Langsung ke konten utama

Review Film Pinky Promise


Film Pinky Promise rilis tanggal 13 Oktober 2016 di seluruh bioskop tanah air. Durasi yang dibawa sekitar 114 menit dengan genre drama. Untuk kategori penonton, film yang disutradarai Guntur Soeharjanto ini menaruh pada remaja 13 tahun keatas.

Jarang sekali menemukan film yang mengalir naik turun untuk mengaduk-aduk emosi penontonnya. Tapi sangat disayangkan, film ini ditonton tak lebih dari 5 orang di jam perdana tayangnya teater 2 di bioskop Semarang.

Bertema Kanker Panyudara

Saya baru tahu kalau bulan ini, tepatnya tanggal 26 Oktober diperingati sebagai hari kanker panyudara sedunia. Film ini dimaksudkan untuk mengedukasi lewat ceritanya dimana beberapa pemainnya mengalami kanker.

Ini tentang bagaimana perasaan orang yang menderita, orang-orang terdekat dan kesulitan-kesulitan yang dialami karena penyakit ini. Sangat menyentuh, sangat menyenangkan dan sangat mengharukan. Dan juga film ini bercerita tentang persahabatan.

"Ini sebuah film tentang perjuangan perempuan. Semoga bisa bikin orang ngerti gimana kalau hal ini terjadi di diri orang lain dan kita sendiri. Dibalut dengan drama-drama, film ini diharapkan dapat memberikan pandangan berbeda bagi pengidap kanker," Guntur Soeharjanto, sutradara Pinky Promise.
Lewat film ini, efek dari mereka yang terkena kanker Panyudara juga kita bisa tahu. Setidaknya, ada yang bisa sembuh kalau Anda mengikuti film ini hingga akhir.

Cerita

Film ini fokus pada 4 karakter dengan ceritanya masing-masing. Sempat diawal akan melihat sebuah kebahagian, apalagi wajah imut Chelsea Islan sudah menemani, ternyata tidak. Chlesea hanya beberapa kali nongol.


Fokus film langsung pada tokoh tante yang diperankan Ira Maya Sopha yang tidak memiliki kesempatan hidup karena penyakit yang udah dideritanya. Satu sisi ingin bangkit, sisi lainnya membangun keyakinan keponakannya, Anind (Agni Pratistha), bahwa ia bukan wanita paling bodoh di dunia.

Dalam ceritanya juga, dihadirkan rumah Pink yang menjadi rumah inspirasi bagi penderita dan keluarga yang terkena kanker. Rumah yang didirikan Tante dan Anind ini digunakan untuk  mereka yang menderita kanker. 

Selain memperlihatkan bagaimana rumah pink berdiri dan berbagai pesan soal informasi terkait kanker Panyudara, film ini sangat baik mengemas ceritanya. Masing-masing memiliki cerita dengan konfliknya sendiri sesuai karakter pemainnya.

Anda dalam sekejap bisa tersenyum manis, namun dalam sekejap juga, Anda dapat menangis haru mengikuti cerita. Silih berganti tanpa jeda, kecuali bagian akhir yang dibuat bahagia. Sepertinya Anda harus bawa tisu saat menonton film ini.

Gambar

Untuk memperkaya alur cerita agar lebih menarik, background yang dimasukkan bukan hanya Jakarta saja yang terlihat dengan bangunan tinggi-tingginya. Jogja dimasukkan juga dengan suasana laut biru dan pantai bersisir pasir coklat. Itu ada di bagian saat mereka tinggal di Vila.

Untuk gambarnya sendiri sudah sangat baik, meski sempat berpikir ini mirip film televisi. Oh ya, kamera dari atas (mungkin gunain drone) agak sedikit buat gambar tidak menarik.

Pemain dan totalitas mereka

Film ini sepertinya dikhususkan buat kaum hawa, hampir semua pemainnya didominasi wajah-wajah cantik seperti Agni Pratistha (Puteri Indonesia 2007),  Chelse, Baby (Alexandra Gottardo), Vina (Dea Ananda), Maudy Koesnadi, dan Ken (Dhea Seto). Jadi saya pikir film ini sangat menyenangkan ditonton.

