Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Oktober 2026

Image
Selamat datang di bulan Oktober! Tidak terasa kita sudah memasuki kuartal terakhir di tahun 2026. Seperti bulan-bulan sebelumnya, Kota Semarang kembali menghadirkan beragam deretan kegiatan menarik yang siap mengisi agenda akhir pekan maupun hari kerja kamu. Kami tak menyangka meninggalkan September dengan banyak kejutan. Mulai dari daftar acara Semarang yang lebih banyak dari Agustus dan kejutan acara yang terus bertambah tanpa kami ketahui. Agenda Besar Utama Oktober 2026 Peringatan Pertempuran 5 Hari di Semarang Tanggal: 14 – 15 Oktober 2026 (Gladi & Puncak Acara) Lokasi: Kawasan Tugu Muda Semarang Deskripsi: Momen bersejarah tahunan Kota Semarang untuk mengenang jasa para pahlawan. Menampilkan drama teatrikal perjuangan kolosal, upacara khidmat, serta penutupan/pengalihan arus lalu lintas sementara di kawasan Tugu Muda. Kali ini, bulan baru, Semarang sudah diramaikan dengan pameran otomotif skala nasional, panggung fashion, gelaran musik komunitas, kumpul sepeda tua, hingga ...

Review Film Winter in Tokyo


Film berdurasi 103 menit ini rilis tanggal 11 Agustus 2016. Dibintangi Dion Wiyoko, Morgan, Pamela Bowie dan Kimberly Rider berikut review filmnya.

Minggu kedua bulan Agustus, sebenarnya ada 3 film Indonesia yang tayang di Indonesia. Tapi hanya 1 film yang tayang di bioskop Semarang dan film ini yang sedang Anda baca sekarang.

Cerita menarik

Diangkat dari sebuah novel, cerita film yang disutradarai Fajar Bustomi ini sangat menarik. Terutama buat remaja. Tayang perdana kemarin, film ini mendapat antusias cukup baik untuk jumlah penonton di jam pertama.


Mengambil setting kota Tokyo - Jepang, Pamela yang berperan sebagai Keiko bertemu dengan pria baru yang pindah ke apartemennya. Ya, pria itu adalah Dion yang berperan sebagai Nishimura Kazuto. Keduanya menjadi inti cerita dari film ini.

Sepanjang cerita, keduanya terlibat kisah asmara yang malu-malu tapi pura-pura mau. Dimasukkannya Morgan sebagai Akira, sahabat dari Dion dan cinta pertama Keiko, alur ceritanya mulai berubah. Saya pikir mereka akan terlibat cinta segitiga.

Bakalan mudah ketebak nih benang merahnya. Saya malah membayangkan film ini adalah film drama Jepang versi Indonesia. Para pemain sangat fasih menggunakan bahasa Jepang, plus dibalut suasana pemandangan kota Tokyo yang indah-indah. Termasuk ramainya masyarakat di sana.


Tapi tebakan saya meleset. Cinta segitiga yang saya anggap akan terjadi konflik malah berbeda dengan alur cerita. Malah jadi kisah cinta berempat. Hadirnya Kimberly membuat suasana lebih sedikit panas. Plus hilangnya ingatan Kazuto setelah dipukuli beberapa orang.

Pamela yang ceria, manja dan gemesin berubah menjadi wanita tegar dan membiarkan semua terjadi begitu saja. Untunglah tidak begitu banyak mendramatisir cerita.

Karakter pemain

Sebelum film ini, saya sangat suka dengan akting Morgan di film Jilbab Traveler. Ada karakter di sana, plus wajah ganteng. Sayang di sini malah tidak begitu terlihat, Morgan yang menjadi dokter dan pria baik seakan menjadi bintang tamu saja.



Paling kuat karakternya di film ini malah Pamela yang punya wajah khas Jepang sekali. Wanita periang, tapi takut akan gelap. Malu-malu tapi berani mengungkapkan sesuatu. Terlihat manja tapi tidak lebay. Saya suka sekali.

Untuk karakter Kazuto, saya melihatnya adalah karakter cool, cuek dan sedikit romantis dengan agak nekat. Dion yang memainkannya buat saya agak kurang untuk aktingnya. Entah mengapa saya berpikir demikian, andai bisa memilih, saya malah inginnya Reza. Mungkin karena yang dicari wajah oriental, memang pilihannya Dion yang terbaik.

Yang lain, seperti Morgan, Brigytha Cynthia, Brandon Salim dan Kimberly Rider sudah cukup melengkapi cerita. Brandon ternyata main satu film bareng ayahnya, Ferry Salim. Semua karakter benar-benar seperti pemain Jepang.

Gambar yang kurang 

Beberapa review film Indonesia yang kofindo review sepertinya masalah gambar tidak akan bermasalah. Karena saya yakin, gambar merupakan element penting dan semua sudah belajar dari masa lalu.

Sayangnya tidak demikian di film yang diproduksi Unlimited Production, Maxima Pictures, ada beberapa bagian yang kurang baik atau terdapat noise. Disayangkan sekali, padahal saya suka ceritanya.


Terlepas dari kekurangan tersebut, menonton film ini membuat kesenangan sendiri. Terutama Suasana yang dibangun. 

...

Film yang diangkat dari buku memang memiliki basis penonton sendiri. Jadi tak heran saat mengetahui jumlah penontonnya lebih banyak ketimbang film Bangkit di hari pertama tayang dan jam pertama.

Ceritanya ringan dan sederhana, dibalut dengan keindahan suasana Jepang membuat saya sangat menikmati. Anggap saja nonton film drama Jepang ala Indonesia dengan teks dibagian bawahnya, karena para pemain sering banget menggunakan bahasa Jepang.

Ada yang bertanya mengapa judulnya Winter in Tokyo (bukan artinya)? Kalau melihat secara keseluruhan filmnya, kenangan saat menunggu seseorang diwaktu hujan sepertinya itu intinya. Suka, jatuh cinta, penasaran, dan patah hati.

Rating : 6.5 (6-10)

Trailer Film Winter in Tokyo


Review film lainnya :
...


Informasi Kerjasama

Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

  1. Thanks untuk sinopsis yang lengkap tentang film ini.

    regards,
    Review Film Hollywood
    http://reviewfilmhollywood.blogspot.com

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Oktober 2026

⚡ SPKLU Ultra Fast Charging 120kW Hadir di Bank Jateng Cabang Utama Semarang

6 Alat Untuk Media Sosial

📱 Era Threads dan Cara Praktis GIIAS Semarang Gaet Konten Kreator Lokal

🚲 Catatan Parkir Sepeda di Novotel Semarang Jalan Pemuda