Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Kamu Suka Buat Konten Kreatif, Coba Asus ZenBook UX410UQ
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Saat ini kami menyadari banyak anak muda yang menghabiskan waktu membuat konten kreatif seperti pemrograman, Video blog, desain grafis, olah foto, membuat game dan lainnya. Semua itu kami akui tidak mudah, terutama dari sisi perangkat yang bakal membuat waktu kita seakan sangat terbatas. Asus ZenBook UX410UQ, satu diantara perangkat yang mungkin kamu cari selama ini. Tertarik?
Sangat lama sekali kami tidak mengupdate postingan berbau Notebook di blog dotsemarang. Terakhir kali kami mengupdate pada bulan Juni 2016. Entahlah kenapa meski kami sering pergi ke Plasa Simpang Lima, salah satu pusat komputer yang ada di kota Semarang.
Varian baru dari ZenBook
Asus ZenBook UX410UQ merupakan varian terbaru dari keluarga Zenbook yang sudah keluar awal tahun 2017. Saat itu kami memperkenalkan 3 variannya yakni ZenBook Flip UX360UAK, ZenBook Flip UX360UA dan ZenBook Flip UX360CA. Reviewnya bisa kamu lihat di sini.
Produk Zenbook memang menyasar pasar premium, sehingga harga yang dibandrol pun rata-rata di atas 10 juta. Termasuk produk Asus ZenBook UX410UQ yang bisa kamu lihat harganya dibagian akhir postingan ini nanti.
Rekomendasi buat pengguna kreatif
Menurut Galip Fu, Country Marketing Manager ASUS Indonesia, "Para pengguna kini dapat melakukan lebih banyak hal dengan ZenBook UX410UQ, terutama yang berhubungan dengan pembuatan konten kreatif mulai dari artikel, olah foto, desain grafis hingga multimedia”.
Selain didukung spesifikasi mumpuni berbasis Intel Core i7 generasi ke-7 dan juga graphic card Nvidia GeForce, Galip menambahkan, pada umumnya, notebook ultra tipis atau yang disebut juga dengan ultrabook hanya diperkuat oleh grafis terintegrasi seperti Intel HD Graphics. “Dengan ZenBook UX410UQ, ASUS memenuhi kebutuhan pengguna dengan memperkuatnya dengan Nvidia GeForce 940MX dengan GDDR3 VRAM sebesar 2GB yang bertenaga untuk menopang pengolahan foto, video ataupun multimedia playback,” tambahnya.
Desain tipis
Dengan ketebalan hanya 1,895cm dan bobot kurang dari 1,5Kg, notebook ini menawarkan ketipisan dan keringanan yang luar biasa untuk ukuran sebuah notebook 14 inci. Dengan demikian, pengguna tak perlu mengkhawatirkan aspek mobilitas saat menjinjing ZenBook UX410UQ ini ke manapun ia pergi.
Untuk menunjang penampilan, ASUS juga mendesain notebook dengan finishing concentric circle yang menjadi ciri khas ultrabook premium ASUS ZenBook sejak awal kehadirannya. Dua pilihan warna yang disediakan, yakni Rose Gold dan Quartz Grey, membuat pengguna dapat memilih varian mana yang lebih pas dengan identitasnya.
Performa Tinggi dengan Intel Core i7 dan Nvidia GeForce
ASUS ZenBook UX410UQ sudah menggunakan prosesor Intel kelas atas generasi terbaru dan dilengkapi pula oleh grafis berbasis Nvidia GeForce 940MX untuk mengakselerasikan performa. Kombinasi kedua chip CPU dan GPU tersebut membuat seluruh aplikasi bejalan lebih mulus dan bahkan game pun dapat dimainkan dengan lancar.
Untuk menampung penyimpanan data dan konten digital, ASUS ZenBook UX410UQ mendukung harddisk SATA hingga sebesar 1TB. Sebagai penyimpanan utama, ASUS menyediakan storage berbasis SATA3 M.2 SSD hingga sebesar 512GB. Penggunaan SSD ini menghadirkan performa yang jauh lebih tinggi hingga 15 kali lebih cepat, khususnya saat pengguna sedang menjalankan sistem operasi, aplikasi, membuka ataupun menyimpan data.
