Memasuki bulan Juli, atmosfer Kota Semarang rasanya mengalami sedikit pergeseran. Puncak kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang sudah kita lalui, dan riuh rendah musim libur sekolah pun perlahan mulai berganti dengan persiapan kembali ke rutinitas. Namun, bukan berarti ibu kota Jawa Tengah ini bakal kehilangan dayanya. Menatap kalender satu bulan ke depan, Juli 2026 justru membawa energi baru yang menyegarkan. Kota ini seperti sedang mengajak warganya untuk bergerak lagi—menjadi lebih bugar sekaligus tetap bersenang-senang dalam balutan agenda yang penuh warna. Sisa Kemeriahan di Awal Bulan Minggu pertama Juli langsung dibuka dengan babak akhir dari Jateng Fair 2026 di PRPP. Berlangsung hingga tanggal 5 Juli, perhelatan ini menjadi destinasi pamungkas bagi warga kota yang ingin menghabiskan sisa liburan. Bukan cuma soal pameran produk dan inovasi daerah, panggung hiburannya yang menghadirkan deretan musisi lokal maupun nasional tetap menjadi magnet kuat bagi pemburu konser di Semarang. Ta...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Hazotel Semarang, Hotel Syariah yang Berada di Kawasan Religius
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Kamu pasti penasaran dengan hotel berlabel syariah tapi nggak punya tempat shalat di dalam hotelnya. Pertanyaanmu ini akan kami jawab setelah kamu melanjutkan membaca postingan ini selanjutnya.
Hotel bintang 1 yang baru grand Opening bulan April 2017 ini terletak di daerah Banyumanik - Semarang. Paling menarik dari hotel ini adalah labelnya yang mengusung Syariah. Bicara soal Syariah, di Semarang sendiri sudah ada hotel yang lebih dulu mengusung konsep ini, yaitu Hotel Semesta.
Kami mendapat undangan menghadiri Grand Opening Hotel Hazotel hari Sabtu kemarin (15/4) di Hazelnut Resto & Koffie. Kami pikir tempatnya berbeda dengan hotelnya, ternyata satu bangunan. Menariknya dari tempat acara ini adalah konsepnya yang mengusung retro.
Selain diresmikan dengan pemotongan tumpeng, acara grand opening juga dimeriahkan beberapa acara seperti Workshop Travel Writer, Beauty Class, Fashion Show, Stand Up Comedy dan lainnya.
Owner dan management Hazotel
Budget Hotel dan Syariah
Perkembangan jenis Budget Hotel memang menarik, terutama di tengah maraknya pembangunan hotel yang terjadi saat ini di Semarang. Hazotel selain berkonsep syariah, hotel ini juga termasuk jajaran hotel budget alias harga lebih murah ketimbang hotel mewah, namun tentu dengan fasilitas dan layanan berkelas.
Pertanyaan kami tentang konsep syariah Hazotel dijawab langsung oleh pihak hotel, klik video di atas.
Masjid di dekat hotel
Alasan hotel ini tidak ada tempat shalatnya (meski kami pikir bisa di kamar) lebih karena letak hotel yang berdekatan dengan masjid At-Taufiq. Bila dihitung-hitung waktunya untuk menuju masjid dari hotel adalah kurang dari 2 menit. Tinggal nyeberang, dan sudah sampai di masjid yang terlihat kokoh dengan bentuknya yang indah.
Lokasi Hazotel
Hazotel berada di kawasan yang termasuk religius. Sebelah hotel adalah Masjid yang cukup megah, seperti sebelumnya kami tulis, dan di sini juga terdapat 2 Pesantren yang mengapit hotel. Alamat lengkapnya berada di jalan Durian Raya No.27, Banyumanik. Untuk alamat situsnya kamu bisa membuka hazotel.com.
Harga Hazotel sendiri seperti dikutip dari situsnya berkisar mulai dari 200 ribu rupiah hingga 300 ribu. Untuk jumlah kamar, Hazotel memiliki 21 kamar. Sayangnya kami belum bisa review Hazotel secara keseluruhan, terutama fasilitas lengkapnya. Kami berharap bisa mencobanya.
...
Kami pikir hotel ini bakal kesulitan untuk menjaring wisatawan untuk menginap karena letaknya tidak berada di tengah kota (Semarang atas). Namun letaknya yang dekat dengan tol, akses menuju kota bisa terbilang lebih cepat. Termasuk ke arah bandara, stasiun kereta api dan lokasi lainnya.
Kamu yang ingin mencoba menginap di hotel Hazotel bisa langsung menuju ke sini langsung dengan google map atau catat alamatnya yang ada di atas sebelumnya. Selain itu, kamu bisa cari tahu di akun media sosial (Instagram Hazotel_hazelnut) dan website resmi Hazotel.
Menyambut bulan suci Ramadan tahun 2016, kota Semarang identik dengan acara 'dugderan'. Acara ini menurut saya dibagi dalam 3 bentuk event seperti pasar dugderan, karnaval budaya dan karnaval anak-anak - remaja. Lalu, bagaimana dengan timeline? Yang dibahas di halaman ini adalah 'karnaval budaya Dugderan' yang berlangsung di Balaikota. Kemudian karnaval ini berjalan menuju Masjid Agung Semarang dan berhenti di Masjid Agung Jawa Tengah. Memantau hashtag #Dugderan2016 Acara karnaval budaya dugderan berlangsung pada tanggal 4 Juni 2016 di Balaikota mulai siang hari. Tahun ini, saya memutuskan tidak mengikuti acara seperti tahun-tahun sebelumnya dengan datang secara langsung. Saya mengikuti perkembangan acara lewat timeline dengan hashtag. Salah satu akun yang menginfokan perkembangan acara di sana adalah akun @VisitJawaTengah seperti berikut ini. Semangat Siang. Yuk, bersiap dengan kemeriahan #Dugderan2016 ? Nantikan #LiveTweet nya dari Balaikota S...
