resmi telah meluncurkan rangkaian peringatan HUT ke-479 di Halaman Balai Kota baru-baru ini, rasanya ada sesuatu yang mengganjal bagi kami. Bukan soal kemeriahan acaranya, melainkan soal logo HUT-nya! Tumben sekali kami sampai melewatkan informasinya, atau memang sengaja tahun ini hadir tanpa prosesi lomba desain logo Hari Jadi Kota (HJK)? Tahun 2026 ini, Kota Semarang menginjak usia ke-479. Seperti tahun-tahun sebelumnya, salah satu momen yang paling kami tunggu-tunggu sebagai pengelola blog ini adalah kemunculan visual identitas resmi Hari Jadi Kota Semarang (HJKS). Namun, ada yang terasa sangat berbeda kali ini. Jika biasanya sejak bulan Februari atau Maret lini masa media sosial sudah riuh dengan pengumuman lomba desain logo yang memancing kreativitas warga, tahun ini suasananya justru senyap. Tidak ada sayembara, tidak ada kompetisi ide, dan tentu saja tidak ada pengumuman pemenang seperti yang rutin kami dokumentasikan ...
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...
Entah apa yang terjadi dengan semangat kami belakangan ini. Setelah sebelumnya melewatkan Kirab Budaya Ho Tek Tjing Shin , kami kembali harus menerima kenyataan gagal hadir secara fisik pada gelaran Karnaval Paskah Kota Semarang yang berlangsung tanggal 17 April 2026 kemarin. Padahal, suasana kemeriahannya sudah sangat terasa bahkan sebelum acara dimulai. Meski kali ini kami hanya bisa memantau dari kejauhan dan layar digital, ada satu hal yang sangat mencolok: skala acara tahun ini terasa jauh lebih besar dan lebih ramai dibandingkan tahun 2025. Perasaan "lebih ramai" itu rupanya bukan sekadar asumsi, melainkan fakta yang tercermin dari data di lapangan. Lonjakan Peserta dan Kehadiran Mobil Karnaval Jika pada tahun 2025 jumlah peserta berada di angka sekitar 10.000 orang, tahun 2026 ini jumlahnya melonjak drastis hingga menyentuh angka 15.000 orang . Kenaikan sebesar 50% ini menjelaskan mengapa arus informasi dan dokumentasi di media sosial terasa jauh lebih masif. Salah sa...
Ada hal unik yang kami sadari sejak setahun terakhir menggunakan laptop berbasis Chromebook, terutama jika dibandingkan dengan Windows atau Mac. Biasanya, pada menu tombol power (daya) di laptop Windows, kita akan dengan mudah menemukan opsi Sleep . Namun di Chromebook, opsi itu seolah hilang. Benarkah demikian? Bulan April ini menjadi kali kedua kami mengangkat topik Chromebook di blog. Akhir-akhir ini kami memang sedang bersemangat membagikan pengalaman seputar perangkat ini. Kali ini, kami ingin mengulas sesuatu yang sederhana namun krusial bagi calon pengguna. Filosofi "Instant-On" Bagi pengguna yang baru melirik Chromebook, ketiadaan tombol ini tentu memicu kebingungan. Apalagi bagi mereka yang aktivitasnya banyak di depan laptop dalam durasi lama. Mode sleep (tidur) sangat berguna agar laptop tidak perlu bolak-balik dimatikan melalui shutdown , yang tentunya lebih menghemat waktu. Sebenarnya, alasan utamanya bukan karena fiturnya tidak ada, melainkan adanya perubahan ...
Comments
Post a Comment