Langsung ke konten utama

Review Karnaval seni Budaya Lintas Agama dan Pawai Ogoh-ogoh 2017


Acara yang berlangsung awal bulan April ini sukses digelar. Terutama kondisi cuaca yang sangat bersahabat. Semoga kamu yang sedang liburan dan menyaksikan karnaval ini bisa kembali datang tahun depan.

Tanggal 2 April atau hari minggu siang, kawasan Kota Lama kembali menjadi lokasi utama keberangkatan Pawai Ogoh-ogoh yang dikolaborasikan dengan Karnaval seni Budaya Lintas Agama.

Bedanya dengan tahun sebelumnya yang ditaruh di dekat Gereja Blenduk, titik mulai dan letak panggung kali ini ditaruh di depan Gedung Keuangan Semarang atau titik nol Kilometer. Jadi kalau yang mau ke Kota Lama, kawasan ini sudah ditutup (sebelum ke hotel Raden Patah).

Rute pawai

Acara seperti biasa sedikit molor dari jam yang dipromosikan. Antusias masyarakat yang sudah luar biasa membuat peserta pawai terlihat masih sangat semangat.

Rute yang digunakan memang agak pendek dari tahun 2016. Namun titik akhir rute masih sama seperti tahun lalu, yakni Balaikota. Rute ini selalu menjadi pilihan, baik pawai Ogoh-ogoh maupun Semarang Night Carnival tahun lalu.

Wajah baru dan kolaborasi 

Entah apakah kami saja yang baru melihat atau sudah ada dari tahun sebelumnya, beberapa pawai banyak wajah baru. Sangat menarik, terutama kehadiran Komunitas Semarang Angker dan barisan kereta kencana dewa Krisna.


Kereta kencana ini menggambarkan cerita sejarah begawan atau tokoh agama Hindu Krisna. Dengan membawa kereta kencana Arjuna, Krisna berperang melawan angkara murka dan ketidakadilan. Dari luar kota ada Kabupaten Kendal yang membawa aksi seni Kuda Lumping Kridosari Budoyo.

Menikmati pawai 

Kami selalu menikmati pawai ini dari titik awal keberangkatan. Karena di sini, banyak proses yang terjadi. Terutama persiapan. Tidak heran, banyak masyarakat yang tidak ingin melewatkan kesempatan untuk berfoto selfie.

Kalau kamu tahun depan berencana datang, usahakan hadir di titik awal sebelum pawai ini berjalan. Banyak hal seru tentunya ketimbang kamu menunggu di pinggir jalan dan kemudian kehilangan momen. Ini hanya rekomendasi, kalau kamu pas kebenaran lupa acara ini, menikmati di mana pun bagus-bagus saja, kok.


Tahun kelima

Pawai Ogoh-ogoh tahun 2017 merupakan tahun kelima selama acara ini dilangsungkan tiap tahun. Acara ini untuk memperingati Hari Raya Nyepi 1939 di Kota Semarang.

Bila tahun kemarin yang membuka acara adalah Walikota Semarang, maka tahun ini dibuka oleh Wakil Walikota Semarang yakni Hevearita Gunaryanti Rahayu.


...

Seperti tahun lalu, Karnaval seni Budaya Lintas Agama dan Pawai Ogoh-ogoh biasanya diawali dengan prosesi upacara kemudian pertunjukan sendra tari Arjuna Wiwaha diiringi Gong Puspagiri.

Karnaval ini merupakan salah satu acara kirab budaya yang sudah kami siapkan untuk kamu di tahun 2017 agar kamu mau berkunjung ke kota Semarang. Yang kelewat, masih ada beberapa karnaval yang tak kalah seru seperti Semarang Night Carnival, Dugderan dan lainnya. Cek detailnya di sini.

Tujuan acara ini sendiri adalah sarana merajut harmoni antar umat beragama serta seluruh komponen masyarakat Kota Semarang guna mewujudkan Kota Semarang yang aman dan tertib.

Masih banyak yang seru tentunya, nanti kami update foto-fotonya dipost berikutnya.

Artikel terkait :

...

Informasi Kerjasama

Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Akhir Pekan di Semarang? Yuk, Ikutan Walking Tour Kota Lama

Apakah kamu punya rencana saat berkunjung ke Kota Semarang? Bila belum, kami punya aktivitas menarik yang dapat diikuti. Ada dua tema yang ditawarkan, dan semuanya berhubungan dengan sejarah. Kami yakin, kamu pasti suka.
Kami tahu bagaimana memanjakan kamu, khususnya milenial, yang sangat identik dengan internet. Bersenang-senang, foto, makan-makan, dan mengeksplore tempat-tempat menarik.
Bila bosan ke Kota Lama karena hanya sekedar berkunjung, bagaimana jika mengikuti tur jalan-jalan yang sudah beberapa kali kami ikuti ini. Lihat poster.
Waktu kami mengikuti, kami diajak menelusuri berbagai bangunan di Kota Lama hingga kawasan Pecinan. Mengetahui sejarah bangunan, kebudayaan, dan hal menarik lainnya. 