Pengguna perangkat portabel dengan mobilitas tinggi juga akan sangat terbantu dengan touchpad yang disediakan. Lapisan kaca yang disertakan di permukaan touchpad menawarkan user experience yang lebih baik. Touchpad akan terasa lebih smooth dan nyaman saat disentuh.
Seperti pada notebook ASUS lain pada umumnya, ZenBook UX410UQ juga sudah didukung oleh seamless one-piece keyboard yang akan membuat pengalaman mengetik menjadi lebih nyaman. Keyboard jenis ini lebih padat dan kuat sehingga terasa mantap saat ditekan.
Belum lagi travel distance tombolnya yang mencapai 1,6mm atau hampir 3 kali lebih jauh dibanding notebook pada umumnya, membuat pengalaman mengetik menjadi semakin menyenangkan. Selain itu, yang juga sangat penting, notebook ini juga dilengkapi dengan Illuminated Chiclet Keyboard sehingga pengguna bisa tetap bekerja dengan nyaman meski di malam hari atau dalam kondisi pencahayaan redup.
Di Indonesia ultrabook 14 inci yang tipis dan berkinerja tinggi ini telah tersedia di pasaran di kisaran harga Rp15.799.000. Yang menarik, setiap pembelian unit ZenBook UX410UQ pengguna juga akan mendapatkan sleeve premium dari ASUS untuk memudahkan mereka membawa notebook ini ke manapun mereka pergi.
Demi kemudahan saat akan menghubungkan notebook ini dengan proyektor saat akan melakukan presentasi, ASUS juga menyediakan aksesoris HDMI to VGA cable. Adapun untuk terhubung dengan jaringan, tersedia pula USB 3.0 to RJ45 dongle. Semuanya tersedia secara cuma-cuma di dalam paket penjualannya.
Spesifikasi lengkap Asus ZenBook UX410UQ
Spesifikasi
CPU
Intel® Core™ i7 7500U Processor (4M Cache, up to
3.50GHz)
Operating System
Windows 10
Memory
8GB DDR4 2133MHz SDRAM + 1 x
SO-DIMM socket, up to 16GB RAM
2x USB
2.0, 1x USB 3.0, 1x USB3.1 Type-C (gen 1), 1x Headphone-out & Audio-in
Combo Jack, 1x HDMI
Keyboard
Illuminated Chiclet Keyboard
Camera
HD Web Camera
Connectivity
802.11ac+Bluetooth 4.1 (Dual band) 2*2
Audio
Support Windows 10 Cortana, ASUS SonicMaster Technology
Battery
3 Cells 48 Whrs Battery
Dimension
323 x 223 x 18.95 cm
(WxDxH)
Weight
1.45Kg with Battery
Colors
Rose Gold, Quartz Grey
Accessories
Sleeve + USB3.0 to RJ45 cable + HDMI to VGA cable
Price
Rp15.799.000
Warranty
2 tahun garansi global
...
Postingan ini merupakan konten press realease yang dikirimkan Asus kepada dotsemarang. Kami harap postingan ini bisa bermanfaat untuk kamu yang mencari rekomendasi perangkat jinjing atau laptop atau Notebook.
Untuk diketahui juga, segmen perangkat ini menyasar pasar Notebook kelas atas. Jadi itulah kenapa harganya mahal ketimbang produk lainnya. Bicara kualitas seperti spesifikasi, Notebook ini sangat rekomendasi tentunya.
Semenjak kembali menggunakan layanan internet operator dari XL Axiata bulan Juli kemarin , ada pertanyaan besar dipikiran kami tentang paket Xtra Combo Flex yang tidak tersedia di aplikasi MyXL. Apakah hanya kami saja yang kebingungan? Dikenalkan sejak bulan Maret 2022, paket Xtra Combo Flex ternyata sangat menarik dari sisi pembagian kuota, seperti bonus hingga gratis berlanggananan konten Vidio. Tidak ada di aplikasi Hanya saja, sebagai pengguna baru yang membeli kartu perdana yang langsung mendapatkan paket Xtra Combo Flex, kami agak bingung saat mencarinya di aplikasi MyXL. Apalagi bonus-bonus yang harus diklaim lewat aplikasi, mau tidak mau membuat kami harus menginstal aplikasinya ke smartphone. Di mana paket Xtra Combo Flex? Dari daftar paket utama pun tidak ada tersedia sama sekali. Sudah kami cari-cari dibeberapa menu lainnya, hasilnya tetap nihil. Paket yang tersedia di paket utama (lihat gambar) hanya ada Akrab, Akrab Mini, Xtra Combo Plus, Xtra Combo Mini, Xtra On dan ...
