Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Daftar Film Indonesia yang Beredar Bulan April 2017
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Bulan ini, ada 11 film Indonesia yang bakal meramaikan bioskop tanah air. Dua slot film yang pemainnya paling digemari generasi Millenials sudah menunggu dan satu film menarik yang kami tunggu juga akan tayang bulan ini. Berikut daftarnya.
1. BFF: Best Friends Forever (6 April)
Film yang didominasi perempuan ini bakal berkisah tentang persahabatan. Sutradara, Estelle Linden, turut ambil bagian yang ditemani Kezia Karamoy, Wendy A Wilson, Yova Gracia, Ineke Valentina, Estelle Linden. Genre yang dibawa adalah drama komedi.
2. Night Bus (6 April)
Selain film Danur yang membuat spot jantung turun naik dari pekan sebelumnya, film karya Emil Heradi ini juga bakal membuat kamu merasakan hal yang sama. Genre yang dibawa adalah Thriller dengan para pemainnya seperti Teuku Rifnu Wikana, Yayu AW Unru, Edward Akbar, Hana Prinantina, Laksmi Notokusumo, Keinaya Messi Gusti, Rahael Ketsia, Arya Saloka Perwira, Abdurrahman Arif.
3. Labuan Hati (6 April)
Kamu bakal diajak melihat keindahan surga (Labuan Bajo,NTT) yang menjadi background di film karya sutradara Lola Amaria. Ya, Nadine Chandrawinata, Kelly Tandiono, Ully Triani, Ramon Y. Tungka akan bermain dengan suasana pantai hingga ke pulau Komodo. Genre yang dibawa drama.
4. The Guys (13 April)
Raditya Dika kembali lagi dengan projectnya bersama Pevita Pearce dan ditemani sejumlah deretan pemain seperti Pongsiree Bunluewong, Marthino Lio, Indra Jegel, Tarsan, Widyawati Sophiaan, Beifern Pimchanok. Gak usah ditanya seperti apa filmnya, intip trailer di bawah kalau penasaran.
5. Mengejar Halal (13 April)
Membawa tema religi, film karya M Amrul Ummami ini cukup menarik juga. Kita akan melihat bagaimana perjuangan seorang perempuan muda mengejar pria yang ingin dihalalkannya menjadi pengantinnya.
6. Hitam dan Putih (13 April)
Ini bukan acara televisi yang biasa kamu saksikan. Ini tentang film bergenre drama dengan tema ala-ala penjahat. Selain menyaksikan Roger Danuarta yang akhirnya kembali, salah satu aktor favorit kami, Sunny Pang (Headshot) ambil bagian juga di film karya Daud Radex. Oh ya, film ini merupakan kolaborasi antara Indonesia dan Vietnam.
7. Stip & Pensil (19 April)
Kali ini Ernest Prakasa hanya sebagai pemain dengan ditemani nama-nama besar seperti Pandji Pragiwaksono, Tora Sudiro, Yati Surachman. Seperti dilihat dari nama-nama pemainnya, film ini pasti bergenre komedi.
8. Kartini (19 April)
Film Kartini kembali di daur ulang (remark). Dan sang sutradaranya juga gak main-main yang menggarap film yang dibintangi Dian Sastrowardoyo, Acha Septriasa, Ayushita Nugraha, yakni Hanung Bramantyo. Seperti apa filmnya, yuk tonton aja ke bioskop.
9. Surau dan Silek (27 April)
Menyenangkan untuk mengatakan bulan ini ada film bertema keluarga di daftar film Indonesia bulan ini. Selain dikombinasikan dengan tema silat, film karya Arief Malinmudo juga bakal menampilkan ragam budaya seperti bahasa daerah.
10. The Curse (27 April)
Satu lagi film yang bakal membuat jantungmu berdetak lebih kencang. Film bergenre horor ini membawa Prisia Nasution, Shareefa Daanish, Lia Waode dan mendapuk sutradaranya adalah Muhammad Yusuf.
11. Seteru (27 April)
Hanung Bramantyo kembali hadir sebagai sutradara di film keduanya bulan ini. Kalau dilihat dari video trailernya di bawah, film ini bertema olahraga. Sepertinya futsal.
...
Ada 11 film Indonesia yang tayang bulan April. Kami berharap semua film ini bisa tayang di bioskop Semarang khususnya. Kamu yang tinggal di Semarang, silahkan follow akun Twitter Kofindo untuk update jadwal film Indonesia tiap hari (Semarang).
