Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Maret 2026

Image
Maret 2026 dibuka dengan sapaan cuaca cerah di hari Minggu, setelah semalam sebelumnya Semarang diguyur "hujan mewah" yang menyisakan genangan di beberapa ruas jalan. Memasuki bulan ketiga ini, intensitas hujan diprediksi masih akan tinggi hingga akhir bulan. Jadi, sedia payung sebelum hujan tetap menjadi saran paling realistis, meski teriknya matahari Semarang juga siap menemani aktivitas Anda. Momen Puncak: Mudik dan Lebaran 1447 H Ramadan yang masih berlangsung dan berlanjut hingga pertengahan Maret membuat persiapan menjelang Idulfitri kian sibuk. Puncaknya, Idulfitri 1447 H diprediksi jatuh pada sekitar tanggal 20 Maret 2026. Bagi warga lokal, bersiaplah menghadapi "aspal ibu kota" yang semakin padat seiring kedatangan para pejuang rejeki dari perantauan. Bertemu sanak saudara memang menyenangkan, namun saat harus keluar rumah untuk liburan di tengah kemacetan kota, itulah tantangan sesungguhnya. Bagi Anda yang berencana mudik keluar Semarang, manfaatkan progra...

Berkunjung ke Museum Batik Pekalongan


Museum Batik Pekalongan terletak di kawasan Jetayu, yang menurut informasi kawasan ini merupakan kota lamanya Pekalongan. Setelah makan siang di Rumah Makan Masduki untuk mencoba Garang Asem yang khas dari kota batik ini.

Tak butuh waktu lama untuk sampai di Museum Batik Pekalongan dari tempat makan siang kalau naik bus. Sekitar pukul 13.00 rombongan FamTrip sampai juga disini untuk melihat koleksi batik disini.

Sampai di sini, pemandu museum sudah menyambut kedatangan rombongan FamTrip dengan hangat. Ini pertama kalinya saya ke Museum Batik yang ada di Pekalongan.

Apa yang menarik disini?


Museum Batik Pekalongan ini menempati Gedung Keuangan Pabrik Gula Pekalongan. Bangunan yang ditempati ini mulai digunakan untuk museum pada tahun 2010. Ada 1200 koleksi batik yang tersimpan disini.

Ada batik Pekalongan, Batik Solo, Batik Yogjakarta, Batik Kalimantan dan masih banyak lainnya. Selain Batik dari Indonesia, ada Batik dari negara tetangga seperti Batik Malaysia, Batik Srilangka dan Batik dari India.

Tapi untuk jumlah koleksi di museum Batik Pekalongan, jumlahnya tidak lebih banyak dari koleksi Batik yang ada di Museum Batik Danar Hadi di Solo.

Ada sekitar 100 batik yang dipamerkan dari 1200 batik. Informasi menarik yang saya dapatkan disini, setiap tahun batik – batik yang dipamerkan diganti dengan batik yang disimpan. Tujuannya adalah untuk menjaga kain batik dan perawatan khusus.

Khusus untuk ruang pamer Temporary, kain batik yang dipamerkan diganti sesuai dengan tema. Misalnya bulan April, momentnya adalah HUT Pekalongan, maka kain batik yang di pamerkan akan diganti. Dan akan diganti lagi 3 bulan kemudian.

Selain ruang pamer koleksi batik, di Museum Batik Pekalongan juga terdapat tempat workshop membatik. Untuk tempat workshop membatik ini menjadi sarana untuk belajar membatik bagi pengunjung museum baik menggunakan canting maupun cap.

Selanjutnya ruang teater, disini pengunjung bisa melihat video singkat mengenai sejarah museum dan batik di Pekalongan.

by @moiismiy
Gambar : Twitter @VisitJawaTengah
*Diperbarui 21 Desember 2019

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

👩‍💻 Hari Perempuan Sedunia 2026: Kabar Galau Gandjel Rel dan Estafet Semangat di SDK Semarang

🕌 Menjemput Maghrib di Jantung Kota: Tradisi Buka Puasa di Masjid Raya Baiturrahman Semarang

📸 Fenomena "Rebutan Konten": Ketika Tempat Baru di Semarang Tak Lagi Perlu Cari KOL

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Maret 2026

🧘 Mengintip Lantai 2 Cardea Semarang: Lebih dari Sekadar Studio Pilates Biasa