Beberapa aktor pria yang dimasukkan ada Ringgo Agus Rahman, Derby Romero, Maudy Koesnaedi, dan Gunawan. Tapi porsinya sedikit sekali. 

Saya sangat mengapresiasi para pemainnya yang benar-benar bermain total untuk perannya. Bahkan mereka rela dipotong habis atau botak rambutnya. Agni dan Dhea, benar-benar botak.

Lewat situs resminya, pinkypromisemovie.com, Agni harus menjalani 2 kali pencukuran demi kebutuhan pengambilan gambar, sedangnkan Dea Seto, sekali cukur saja dalam 1 kali pengambilan gambar.

...

Yes, film ini berhasil mengaduk-aduk emosi saya dan penontonnya meski cerita yang dibangun sangat sederhana. Bahkan, penonton pria yang ada beberapa meter dari tempat duduk saya malah terlihat sedih.

Buat saya film berhasil mengedukasi penontonnya. Kanker panyudara bukan hanya menyerang para wanita yang memiliki keindahan yang disukai pria, tapi juga dapat menyerang pria yang tanpa sadar bisa mengalami.

"Saya berharap ketika menonton dan keluar dari bioskop, mereka berfikir bahwa apa pun tantangan hidup yang dialami, setiap orang harus bisa kuat dalam menghadapinya agar hidup dapat berguna dan bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain khususnya orang-orang yang dicintai," Agni Pratistha.

Film ini fokus pada mereka yang terkena penyakit hingga tidak terselamatkan. Konflik dibangun untuk dirasakan bagaimana orang-orang terkasih harus ikut menderita. Sayang, dengan durasi lebih 1 jam ini, saya tidak melihat bagaimana menjalani hidup sehat agar tidak terkena kanker. Hanya soal impian-impian yang harus dikubur atau percaya bahwa impian bisa terus dikejar.

Rating : 8,9 (6-10)
Film ini bertahan hanya 4 hari di bioskop Semarang.

Artikel terkait :
...

Informasi Kerjasama

Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

Ada kabar gembira buat kamu yang mungkin baru menggunakan modem m3y. Kami baru sadar bahwa kartu 4G Smartfren bisa digunakan di modem M3Y yang perangkatnya sudah pernah kami review sebelumnya. Apakah kamu sudah juga mencobanya?
Kami pikir M3Y sudah tidak bisa digunakan lagi dengan harganya yang kurang bersahabat untuk kami. Apalagi kartu yang tersemat sangat tidak memungkinkan kartu lain untuk masuk. Bahkan untuk sesama operator. Sekali keluar dari SIM Card-nya, kartu dipastikan tidak akan berfungsi. 
Ternyata bisa
Internet merupakan kebutuhan wajib terkait aktivitas kami dalam dunia blogging. Maka saat sebelum pergi ke Jakarta acara ASUS kemarin, kami mencoba mempersiapkan segalanya yang salah satunya koneksi internet.
Saat bertanya ke konter terdekat, ternyata kartu 4G Smartfren bisa digunakan untuk modem kami. Pokoknya yang keluaran Smartfren, kata penjaga konternya. Setelah memastikan sendiri dan menggunakannya, ternyata memang bisa. Apalagi kartu perdana yang kami beli punya kuot…

Jadwal Pameran Komputer di Semarang Bulan September 2018

Kabar baik bulan September ini yang sedang nyari pameran komputer di Semarang. Kami pikir ini kejutan, karena pameran serupa sudah dilaksanakan di bulan Juli kemarin. Dan mungkin akhir tahun, baru ada kembali. Ternyata tidak.

Bertempat di Paragon Mall, pameran komputer bertajuk Semarkomtek atau Semarang komputer expo ini dilaksanakan. Silahkan catat waktunya, yaitu tanggal 14-18 September 2018.

Dalam kampanye promosinya yang kami lihat, penawaran tukar tambah atau trade in notebook up to 4 juta rupiah adalah salah satunya.

Pameran komputer kedua tahun ini

Pameran komputer yang akan berlangsung beberapa hari ke depan ini merupakan pameran kedua tahun 2018. Bila pameran komputer pertama butuh waktu hampir setengah tahun, maka yang kedua ini hanya butuh kurang dari 2 bulan.