Membaca kabar mengenai Pemerintah Kota Semarang yang secara resmi telah meluncurkan rangkaian peringatan HUT ke-479 di Halaman Balai Kota baru-baru ini, rasanya ada sesuatu yang mengganjal bagi kami. Bukan soal kemeriahan acaranya, melainkan soal logo HUT-nya! Tumben sekali kami sampai melewatkan informasinya, atau memang sengaja tahun ini hadir tanpa prosesi lomba desain logo Hari Jadi Kota (HJK)? Tahun 2026 ini, Kota Semarang menginjak usia ke-479. Seperti tahun-tahun sebelumnya, salah satu momen yang paling kami tunggu-tunggu sebagai pengelola blog ini adalah kemunculan visual identitas resmi Hari Jadi Kota Semarang (HJKS). Namun, ada yang terasa sangat berbeda kali ini. Jika biasanya sejak bulan Februari atau Maret lini masa media sosial sudah riuh dengan pengumuman lomba desain logo yang memancing kreativitas warga, tahun ini suasananya justru senyap. Tidak ada sayembara, tidak ada kompetisi ide, dan tentu saja tidak ada pengumuman pemenang seperti yang rutin kami dokumentasikan ...
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...
Entah apa yang terjadi dengan semangat kami belakangan ini. Setelah sebelumnya melewatkan Kirab Budaya Ho Tek Tjing Shin , kami kembali harus menerima kenyataan gagal hadir secara fisik pada gelaran Karnaval Paskah Kota Semarang yang berlangsung tanggal 17 April 2026 kemarin. Padahal, suasana kemeriahannya sudah sangat terasa bahkan sebelum acara dimulai. Meski kali ini kami hanya bisa memantau dari kejauhan dan layar digital, ada satu hal yang sangat mencolok: skala acara tahun ini terasa jauh lebih besar dan lebih ramai dibandingkan tahun 2025. Perasaan "lebih ramai" itu rupanya bukan sekadar asumsi, melainkan fakta yang tercermin dari data di lapangan. Lonjakan Peserta dan Kehadiran Mobil Karnaval Jika pada tahun 2025 jumlah peserta berada di angka sekitar 10.000 orang, tahun 2026 ini jumlahnya melonjak drastis hingga menyentuh angka 15.000 orang . Kenaikan sebesar 50% ini menjelaskan mengapa arus informasi dan dokumentasi di media sosial terasa jauh lebih masif. Salah sa...
Ada hal unik yang kami sadari sejak setahun terakhir menggunakan laptop berbasis Chromebook, terutama jika dibandingkan dengan Windows atau Mac. Biasanya, pada menu tombol power (daya) di laptop Windows, kita akan dengan mudah menemukan opsi Sleep . Namun di Chromebook, opsi itu seolah hilang. Benarkah demikian? Bulan April ini menjadi kali kedua kami mengangkat topik Chromebook di blog. Akhir-akhir ini kami memang sedang bersemangat membagikan pengalaman seputar perangkat ini. Kali ini, kami ingin mengulas sesuatu yang sederhana namun krusial bagi calon pengguna. Filosofi "Instant-On" Bagi pengguna yang baru melirik Chromebook, ketiadaan tombol ini tentu memicu kebingungan. Apalagi bagi mereka yang aktivitasnya banyak di depan laptop dalam durasi lama. Mode sleep (tidur) sangat berguna agar laptop tidak perlu bolak-balik dimatikan melalui shutdown , yang tentunya lebih menghemat waktu. Sebenarnya, alasan utamanya bukan karena fiturnya tidak ada, melainkan adanya perubahan ...
Comments
Post a Comment