Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Maret 2026

Image
Maret 2026 dibuka dengan sapaan cuaca cerah di hari Minggu, setelah semalam sebelumnya Semarang diguyur "hujan mewah" yang menyisakan genangan di beberapa ruas jalan. Memasuki bulan ketiga ini, intensitas hujan diprediksi masih akan tinggi hingga akhir bulan. Jadi, sedia payung sebelum hujan tetap menjadi saran paling realistis, meski teriknya matahari Semarang juga siap menemani aktivitas Anda. Momen Puncak: Mudik dan Lebaran 1447 H Ramadan yang masih berlangsung dan berlanjut hingga pertengahan Maret membuat persiapan menjelang Idulfitri kian sibuk. Puncaknya, Idulfitri 1447 H diprediksi jatuh pada sekitar tanggal 20 Maret 2026. Bagi warga lokal, bersiaplah menghadapi "aspal ibu kota" yang semakin padat seiring kedatangan para pejuang rejeki dari perantauan. Bertemu sanak saudara memang menyenangkan, namun saat harus keluar rumah untuk liburan di tengah kemacetan kota, itulah tantangan sesungguhnya. Bagi Anda yang berencana mudik keluar Semarang, manfaatkan progra...

Bermedia Sosial Dengan Bijak, Yuk ketahui Tentang Piagam Masyarakat Anti Hoax Berikut Ini


Kamu harus tahu bahwa saat ini perkembangan media sosial yang begitu luar biasa ternyata diikuti berbagai informasi yang tidak benar alias hoax. Untuk itu, kita sebagai generasi melek teknologi dapat mengkampanyekan penggunaan media sosial dengan bijak dan positif. Caranya?

Postingan ini adalah lanjutan dari acara awal bulan kemarin tentang deklarasi masyarakat Indonesia Anti Hoax. Selama acara dibacakan Piagam Masyarakat Anti Hoax yang isinya sebagai berikut 


  1. Mendorong pemanfaatan media sosial secara positif, sehingga antara kelompok masyarakat dari berbagai daerah bisa saling menginspirasi, menggugah, berbagi, dan berempati.
  2. Siap berperan atif dalam mencegah upaya pecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia termasuk penyebaran isu SARA (Suku Agama Ras dan Antar Golongan).
  3. Memahami bahwa Indonesia terdiri dari berbagai suku bangsa, bahasa, adat dan agama, sehingga selalu berempati dalam bermedia sosial untuk tidak menyinggung warga lain.
  4. Berhati-hati dalam menerima informasi atau berita, terlebih dari sumber yang tidak memiliki identitas atau kedudukan yang jelas.
  5. Tidak mudah untuk menyebar ulang berita di media sosial, sebelum memastikan bahwa informasi tersebut benar, sesuai dengan data dan fakta.
  6. Meningkatkan literasi media sehingga tidak mudah termakan oleh berita hoax.
  7. Mendukung sosialisasi dan kampanye kepada keluarga, tetangga, masyarakat tentang bahaya penyebaran fitnah, hasut, dan hoax, dari sisi moral, hukum dan nilai agama.
  8. Memahami dampak kerusakan dari penyebaran fitnah, hasut, dan hoax terhadap pribadi, keluarga, institusi dan masyarakat.
  9. Turut aktif dalam memerangi penyebaran berita hoax yang tersebar di media sosial.
  10. Ikut membantu upaya penegakan hukum pada penyebaran fitnah, hasut dan hoax.

Dari isinya di atas, dapat disimpulkan bahwa kita harus melawan berita bohong yang bertebaran di media sosial. Jangan mudah percaya karena efek kerugiannya bisa sangat besar bila kamu tidak didukung fakta dan data.

Yuk, berpikir terlebih dahulu sebelum memposting status di media sosial.

Artikel terkait :

...

Informasi Kerjasama

Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

📶 Kuota Jumbo 2026: Penyelamat Kantong atau Jebakan Masa Aktif?

🚀 ASUS ROG Flow Z13-KJP: Tablet "Sultan" 128GB RAM yang Siap Diajak Gowes Keliling Semarang

🚲 Ramah Pesepeda: Cerita Parkir di Hotel Horison Nindya Semarang

Parkir di The Park Mall Hanya Melayani Pembayaran Non Tunai

⚡ Menjemput Senyap: Menelusuri Jejak Bus Listrik di Jalanan Kota Semarang