Semenjak kembali menggunakan layanan internet operator dari XL Axiata bulan Juli kemarin , ada pertanyaan besar dipikiran kami tentang paket Xtra Combo Flex yang tidak tersedia di aplikasi MyXL. Apakah hanya kami saja yang kebingungan? Dikenalkan sejak bulan Maret 2022, paket Xtra Combo Flex ternyata sangat menarik dari sisi pembagian kuota, seperti bonus hingga gratis berlanggananan konten Vidio. Tidak ada di aplikasi Hanya saja, sebagai pengguna baru yang membeli kartu perdana yang langsung mendapatkan paket Xtra Combo Flex, kami agak bingung saat mencarinya di aplikasi MyXL. Apalagi bonus-bonus yang harus diklaim lewat aplikasi, mau tidak mau membuat kami harus menginstal aplikasinya ke smartphone. Di mana paket Xtra Combo Flex? Dari daftar paket utama pun tidak ada tersedia sama sekali. Sudah kami cari-cari dibeberapa menu lainnya, hasilnya tetap nihil. Paket yang tersedia di paket utama (lihat gambar) hanya ada Akrab, Akrab Mini, Xtra Combo Plus, Xtra Combo Mini, Xtra On dan ...
Membaca kabar mengenai Pemerintah Kota Semarang yang secara resmi telah meluncurkan rangkaian peringatan HUT ke-479 di Halaman Balai Kota baru-baru ini, rasanya ada sesuatu yang mengganjal bagi kami. Bukan soal kemeriahan acaranya, melainkan soal logo HUT-nya! Tumben sekali kami sampai melewatkan informasinya, atau memang sengaja tahun ini hadir tanpa prosesi lomba desain logo Hari Jadi Kota (HJK)? Tahun 2026 ini, Kota Semarang menginjak usia ke-479. Seperti tahun-tahun sebelumnya, salah satu momen yang paling kami tunggu-tunggu sebagai pengelola blog ini adalah kemunculan visual identitas resmi Hari Jadi Kota Semarang (HJKS). Namun, ada yang terasa sangat berbeda kali ini. Jika biasanya sejak bulan Februari atau Maret lini masa media sosial sudah riuh dengan pengumuman lomba desain logo yang memancing kreativitas warga, tahun ini suasananya justru senyap. Tidak ada sayembara, tidak ada kompetisi ide, dan tentu saja tidak ada pengumuman pemenang seperti yang rutin kami dokumentasikan ...
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...
Entah apa yang terjadi dengan semangat kami belakangan ini. Setelah sebelumnya melewatkan Kirab Budaya Ho Tek Tjing Shin , kami kembali harus menerima kenyataan gagal hadir secara fisik pada gelaran Karnaval Paskah Kota Semarang yang berlangsung tanggal 17 April 2026 kemarin. Padahal, suasana kemeriahannya sudah sangat terasa bahkan sebelum acara dimulai. Meski kali ini kami hanya bisa memantau dari kejauhan dan layar digital, ada satu hal yang sangat mencolok: skala acara tahun ini terasa jauh lebih besar dan lebih ramai dibandingkan tahun 2025. Perasaan "lebih ramai" itu rupanya bukan sekadar asumsi, melainkan fakta yang tercermin dari data di lapangan. Lonjakan Peserta dan Kehadiran Mobil Karnaval Jika pada tahun 2025 jumlah peserta berada di angka sekitar 10.000 orang, tahun 2026 ini jumlahnya melonjak drastis hingga menyentuh angka 15.000 orang . Kenaikan sebesar 50% ini menjelaskan mengapa arus informasi dan dokumentasi di media sosial terasa jauh lebih masif. Salah sa...
Ada hal unik yang kami sadari sejak setahun terakhir menggunakan laptop berbasis Chromebook, terutama jika dibandingkan dengan Windows atau Mac. Biasanya, pada menu tombol power (daya) di laptop Windows, kita akan dengan mudah menemukan opsi Sleep . Namun di Chromebook, opsi itu seolah hilang. Benarkah demikian? Bulan April ini menjadi kali kedua kami mengangkat topik Chromebook di blog. Akhir-akhir ini kami memang sedang bersemangat membagikan pengalaman seputar perangkat ini. Kali ini, kami ingin mengulas sesuatu yang sederhana namun krusial bagi calon pengguna. Filosofi "Instant-On" Bagi pengguna yang baru melirik Chromebook, ketiadaan tombol ini tentu memicu kebingungan. Apalagi bagi mereka yang aktivitasnya banyak di depan laptop dalam durasi lama. Mode sleep (tidur) sangat berguna agar laptop tidak perlu bolak-balik dimatikan melalui shutdown , yang tentunya lebih menghemat waktu. Sebenarnya, alasan utamanya bukan karena fiturnya tidak ada, melainkan adanya perubahan ...
Comments
Post a Comment