Selamat datang di bulan Oktober! Tidak terasa kita sudah memasuki kuartal terakhir di tahun 2026. Seperti bulan-bulan sebelumnya, Kota Semarang kembali menghadirkan beragam deretan kegiatan menarik yang siap mengisi agenda akhir pekan maupun hari kerja kamu. Kami tak menyangka meninggalkan September dengan banyak kejutan. Mulai dari daftar acara Semarang yang lebih banyak dari Agustus dan kejutan acara yang terus bertambah tanpa kami ketahui. Agenda Besar Utama Oktober 2026 Peringatan Pertempuran 5 Hari di Semarang Tanggal: 14 – 15 Oktober 2026 (Gladi & Puncak Acara) Lokasi: Kawasan Tugu Muda Semarang Deskripsi: Momen bersejarah tahunan Kota Semarang untuk mengenang jasa para pahlawan. Menampilkan drama teatrikal perjuangan kolosal, upacara khidmat, serta penutupan/pengalihan arus lalu lintas sementara di kawasan Tugu Muda. Kali ini, bulan baru, Semarang sudah diramaikan dengan pameran otomotif skala nasional, panggung fashion, gelaran musik komunitas, kumpul sepeda tua, hingga ...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Review Semarang Night Carnival 2017
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Semarang Night Carnival 2017 atau SNC memang berjalan sukses, terutama di panggung utama dimana dihadiri pejabat pemerintah, tamu undangan dan masyarakat. Kami tentu sangat senang dan bangga dengan event yang tahun ini sudah berjalan ketujuh kalinya. Apalagi, SNC masuk daftar agenda Nasional.
Bagaimana kabar malam minggu kalian pada tanggal 6 Mei 2017? Kami sendiri sedang berada di atas jembatan, BCA Pemuda, yang sedang menyaksikan Semarang Night Carnival 2017. Lautan manusia mengurai jalanan yang akan dilalui parade kostum. Luar biasa antusiasnya.
Meski begitu, kami harus menunggu beberapa jam parade ini melintas. Sabar adalah kunci di sini, sambil melirik kendaraaan yang terus melintas tanpa merasa bersalah, sehingga jalanan menjadi macet dan tidak enak dilihat.
Alasan kami mengambil dari jembatan karna ingin melihat sesuatu yang berbeda. Lokasi titik utama di nol kilometer, keberangkatan, sudah banyak bloger dan awak media yang meliput. Kami memang punya id card, tapi tetap saja ini kurang menarik.
Tema Semarang Night Carnival 2017
Tahun ini, SNC 2017 mengusung tema 'Paras Semarang' yang identik dengan Semarangan. Ada 4 penampilan kostum yang dipertunjukkan seperti Defile burung Blekok yang diambil dari burung sejenis bangau yang biasa ditemui di Semarang bagian atas. Lalu, defile kembang sepatu yang diambil dari bunga khas Semarang berwarna merah, defile kuliner yang menampilkan makanan khas Semarang seperti Lunpia, Wingko Babat, Gandjel Rel dan sebagai. Terakhir, defile lampion yang diambil dari khas Semarang sekitar tahun 1942 bernama dian kurung.
Selain parade kostum, karnival juga dimeriahkan marching band dari Taruna Akmil Lokananta Magelang, tamu dari luar kota hingga dari mancanegara yang turut ambil bagian dengan menampilkan budaya mereka juga. Dari luar kota, ada Sawahlunto yang menampilkan kostum dengan bentuk bunga matahari. Lalu ada juga dari Jember, Jepara, dan Kendal.
Sedangkan yang dari luar negeri ada Taiwan yang menampilkan atraksi tarian dan Liong, Thailand dengan tarian, Korea Selatan dengan aksi menabuh genderang dan Sri Lanka juga dengan tarian. Oh ya, masih ada Vietnam yang ikut ambil bagian juga.
Antusias yang tinggi dari masyarakat
Gambar di bawah ini sudah sangat berbicara bagaimana masyarakat Semarang begitu antusias menyaksikan SNC 2017. Apalagi pada malam hari, SNC sudah menjadi kebanggaan buat semua orang, termasuk kami.
Di tengah masyarakat yang mengerubuni jalur yang dilintasi parade, kami yakin para kontestan sangat bangga dengan malam yang terjadi pada mereka. Mereka pasti melupakan sejenak bagaimana beratnya kostum yang digunakan, molornya waktu pelaksanaan, masalah-masalah kecil yang mempengaruhi perform mereka dan sebagainya.