Gambar : Ilustrasi
Artikel terkait : [Review] Semarang Computer Expo 2018 : Perang Komputer GamingSudah Ada Nih! Jadwal Pameran Komputer Bulan Juli di SemarangJadwal Pameran Komputer Bulan November - Desember 2017 : Ters…

Agenda Semarang September 2018

Selamat datang bulan September. Ada satu agenda menarik yang akan berlangsung di bulan kesembilan ini. Kami menantikan acara tersebut yang rutin digelar satu tahun sekali. Ada yang tahu?

Berikut daftar acara di kota Semarang yang kami bagi dua. Agenda lain akan terus ditambahkan saat kami mengetahuinya. Waktu acara dapat berubah-ubah, tanpa pemberitahuan.
Agenda Rutin : [Jumat] - Pasar Jumat di sekitar Taman KB.[Jumat-Minggu] - Warung Semawis di Gang Warung, Pecinan. (Wisata Kuliner malam). Lihat di sini foto-fotonya.[Minggu] - Car Free Day di kawasan Simpang Lima - Pahlawan dan jalan Pemuda.
Agenda Lain : [17 Agustus-9 September] - Jateng Fair 2018. Selengkapnya klik di sini.[31 Agustus - 2 September] - Pazaar Seni #5 di TBRS. Selengkapnya klik di sini.[31 Agustus - 2 September] - Semarang Youth Festival 2018 di Ex Wonderia.[1-12 September] - Pameran handphone dengan tema 'Bazaar Handphone' di Plasa Simpang Lima.[5-9 September] - Semarang Hijab & Craft Expo 2018 di Paragon.[…

Agenda Festival Kota Lama 2018

Akun official Instagram Festival Kota Lama sudah merilis beberapa materi promosi acara mereka bulan September ini. Bila tahun 2017, di bulan yang sama, acara dilaksanakan di atas tanggal 20-an, maka tahun 2018 masihkah sama? 
Ya, masih sama. Silahkan catat waktunya, yaitu tanggal 20-23 September 2018. Informasi ini sebenarnya sudah kami bagikan di daftar acara bulan September yang bisa kamu lihat di sini.
Ada apa saja di Festival Kota Lama 2018
Gambar : Instagram/festivalkotalama
Tahun ini, tema yang dibawa adalah 'Beda Masa Satu Rasa'. Beberapa kegiatan sudah dibocorkan lewat instagram mereka, seperti : Pasar SentilingPekan Film SemarangPameran Ekonomi KreatifTemu Pusaka IndonesiaJelajah Kota Lamadsb. Bintang tamu pun sudah diumumkan lewat Instagram yang hingga tulisan ini kami buat sudah mendapatkan 706 pengikut, yaitu Toh Pati dan Nial Djuliarso.
Kamu yang ingin jadi volunteer, bisa menghubungi mereka di akun Instagram yang tertera dipostingannya.

Lihat postingan ini di Instag…

Agenda Semarang Agustus 2018

Selamat datang bulan Agustus di kota Semarang. Bulan ini negara kita akan merayakan hari Kemerdekaan yang berusia 73 tahun. Kira-kira ada keramaian apa saja selama Agustus di Ibu Kota Jawa Tengah ini.

Berikut daftar agenda yang ada di Semarang, yang kami bagi dua:

Agenda Rutin :
[Jumat] - Pasar Jumat di sekitar Taman KB.[Jumat-Minggu] - Warung Semawis di Gang Warung, Pecinan. (Wisata Kuliner malam). Lihat di sini foto-fotonya.[Minggu] - Car Free Day di kawasan Simpang Lima - Pahlawan dan jalan Pemuda.
Agenda Lain :
[1-5 Agustus] - Batik Craft di Paragon Mall Semarang.[9-19 Agustus] - Festival Cheng Ho 2018. Selengkapnya di sini.[9-12 Agustus] - Silkair-BCA Travel Fair 2018 di Paragon Mall.[10-13 Agustus] - Jateng Smesco Expo 2018, Pameran Produk Unggulan Koperasi dan UMKM di Java Mall.[10 Agustus] - Mberock Fest di Hutan Wisata Tinjomoyo mulai jam 2 siang.[14-22 Agustus] - Pameran handphone di Java Mall Semarang.[15-26 Agustus] - Pameran properti Semarang 'Property Expo Semarang 6'…