Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Agustus 2026

Image
Memasuki bulan Agustus, atmosfer di sudut-sudut Kota Semarang mulai terasa berbeda. Kibaran bendera merah putih, umbul-umbul yang mulai menghiasi jalanan protokol, hingga gapura kampung yang bersolek cantik menandai dimulainya bulan kemerdekaan. Semarak Agustus selalu menjadi daya pikat tersendiri yang dinanti setiap tahunnya. Sebagai blog yang terus memantau pergerakan aktivitas lokal, kami pun tidak sabar membagikan daftar acara menarik apa saja yang bakal memeriahkan kota sepanjang bulan ini. Salah satu magnet utama yang paling ditunggu-tunggu adalah perayaan tahunan kirab budaya yang berpusat di Sam Poo Kong. Event akulturasi budaya berskala besar tersebut dipastikan akan menjadi daya tarik utama, baik bagi warga lokal maupun wisatawan yang sedang berkunjung ke Kota Atlas. Bagi yang sedang menyusun rencana akhir pekan atau mencari hiburan di sela-sela aktivitas harian, berikut adalah kalender agenda, acara, festival kuliner, dan kegiatan komunitas di Kota Semarang sepanjang bulan ...

Coba Nasi Goreng Kebuli Pertama Kali di HOC Cafe Semarang, Rasanya Bikin Penasaran!

Sudah lama kami penasaran dengan HOC Cafe Semarang, tempat yang sering kami lewati tiap Kamis malam saat menuju lapangan futsal. Lokasinya strategis karena berada di kawasan Undip Pleburan. Bulan Agustus kemarin, akhirnya kami berkesempatan mampir ke sana.

Ada cerita menarik di balik kunjungan pertama ini. Beberapa hari sebelumnya, kami sudah merencanakan makan di sebuah tempat bernuansa Sunda bersama rekan-rekan. Namun, rencana tinggal rencana, di hari-H ternyata tempatnya sedang tutup.

Karena tidak mau gagal, kami langsung putar otak dan memutuskan pindah ke Hayam Wuruk Old Cafe atau HOC Cafe yang masih satu kawasan. Salah satu rekan kami pernah ke sana, jadi tanpa ragu kami langsung meluncur ke sana.

Atmosfer Tempo Dulu yang Bikin Betah

Dari luar, kami selalu penasaran dengan bentuk bangunan HOC Cafe. Terlihat seperti rumah biasa, bukan kafe yang selama ini kami bayangkan. Tapi begitu masuk, bayangan kami langsung terjawab. Sesuai namanya, kafe ini memang mengusung tema tempo dulu atau vintage dengan sentuhan modern.

Bagian dalamnya memiliki arsitektur yang menarik dan interior yang dipenuhi barang-barang kuno. Suasananya nyaman dan cocok sekali untuk bernostalgia. HOC Cafe menyediakan area indoor dan outdoor, jadi kami bisa memilih tempat duduk sesuai selera.

Bertemu Nasi Goreng Kebuli untuk Pertama Kali

Karena kunjungan ini tidak terencana, kami tidak banyak mengeksplorasi buku menu. Perut kami sudah lapar dan memasuki jam makan siang. Awalnya, kami ingin memesan Nasi Goreng Ikan Asin, tapi salah satu rekan menawarkan untuk coba Nasi Goreng Kebuli.

Kami pun penasaran. Jarang-jarang ada menu nasi kebuli digoreng. Kebuli yang identik dengan cita rasa Timur Tengah, tentu akan memberikan rasa berbeda. Rempah-rempah yang kuat seperti kapulaga, cengkeh, dan kayu manis, pasti akan membuat nasi goreng ini lain dari yang lain.

Saat hidangan tiba, kami mencicipinya dan langsung setuju kalau rasanya memang enak! Kami yang bukan ahli makanan ini pun hanya bisa tertawa dan mengangguk puas. Bumbunya terasa kaya dan aromanya lebih kuat, mirip nasi kebuli asli, tapi disajikan dalam bentuk nasi goreng yang lebih akrab di lidah orang Indonesia.

Nasi Goreng Kebuli di HOC Cafe ini dibanderol dengan harga Rp33.000. Untuk kami yang suka mencari makan hemat, harga ini lumayan mahal, tapi bagi para pecinta kuliner, harga ini cukup sebanding dengan rasa dan pengalaman yang ditawarkan.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Agustus 2026

💻 Menjawab Penasaran Asus ExpertBook di Semarang: Dari Realita Etalase Retail, Perburuan B2B, Hingga Cerita Kecele AI

🎙️ Merekam Diskusi "Viral Boleh, Hoaks Jangan!" di Novotel Semarang

🎾 Terjawab Sudah! Bangunan Dekat Jembatan Kartini Ini Ternyata Mooro Padel

📌 Warna-Warni Kampung Semarang Menyambut 17-an: Dari Cat Jalanan Hingga Kreativitas Warga