Apalagi malam ini tidak seperti malam-malam tahun sebelumnya yang identik dengan hujan yang menyelimuti acara. Sepertinya tahun ini, SNC yang dimulai pukul 8 malam direstui banget untuk lebih sukses dari tahun sebelumnya.
Koreksi event buat selanjutnya
Kami tidak bermaksud untuk meruntuhkan suka cita kalian yang begitu bangga dan menyenangkan melihat SNC ini. Apalagi mesin pencari yang sangat ramah dengan keberhasilan gelaran tiap tahun yang digelar untuk memeriahkan Hari Jadi Kota Semarang.
Tidak ada yang sempurna, kutipan yang sering kami baca untuk menggambarkan event ini dari sudut pandang kami yang sedang berada di atas peserta karnival dan masyarakat (jembatan).
Bila di titik nol Kilometer jalannya acara berjalan sukses, namun tidak demikian koreksi kami di sini. Sebaiknya jalur yang akan dilewati peserta harus benar-benar steril dari kendaraan. Terutama jalur jalan Pemuda di mana kami berada seperti gambar di bawah.
Meski ada panitia berjaga, lalu lintas yang memang dibuka karna peserta karnival belum melewati akhirnya membuat jalanan semakin kurang sedap dilihat saat parade sampai di jalur yang kami lihat.
Tahun depan, ini bisa jadi masukan yang sangat baik untuk terus menyempurnakan Semarang Night Carnival 2018 dan memasuki tahun ke 8. Karna bila jalur bebas dari kendaraan, bukan saja nyaman buat masyarakat yang melihat tapi juga buat jalur peserta yang membuat mereka lebih nyaman saat melintas.
...
Semarang Night Carnival tahun ini mengambil rute dari Titik Nol Kilometer Semarang sampai ke Lawang Sewu dengan jarak sekitar 1,3 Kilometer. Di Twitter sendiri, SNC menjadi trending untuk Indonesia.
Untuk jumlah peserta, SNC tahun ini diikuti 400 peserta plus dari undangan dari dalam maupun luar negeri. Sayangnya kami tidak mengikuti hingga pengumuman kostum terbaik Semarang Night Carnival 2017 ini berakhir.
Meski ada koreksi tentang rute yang dilewati kurang sedap dipandang mata, Semarang Night Carnival tetap saja membius ribuan masyarakat yang menyaksikan. Dan menurut Wali Kota Semarang, SNC sudah masuk dalam agenda Wisata Nasional atau Indonesia.
Kamu yang ingin melihat lebih banyak foto dokumentasi Semarang Night Carnival 2017 kami yang diambil dari jembatan, bisa mengunjungi halaman Photoblog yang sudah kami posting duluan di sini.
Selamat datang di bulan Oktober! Tidak terasa kita sudah memasuki kuartal terakhir di tahun 2026. Seperti bulan-bulan sebelumnya, Kota Semarang kembali menghadirkan beragam deretan kegiatan menarik yang siap mengisi agenda akhir pekan maupun hari kerja kamu. Kami tak menyangka meninggalkan September dengan banyak kejutan. Mulai dari daftar acara Semarang yang lebih banyak dari Agustus dan kejutan acara yang terus bertambah tanpa kami ketahui. Agenda Besar Utama Oktober 2026 Peringatan Pertempuran 5 Hari di Semarang Tanggal: 14 – 15 Oktober 2026 (Gladi & Puncak Acara) Lokasi: Kawasan Tugu Muda Semarang Deskripsi: Momen bersejarah tahunan Kota Semarang untuk mengenang jasa para pahlawan. Menampilkan drama teatrikal perjuangan kolosal, upacara khidmat, serta penutupan/pengalihan arus lalu lintas sementara di kawasan Tugu Muda. Kali ini, bulan baru, Semarang sudah diramaikan dengan pameran otomotif skala nasional, panggung fashion, gelaran musik komunitas, kumpul sepeda tua, hingga ...
