Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

Membangun Personal Branding di Tahun 2018


Timeline Twitter awal tahun ini sudah sangat berisik berbagai kampanye. Kami menyorot para bloger yang begitu banyak memberikan tombol suka maupun meretweet akun rekan-rekannya sesama bloger maupun influencer. Kami maklum dengan ini. Hanya saja algoritma Twitter yang terus diperbaruhi kadang mengganggu timeline kami. 

Mungkin hanya sebagian kecil seperti kami yang merasa terganggu ketika kampanye yang harus sudah selesai beberapa jam, tiba-tiba muncul dini hari atau subuh karena sebuah tombol suka. Tidak sekali, tapi bertubi-tubi. Betapa menyenangkannya si pemberi tombol suka, sedangkan kami?

Mari bicara tentang branding diri

Kami sadar bahwa eranya memang sudah seperti ini. Kekhawatiran bahwa tahun ini yang masuk tahun politik memang tidak bisa terelakkan. Namun kampanye politik yang masih belum mulai panas ini, media sosial rasanya sudah panas dengan dijejali akun-akun yang berbicara tentang kampanye.

Kampanye ini bukan tentang kampanye partai. Namun bahasa kampanye tentang produk, pariwisata, acara, dan masih banyak lagi. Semua disantap habis oleh akun-akun yang kami ikuti di media sosial, khususnya Twitter.

Kabar baiknya dari kesemuanya ini adalah kami tahu tentang sebuah informasi baru. Namun sebaliknya, kami bukan target yang tepat untuk kampanye yang mereka katakan di media sosial.

Untuk itu, kami mencoba memberikan konten yang berhubungan dengan personal branding tahun ini. Bahasa yang sangat familiar ditelinga ini memang sudah tidak asing, hanya saja banyak yang mengabaikan.

Membangun branding diri tidak sekedar mempromosikan diri akan sesuatu yang ada pada diri kita. Namun juga membangun kredbilitas dan rasa percaya saat membahas topik tertentu.

Ini bukan hanya tentang menjadi hebat dalam keahlian kita, tapi juga tentang seberapa baik kamu membaginya dengan dunia sehingga dunia benar-benar tahu siapa kamu. 

Dengan kembali membawa konten branding diri atau yang lebih dikenal personal branding atau juga self branding, selain menambah konten sebelumnya yang ada di blog dotsemarang, kami ingin mengingatkan kembali betapa pentingnya membangun citra diri yang tujuannya sebagai pembeda, daya tarik hingga rasa percaya yang ada pada dirimu untuk diketahui orang lain.

Terutama di tahun 2018 ini, di mana tawaran kampanye, baik yang berbayar maupun tidak, semakin banyak dan ramai. Jangan terjebak dengan iming-iming tertentu sehingga dapat menghancurkan citra diri yang telah lama dibangun. Sayang jadinya.

Jadi, tunggu saja posting terbaru kami di sini.
*Artikel 3#, kategori Personal branding

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

📩 Balas DM Threads di Komputer, Apakah Bisa? Pengalaman Kami Menggunakan Chromebook

☕ Mencicipi Coco Latte: Saat Hydro Coco dan Anomali Coffee "Salaman" di Pelataran MAJT

Agenda Jateng Fair 2018

📱 Dilema Android Lawas di Tahun 2026: Mengapa Versi OS Kini Lebih Penting daripada Sekadar Merek Hape