Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Februari 2026

Image
Memasuki bulan Februari 2026, atmosfer Kota Semarang terasa jauh lebih sibuk dari biasanya. Bukan sekadar rutinitas awal bulan, tapi ada semacam "tabrakan budaya" yang unik. Jika biasanya event besar datang bergantian, tahun ini warga Semarang seolah diajak merayakan semuanya sekaligus: menyambut Tahun Baru Imlek sekaligus mempersiapkan diri memasuki bulan suci Ramadan. Hari ini, tepat tanggal 1 Februari yang jatuh pada hari Minggu, cuaca di Kota Semarang tampak cerah merona dari pagi hingga menjelang sore. Meskipun begitu, bulan Februari disebut-sebut masih menjadi puncak musim penghujan. Cuaca memang masih sulit diprediksi; bisa saja terik di siang hari, namun seketika hujan lebat saat malam menyapa. Dua Hajatan Besar dalam Satu Pekan Bulan ini, Ibu Kota Jawa Tengah punya dua agenda besar yang waktunya saling berhimpitan. Ada Pasar Imlek Semawis yang menjadi ruh perayaan Tahun Baru Imlek di Pecinan, dan ada Dugderan yang menjadi tradisi wajib warga Semarang menyambut bula...

Bermedia Sosial Dengan Bijak, Yuk ketahui Tentang Piagam Masyarakat Anti Hoax Berikut Ini


Kamu harus tahu bahwa saat ini perkembangan media sosial yang begitu luar biasa ternyata diikuti berbagai informasi yang tidak benar alias hoax. Untuk itu, kita sebagai generasi melek teknologi dapat mengkampanyekan penggunaan media sosial dengan bijak dan positif. Caranya?

Postingan ini adalah lanjutan dari acara awal bulan kemarin tentang deklarasi masyarakat Indonesia Anti Hoax. Selama acara dibacakan Piagam Masyarakat Anti Hoax yang isinya sebagai berikut 


  1. Mendorong pemanfaatan media sosial secara positif, sehingga antara kelompok masyarakat dari berbagai daerah bisa saling menginspirasi, menggugah, berbagi, dan berempati.
  2. Siap berperan atif dalam mencegah upaya pecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia termasuk penyebaran isu SARA (Suku Agama Ras dan Antar Golongan).
  3. Memahami bahwa Indonesia terdiri dari berbagai suku bangsa, bahasa, adat dan agama, sehingga selalu berempati dalam bermedia sosial untuk tidak menyinggung warga lain.
  4. Berhati-hati dalam menerima informasi atau berita, terlebih dari sumber yang tidak memiliki identitas atau kedudukan yang jelas.
  5. Tidak mudah untuk menyebar ulang berita di media sosial, sebelum memastikan bahwa informasi tersebut benar, sesuai dengan data dan fakta.
  6. Meningkatkan literasi media sehingga tidak mudah termakan oleh berita hoax.
  7. Mendukung sosialisasi dan kampanye kepada keluarga, tetangga, masyarakat tentang bahaya penyebaran fitnah, hasut, dan hoax, dari sisi moral, hukum dan nilai agama.
  8. Memahami dampak kerusakan dari penyebaran fitnah, hasut, dan hoax terhadap pribadi, keluarga, institusi dan masyarakat.
  9. Turut aktif dalam memerangi penyebaran berita hoax yang tersebar di media sosial.
  10. Ikut membantu upaya penegakan hukum pada penyebaran fitnah, hasut dan hoax.

Dari isinya di atas, dapat disimpulkan bahwa kita harus melawan berita bohong yang bertebaran di media sosial. Jangan mudah percaya karena efek kerugiannya bisa sangat besar bila kamu tidak didukung fakta dan data.

Yuk, berpikir terlebih dahulu sebelum memposting status di media sosial.

Artikel terkait :

...

Informasi Kerjasama

Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Februari 2026

📱 Dilema Resolusi 5G di Semarang dan Kabar Vakumnya ASUS Smartphone Tahun 2026

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren