Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Maret 2026

Image
Maret 2026 dibuka dengan sapaan cuaca cerah di hari Minggu, setelah semalam sebelumnya Semarang diguyur "hujan mewah" yang menyisakan genangan di beberapa ruas jalan. Memasuki bulan ketiga ini, intensitas hujan diprediksi masih akan tinggi hingga akhir bulan. Jadi, sedia payung sebelum hujan tetap menjadi saran paling realistis, meski teriknya matahari Semarang juga siap menemani aktivitas Anda. Momen Puncak: Mudik dan Lebaran 1447 H Ramadan yang masih berlangsung dan berlanjut hingga pertengahan Maret membuat persiapan menjelang Idulfitri kian sibuk. Puncaknya, Idulfitri 1447 H diprediksi jatuh pada sekitar tanggal 20 Maret 2026. Bagi warga lokal, bersiaplah menghadapi "aspal ibu kota" yang semakin padat seiring kedatangan para pejuang rejeki dari perantauan. Bertemu sanak saudara memang menyenangkan, namun saat harus keluar rumah untuk liburan di tengah kemacetan kota, itulah tantangan sesungguhnya. Bagi Anda yang berencana mudik keluar Semarang, manfaatkan progra...

Kemala, Kolaborasi Twitter dan Prempov Jawa Tengah


Saya tidak mengetahui kalau ada acara menarik ini di Semarang, akhir bulan September atau tepatnya tanggal 28/9/2016. Tanggal tersebut juga sebagai tanggal launching Twitter Kemala yang berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Sebagai salah satu pengguna aktif di Twitter, dotsemarang menyambut baik kolaborasi ini. Apalagi Gubernur Jateng juga sangat aktif menggunakannya. Tak heran akun-akun kota terus bertumbuh di Jawa Tengah.

Apa itu Twitter Kemala?

Lewat blognya, Twitter menjelaskan bahwa Kemala atau Kelola Melantas Layanan, merupakan solusi layanan publik yang disediakan untuk mempermudah komunikasi dan interaksi live antara pemerintah dengan warganya. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menjadi institusi pemerintahan pertama di Indonesia yang akan menggunakan Twitter Kemala untuk menjalankan praktik e-governance yang lebih efisien dan transparan.

Cara penggunannya pun sangat mudah bagi pengguna aktif di Twitter yaitu dengan mengirimkan tweet yang diberi hashtag #KemalaJateng. Nantinya akan direspon oleh institusi terkait di pemerintah Jawa Tengah.

Cara kerja Twitter Kemala 

  • Tweet pertanyaan, usulan, keluhan dengan menggunakan tagar #KemalaJateng. Tidak perlu menyebutkan akun Twitter instansi terkait.
  • Tweet tersebut akan didelegasikan oleh tim Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kepada institusi yang bersangkutan.
  • Institusi terkait akan merespon Tweet warga tersebut melalui Twitter sebagai bentuk komitmen dalam hal transparansi dan praktik e-governance yang lebih cepat.
Sepertinya harus terus diberi edukasi

Twitter Kemala dikembangkan sebagai solusi pelayanan publik yang dapat digunakan oleh mitra-mitra Twitter di Indonesia, terutama lembaga-lembaga pemerintah. 

Twitter Kemala memungkinkan berbagai institusi untuk menyediakan informasi dan respon yang cepat, efisien, serta real-time terhadap berbagai pertanyaan, permintaan, maupun keluhan masyarakat.

Lihat tulisan yang saya cetak miring di atas, fokus Kemala seharusnya hanya pada hal tersebut. Namun pada kenyataannya saat saya coba searching hashtag #KemalaJateng ada beberapa pengguna yang memanfaatkan untuk promosi atau memberitahu. Kebanyakan event atau kegiatan.

Memang tidak masalah, hanya soal waktu agar bisa berjalan dengan baik. Dan melihat fakta seperti ini, sebaiknya Pemprov Jateng terus memberi edukasi tujuan dan manfaat Kemala itu sendiri.

Optimalkan akun KemalaJateng

Entah apakah ini akun resmi yang dibuat pada saat launching atau pelengkap dari kolaborasi yang dibuat, saya malah menemukan akun twitter dengan nama KemalaJateng.

Semisal ini akun resmi, edukasi bisa dilakukan lewat akun ini untuk terus memberitahu bagaimana cara menggunakan #kemalaJateng. Namun kalau bukan, sepertinya akun-akun resmi Pemprov harus membantu edukasi. Sangat disayangkan semisal, program kolaborasi ini kurang optimal dalam penggunaannya.

...

Apa yang dilakukan Twitter dan Pemrov Jateng ini sangat menarik dan bisa dikatakan yang pertama di Indonesia. Semisal sukses dalam penggunannya ke depan, mau tidak mau, kota-kota lain akan mengikuti, termasuk provinsi.

Cara ini menurut dotsemarang termasuk bagian dari Smart City yang terus dilakukan kota-kota yang ada di Indonesia. Hanya saja, ini perlu waktu dan terus diberi sosialisasi dan edukasi penggunaannya untuk bisa lebih optimal.

Gambar : Google image/dailysocial.id

Artikel terkait :
...

Informasi Kerjasama

Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

📸 Fenomena "Rebutan Konten": Ketika Tempat Baru di Semarang Tak Lagi Perlu Cari KOL

☕ Menikmati Sensasi Turkish Coffee di Horison Nindya Semarang

🧘 Mengintip Lantai 2 Cardea Semarang: Lebih dari Sekadar Studio Pilates Biasa

📶 Kuota Jumbo 2026: Penyelamat Kantong atau Jebakan Masa Aktif?

🏮 224 Tahun Menjaga Tradisi: Hangatnya Kopi Arab di Masjid Layur Semarang