Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juli 2026

Image
Memasuki bulan Juli, atmosfer Kota Semarang rasanya mengalami sedikit pergeseran. Puncak kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang sudah kita lalui, dan riuh rendah musim libur sekolah pun perlahan mulai berganti dengan persiapan kembali ke rutinitas. Namun, bukan berarti ibu kota Jawa Tengah ini bakal kehilangan dayanya. Menatap kalender satu bulan ke depan, Juli 2026 justru membawa energi baru yang menyegarkan. Kota ini seperti sedang mengajak warganya untuk bergerak lagi—menjadi lebih bugar sekaligus tetap bersenang-senang dalam balutan agenda yang penuh warna. Sisa Kemeriahan di Awal Bulan Minggu pertama Juli langsung dibuka dengan babak akhir dari Jateng Fair 2026 di PRPP. Berlangsung hingga tanggal 5 Juli, perhelatan ini menjadi destinasi pamungkas bagi warga kota yang ingin menghabiskan sisa liburan. Bukan cuma soal pameran produk dan inovasi daerah, panggung hiburannya yang menghadirkan deretan musisi lokal maupun nasional tetap menjadi magnet kuat bagi pemburu konser di Semarang. Ta...

Tentang Story-telling Marketing



Salah satu artikel yang dimuat di majalah Marketing edisi Maret 2015 adalah tentang Story-telling marketing. Ini menarik untuk diketahui, baik seorang blogger maupun brand atau perusahaan. Berikut detailnya.

Masih menurut artikel ini, di Indonesia ternyata masih belum banyak perusahaan yang menerapkan strategi story-telling dalam membangun brand. Umumnya strategi ini dilakukan oleh perusahaan-perusahaan besar, seperti Unilever, Coca-cola, atau perusahaan rokok Sampoerna. Kalau di luar negeri, strategi ini umum dilakukan.

Saat ini para konsumen tidak hanya mengenal brand sebuah produk dari penampilannya, mereka mengenal dan memutuskan untuk membeli produk karena cerita dibalik terciptanya produk tersebut.

Sama seperti Joko Widodo yang dikenal dan dipilih menjadi Presiden Republik Indonesia ke-7 salah satunya akibat pencitraan dari sebuah film berjudul Jokowi.

Apa itu Story-telling Marketing?

Adalah kemampuan untuk menceritakan aspek-aspek brand sehingga membentuk hubungan emosional dengan stakeholder seperti sales, public speaker, supplier, distributor, dan konsumen yang membawa pesan brand Anda kepada orang lain.

Tahapan Story-telling Marketing

Pertama, ciptakan nama brand yang mudah diingat dan sesuai dengan karakter produk. Brand image produk Anda akan semakin mudah diingat jika bersifat flexibel dan inovatif.

Kedua, pastikan Anda mengetahui betul siapa konsumen Anda, kebutuhan dan ekspektasi mereka, sehingga Anda bisa berikan mereka informasi dan pelayanan yang sesuai dengan untuk mereka.

Setelah itu, galang komunitas konsumen dengan minat dan segmentasi yang sama serta jalin interaksi kepada semua stakeholder Anda.

Ketiga, ceritakan karakter produk Anda secara spesifik untuk membentuk image brand Anda dengan menjelaskan perusahaan Anda, apa yang Anda jual, dan nilai apa yang Anda berikan untuk mereka.

Keempat, tunjukkan loyalitas Anda kepada pelanggan dengan menanggapi segala keluhan mereka terhadap pelayanan yang perusahaan Anda beriklan.

Saluran story-telling marketing

Pada dasarnya, media apa pun dapat Anda pakai untuk menceritakan produk Anda, baik media cetak maupun elektronik. Hanya saja Anda harus memastikan bahwa Anda menggunakan media yang paling sering diakses oleh target pelanggan Anda.

Seiring dengan perkembangan teknologi, media elektronik seperti radio, televisi dan internet kian menjadi media yang efektif untuk memasarkan produk, menguatkan image, dan menjaring komunitas.

Selain itu, media sosial pun dapat menjadi lahan subur yang efektif dibandikan media cetak seperti koran, majalah, banner, baliho dan poster.

Pengaruh story-telling Marketing terhadap Brand Image

Pendekatan teknik pemasaran yang menggunakan konten yang relevan, unik dan spesifik terhadap keinginan target audiens dapat memudahkan pemasar mengatur tindakan pelanggan yang pada akhirnya menguntungkan perusahaan.

Misalnya seperti meningkatkan brand image, brand awareness, dan brand equity hingga membuat produk Anda menjadi top of mind dan bahkan meningkatkan penjualan dan laba perusahaan.

Story-telling dapat menerjemahkan inti dan nilai merek Anda, juga meletakkan inti pesan Anda tepat pada tujuan merek dan menonjolkan diferensiasi merek Anda di mata pelanggan.

Selain itu, teknik ini pun dapat menciptakan profil produk yang terkait dengan karakter pengguna sesuai kebutuhan dan keinginan mereka.

Story-telling juga membantu pemasar memfokuskan diri untuk menciptakan motivasi pelanggan sesuai segmen pasar yang sudah ditentukan, dengan cara sederhana yang tidak pernah terpikirkan oleh kompetitor.

Dengan begitu, brand image akan terdongkrak dengan sendirinya tanpa perlu pemborosan biaya iklan yang tidak efektif. selama kontennya benar-benar menarik dan disampaikan kepada orang yang tepat, story-telling dapat menjadi senjata ampuh untuk melejitkan nilai penjualan Anda.

Sumber artikel : Majalah Marketing edisi Maret 2015


Saya hanya mau bilang bahwa ini penting. Menceritakan sesuatu yang tidak pernah diketahui dan akhirnya diketahui banyak orang (konsumen/pelanggan) dapat menciptakan pengaruh.

Seperti istilah ini, ‘bagaimana bisa aku mencintai kamu kita tidak saling mengenal’. Mungkin ada yang harus mengenalkan diri atau sukses dipandangan pertama.

Story-telling marketing merupakan kunci jawaban yang harus dipenuhi seseorang untuk membangun personal brandingnya, perusahaan yang ingin dikenal banyak orang dan brand yang dicintai konsumennya.

Tertarik? Kami bisa bantu menceritakan tentang Anda dan perusahaan Anda saat ini. Hubungi kami bila perlu dan mari mulai mengobrol soal apa yang Anda butuhkan.

*Artikel diperbarui 27 Oktober 2019

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

Ini Logo HUT Kota Semarang yang Ke-475

🌳 Wajah Baru Simpang Lima Semarang: Lebih Plong, Bebas Sekat, dan Jawabannya Soal Pohon yang "Hilang"

📷 Catatan Minggu Pagi: Menengok Eksklusivitas BYD Tech Culture Fest Semarang 2026 dari Luar Pagar

💻 Setelah Absen, ASUS Kembali Sapa Komunitas Blogger Semarang

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juli 2026