Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Februari 2026

Image
Memasuki bulan Februari 2026, atmosfer Kota Semarang terasa jauh lebih sibuk dari biasanya. Bukan sekadar rutinitas awal bulan, tapi ada semacam "tabrakan budaya" yang unik. Jika biasanya event besar datang bergantian, tahun ini warga Semarang seolah diajak merayakan semuanya sekaligus: menyambut Tahun Baru Imlek sekaligus mempersiapkan diri memasuki bulan suci Ramadan. Hari ini, tepat tanggal 1 Februari yang jatuh pada hari Minggu, cuaca di Kota Semarang tampak cerah merona dari pagi hingga menjelang sore. Meskipun begitu, bulan Februari disebut-sebut masih menjadi puncak musim penghujan. Cuaca memang masih sulit diprediksi; bisa saja terik di siang hari, namun seketika hujan lebat saat malam menyapa. Dua Hajatan Besar dalam Satu Pekan Bulan ini, Ibu Kota Jawa Tengah punya dua agenda besar yang waktunya saling berhimpitan. Ada Pasar Imlek Semawis yang menjadi ruh perayaan Tahun Baru Imlek di Pecinan, dan ada Dugderan yang menjadi tradisi wajib warga Semarang menyambut bula...

Re-branding The Tavern Jadi Local Tavern, Apa Saja yang Berubah?

Kami baru tahu kalau The Tavern yang terakhir kami kunjungi tahun 2022 sekarang ganti nama jadi Local Tavern. Sepertinya kata re-branding pas banget untuk menggambarkan semangat baru dari tempat makan modern yang berlokasi di Jalan Rinjani Nomor 9 Semarang ini.

Kami kembali berkesempatan mampir ke sana pada tanggal 3 September kemarin, diajak oleh seorang rekan food reviewer. Katanya sih tempatnya baru aja direnovasi, lumayan buat bahan artikel baru di blog dotsemarang.

Tentu saja, tawaran itu langsung kami terima. Kesempatan semacam ini kan langka. Apalagi rekan kami itu kayaknya diundang langsung secara resmi, beruntung banget bisa ikut.

Re-branding

Bukan cuma namanya yang berganti, suasananya pun terasa baru berkat tambahan berbagai aspek yang bikin tempat ini kelihatan beda.

Namun, ciri khas tangga penghubung antara lantai utama dan atas tetap ada, bahkan rasanya masih sama seperti sebelum direnovasi. Hanya saja, sekarang terlihat lebih kinclong dan segar di mata.

Saat ditemui oleh Mas Imam, bagian pemasarannya, kami sempat ngobrol banyak tentang perubahan ini. Untuk sebuah tempat makan yang sudah hampir berusia 13 tahun, memang butuh penyegaran dan perbaikan.

Mendengar angka itu, kami penasaran, apa resepnya bisa bertahan selama itu? Mempertahankan bisnis kan enggak mudah.

Beliau cuma bilang, kuncinya konsistensi. Dan proses re-branding ini juga salah satu cara Local Tavern untuk terus bertahan.

70% Menu Lama

Selain nama dan wajah baru, dari sisi menu juga ada sedikit tambahan untuk mengikuti perkembangan zaman.

Mas Imam menjelaskan, sekitar 70% menu lama masih dipertahankan. Lalu, ada menu-menu baru ala fusion dan Korea yang ditambahkan untuk melengkapi.

Saat diundang, kami sempat mencicipi beberapa menu andalan mereka, yaitu Jimbaran Platter dan Pizza Lusiana. Dalam hati, kami bilang, akhirnya makan mewah juga.

Balapan Experience

Di tengah obrolan asyik, Mas Imam sempat berbagi informasi menarik tentang "balapan experience". Saat ini, orang-orang cenderung ingin buru-buru membagikan pengalamannya.

Jadi, kalau ada influencer dari luar kota yang mampir ke Semarang, kita bisa ajak mereka, merekomendasikan tempat kita, atau bahkan mengundang sekalian agar mereka bisa merasakan pengalamannya langsung.

Dengan begitu, saat mereka kembali ke kotanya, mereka bisa bercerita banyak tentang pengalaman di Local Tavern.

Sebagai seorang blogger yang merasa taji kami semakin tumpul, poin yang disampaikan Mas Imam ini menjadi pengingat penting: sangat krusial untuk mendapatkan pengalaman lebih cepat dari konten kreator lain.

Namun, entahlah, apakah itu yang dimaksud, atau kami yang terlalu berharap. Rasanya, kami lebih suka menunggu undangan yang sudah pasti-pasti saja. Kalau enggak diundang, ya sudah, tunggu saja.

Sudah 13 tahun berdiri, Local Tavern bukan cuma jadi tempat nongkrong biasa. Keberadaan mereka yang kini melahirkan Tavern Group berhasil menaungi sederet merek populer lain di Kota Semarang, seperti Eastman, Spiegel, Bowery, hingga Tyler's Smoke House.

Semoga dengan re-branding ini, konsumen setia mereka kembali datang dan menarik perhatian pelanggan baru, khususnya Gen Z, yang jadi sasaran pemasaran mereka.

Ulasannya sudah tersedia di halaman eksklusif, Trakteer. Klik di sini.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Februari 2026

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

🪁 Apa Kabar Festival Layang-Layang Internasional Semarang? Menanti di Awann Costa, Temu Asyiknya di BKT