Ada kabar gembira buat kamu yang mungkin baru menggunakan modem m3y. Kami baru sadar bahwa kartu 4G Smartfren bisa digunakan di modem M3Y yang perangkatnya sudah pernah kami review sebelumnya. Apakah kamu sudah juga mencobanya? Kami pikir M3Y sudah tidak bisa digunakan lagi dengan harganya yang kurang bersahabat untuk kami. Apalagi kartu yang tersemat sangat tidak memungkinkan kartu lain untuk masuk. Bahkan untuk sesama operator. Sekali keluar dari SIM Card-nya, kartu dipastikan tidak akan berfungsi. Ternyata bisa Internet merupakan kebutuhan wajib terkait aktivitas kami dalam dunia blogging. Maka saat sebelum pergi ke Jakarta acara ASUS kemarin, kami mencoba mempersiapkan segalanya yang salah satunya koneksi internet. Saat bertanya ke konter terdekat, ternyata kartu 4G Smartfren bisa digunakan untuk modem kami. Pokoknya yang keluaran Smartfren, kata penjaga konternya. Setelah memastikan sendiri dan menggunakannya, ternyata memang bisa. Apalagi kartu perdana y...
Kehadiran Parjo (Pancong & Burjo) yang berkolaborasi dengan Padangju di Jalan Jolotundo sejak akhir Juni kemarin jelas bukan sekadar menambah daftar tempat nongkrong baru. Bagi kami yang gemar mengamati dinamika urban dan bisnis kuliner lokal di Kota Semarang, ekspansi brand besar dari Semarang Atas ini menjadi pemantik peta persaingan baru yang semakin sengit di kawasan sekitar Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). Jolotundo beberapa tahun terakhir memang sedang seksi-seksinya bersolek menjadi hub kuliner baru. Sebelum Parjo datang membawa hiruk-pikuk meja biliar dan operasional 24 jamnya, koridor jalan ini sudah lebih dulu dihidupkan oleh beberapa kedai kopi lokal. Dua di antaranya yang cukup mencolok dan sempat kami ulas adalah Kopi Maju 57 dan Bale Kompi —kedai kopi baru yang baru saja kami tulis pada bulan Mei 2025 lalu. Pertanyaannya, bagaimana kehadiran raksasa baru dari Tembalang ini memengaruhi ekosistem tempat ngopi yang sudah mapan di sekitarnya? Guncangan Efek FOMO Jangk...
Smartphone merek asal Tiongkok ini sebenarnya tidak pernah masuk dalam rencana kami saat berniat memiliki ponsel 5G pertama. Namun karena satu dan lain hal, kami akhirnya tergoda untuk melakukan sedikit "perjudian." Apa yang sebenarnya membuat kami mendadak tertarik dengan itel P55 5G ini? Cerita bermula saat keberuntungan kami mendadak luntur di pertengahan tahun. Smartphone utama yang kami gunakan sehari-hari performa baterainya drop total. Bahkan, saking parahnya, bagian layarnya sampai terangkat (melendung). Padahal semenjak mempensiunkan ASUS Zenfone 5, kami sangat mengandalkan perangkat ini—yang kebetulan didapat dari kebaikan rekan-rekan komunitas bola kami (istilahnya, kami dipinjamkan perangkat untuk operasional). Karena perangkat yang kami gunakan, termasuk tablet, bukanlah barang baru, masalah umur memang tidak bisa bohong. Sadar bahwa menunggu perangkat ini benar-benar mati total akan memicu masalah besar bagi produktivitas blog, kami memutuskan untuk mempercepat ...
Bagi sebagian besar orang, laptop tipis dan ringan sering kali diidentikkan dengan barang ringkih yang harus diperlakukan super hati-hati. Tapi, pemandangan berbeda justru tersaji di acara ASUS Media Gathering Semarang kemarin. Pihak ASUS Indonesia langsung mematahkan stigma tersebut lewat sebuah eksperimen ekstrem yang sukses membuat para blogger dan jurnalis di ruangan menahan napas. Targetnya adalah ASUS ExpertBook Ultra , sebuah laptop bisnis premium yang tebalnya cuma sekitar 1 sentimeter dengan bobot di bawah 1 kilogram. Di atas meja, laptop dalam kondisi tertutup ini mulai ditumpuk lempengan besi barbel. Tidak main-main, angkanya merangkak naik dari 10 kg, 30 kg, 50 kg, hingga menyentuh angka 100 kilogram! Ruangan sempat riuh, bahkan ada celetukan miris karena khawatir bodi laptopnya akan langsung melengkung atau layarnya retak menjadi serpihan. Namun, momen magis terjadi saat barbel diturunkan satu per satu dan laptop perlahan dibuka. Clack! Layar laptop langsung menyala nor...
Comments
Post a Comment