Ada dua tema yang ditawarkan, yaitu : Jalur Perbankan dan Jalur Gula dan kopi. Kami tak menyebutnya sebagai pemandu, karena beliau lebih banyak bercerita dan kami menyebutnya Storyteller. 
Untuk jalur Perbankan, kamu bisa mengikuti tiap hari Sabtu mulai jam 8 pagi sampai jam 10 siang. …

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

Ada kabar gembira buat kamu yang mungkin baru menggunakan modem m3y. Kami baru sadar bahwa kartu 4G Smartfren bisa digunakan di modem M3Y yang perangkatnya sudah pernah kami review sebelumnya. Apakah kamu sudah juga mencobanya?
Kami pikir M3Y sudah tidak bisa digunakan lagi dengan harganya yang kurang bersahabat untuk kami. Apalagi kartu yang tersemat sangat tidak memungkinkan kartu lain untuk masuk. Bahkan untuk sesama operator. Sekali keluar dari SIM Card-nya, kartu dipastikan tidak akan berfungsi. 
Ternyata bisa
Internet merupakan kebutuhan wajib terkait aktivitas kami dalam dunia blogging. Maka saat sebelum pergi ke Jakarta acara ASUS kemarin, kami mencoba mempersiapkan segalanya yang salah satunya koneksi internet.
Saat bertanya ke konter terdekat, ternyata kartu 4G Smartfren bisa digunakan untuk modem kami. Pokoknya yang keluaran Smartfren, kata penjaga konternya. Setelah memastikan sendiri dan menggunakannya, ternyata memang bisa. Apalagi kartu perdana yang kami beli punya kuot…

Ini Logo HUT Kota Semarang yang Ke 471

Mengusung tema seputar HUT Kota Semarang yang ke-471, seperti tiap tahun rutin lomba ini dilaksanakan, kami pun ikut membawanya ke blog dotsemarang. Buat yang belum tahu, berikut pemenangnya.

Adalah Gondang Tri Witono, pemenang dari Jogja untuk lomba desain logo HUT kota Semarang ke-471 kali ini.

Untuk tagline "Bersama Rakyat, Semarang Semakin Hebat', ternyata ini tambahan. Lomba yang digelar bulan Februari ini diikuti ribuan peserta, selengkapnya bisa kamu lihat di foto instagram di bawah ini.

PEMENANG LOMBA LOGO ...... Sugeng dalu poro sedulur, Penjurian Tahap Akhir Lomba Logo Hari Jadi ke 471 Kota Semarang Tahun 2018 telah selesai dilakukan dan dengan ini mempersembahkan Logo dari: GONDANG TRI WITONO Alamat : Jl. Pakel UHV 451, Pandeyan, Umbulharjo, Yogyakarta Sebagai PEMENANG Lomba Logo Tahun 2018 ini Kepada pemenang akan dihubungi oleh panitia untuk teknis pengambilan hadiah yang akan diserahkan setelah Upacara Peringatan Hari Jadi ke 471 Kota Semarang tanggal 2 Mei 2017…

Review Lot 28 Semarang

Awal Agustus kemarin, tempat ini mengadakan soft opening dengan mengundang social media influencer Semarang. Termasuk bloger di dalamnya. Lot 28 sendiri beralamat di jalan Singosari Raya No.28, Semarang. Seperti apa tempatnya?

Selamat datang kembali akhir pekan. Apakah kamu sudah punya rencana menghabiskan hari Sabtu? Mungkin bertemu dengan teman atau sahabat, atau juga pasangan bisa meredakan stres setelah sibuk beberapa hari dengan rutinitas dan pekerjaan.

Komunikasi secara langsung itu sangat menyenangkan, dan tentu didukung tempat yang menarik yang bisa membangkitkan suasana hati. Kami punya rekomendasi bila kamu ingin sesuatu yang baru di Semarang berikut ini.



Lot 28, kamu bisa ngopi atau makan malam di sini

Nama yang unik menurut kami saat owner menjelaskan kepada kami yang turut hadir saat soft opening, kamis sore, 3 Agustus 2017. Angka 28 sendiri diambil dari nomor tempat ini berada.

Bahkan, 28 ini juga punya makna yang berarti 2 artinya 2 rasa, dan 8 artinya cerita (merujuk m…

Malam Minggu di Semarang, Menikmati Ferris Wheel

Sudah ada sejak tahun 2015, baru ini kami menginjakkan kaki di sini. Ferris Wheel atau Bianglala yang berada di perumahan Citragrand Semarang ini diklaim terbesar dan tertinggi. Bingung malam minggu di Semarang, mungkin bisa coba mampir ke sini.

Awal Februari (2/2) kemarin, pas malam minggu, kebenaran kami sedang dapat liputan tentang lomba Vlog yang diadakan pihak perumahan. Lihat di sini ulasan acara yang dilaksanakan di Ferris Club tersebut.

Foto-foto berikut ini kami ambil dengan Zenfone Max Pro M2 tanpa filter, bukan kamera profesional.

Berbayar



Ferris Wheel di sini buka setiap hari jika melihat lokasinya yang berada di area perumahan. Berbeda dengan bianglala yang ada di PRPP, entah besar mana, di sana bukanya pas hari tertentu.

Bila mengacu pada situs resmi citragrand-semarang.com, naik ferris wheel ini tidak gratis. Pengunjung dikenakan tarif Rp. 15.000,-/orang untuk 2 kali putaran.  Jam bukanya dari sore hari hingga malam (16.00 – 21.00 WIB).

Ada petugas keamanan di sana tentun…