Ekosistem kendaraan listrik ( electric vehicle ) di Kota Semarang kembali mendapat dorongan positif. Jika biasanya stasiun pengisian daya kendaraan listrik lebih sering ditemui di kawasan rest area jalan tol maupun pusat perbelanjaan, kini fasilitas tersebut juga mulai merambah area perkantoran perbankan di pusat kota. Akhirnya kami memposting ini di blog. Ini bukan konten promosi atau kerja sama berbayar. Kami benar-benar tidak sengaja melewati Jalan Pemuda, tepatnya depan Bank Jateng yang lagi ngadain acara Gebyar Fest 81 . Atribut promosinya sukses mengalihkan mata kami yang membuat akhirnya kami mampir melihat lebih dekat. Terakhir kami menulis tentang SPKLU di blog pada tahun 2023. Entah kenapa kami sudah jarang menuliskannya lagi, padahal event GIIAS Semarang selalu menghadirkan inovasi tentang pengisian kendaraan listrik di sana. SPKLU kedua di blog dotsemarang ini hadir dari Kantor Cabang Utama Bank Jateng, Jalan Pemuda Semarang . Kehadiran Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik ...
Mengunjungi Queen City Mall Semarang di pertengahan September kemarin memberikan pengalaman tersendiri. Selain karena agenda mengamati kemeriahan Kirab Tiong Jiu Pek Gwee Cap Go di kawasan Pecinan, kami juga menyempatkan diri mampir ke mal yang lokasinya tidak jauh dari area budaya tersebut. Tujuan utama kami sebenarnya ingin melihat dari dekat pameran gadget TECHNOVERSE yang gelatannya sudah sempat kami ulas sebelumnya. Namun, suasana mal hari itu terasa jauh lebih hidup karena hadirnya aktivasi bernuansa dunia sihir: realme x Harry Potter Pop-Up Bus . Menghadiri tiga agenda event sekaligus dalam sehari memang cukup menguras energi. Beruntung, TECHNOVERSE dan Pop-Up Bus realme ini berada di satu titik lokasi yang sama. Momen ini memberikan gambaran menarik tentang bagaimana pengelola mal dan brand teknologi membaca peluang lalu lintas pengunjung di pusat Kota Semarang. Pembacaan Momentum dan Sinergi Acara di Queen City Mall Melihat keberadaan realme x Harry Potter Pop-Up Bus yang had...
Membahas Media sosial seolah tak ada habisnya. Mulai dari yang sekedar membuat happy maupun yang dibuat serius. Malah terkadang menemukan sesuatu yang tidak Anda duga-duga. Berikut ada 6 tools yang setidaknya dapat membantu memanage akun media sosial Anda lebih menyenangkan. Dikutip dari website jeffbullas.com, dengan judul 6 Amazing Social Media Productivity Tools, Anda kami giring untuk mendapatkan pengalaman baru ber-media sosial lebih mudah dan menyenangkan atau membantu aktivitas Anda lebih serius. 1. Buffer Tampilannya sederhana. Anda dapat login dengan akun media sosial yang Anda miliki. Setelah login, Anda diminta memasukkan email sebagai pelengkap data. Selain masih belum terlalu paham menggunakannya, sedikit kelebihan, alat ini hadir diberbagai site *ekstensi. Kalau masih penasaran, bisa lihat detailnya dibawah. 2. Glyder Saat mengklik halamannya, kami diarahkan sebuah tampilan yang menarik. Profesional sepertinya. Namun, ada hal yang memutuskan kami tidak meneruskannya....
Dunia per-Threads-an kembali menghadirkan pemandangan menarik yang sebenarnya bukan hal baru-baru amat dalam kampanye pemasaran digital. Platform media sosial berbasis teks besutan Meta ini mendadak jadi saluran alternatif yang paling menyita perhatian, termasuk bagi penyelenggara pameran otomotif sekelas GIIAS Semarang. Dulu, mengumpulkan content creator atau influencer untuk meliput acara pameran otomotif skala nasional di Semarang butuh energi ekstra. Tim public relations atau penyelenggara acara harus repot mendata nama, memantau tingkat engagement , mengirim surel penawaran satu per satu, hingga bernegosiasi rate card . Namun, itu cerita lama. Memasuki era media sosial serba instan, segalanya berubah drastis. Tengok saja bagaimana penyelenggara GIIAS Semarang memanfaatkannya untuk menjaring pasukan kreator lokal tanpa perlu bersusah payah. Dari Scouting Manual ke Open Call Instan di Threads Beberapa minggu sebelum perhelatan dimulai, akun resmi GIIAS Semarang hadir meramaikan l...
Comments
Post a Comment