Maret 2026 dibuka dengan sapaan cuaca cerah di hari Minggu, setelah semalam sebelumnya Semarang diguyur "hujan mewah" yang menyisakan genangan di beberapa ruas jalan. Memasuki bulan ketiga ini, intensitas hujan diprediksi masih akan tinggi hingga akhir bulan. Jadi, sedia payung sebelum hujan tetap menjadi saran paling realistis, meski teriknya matahari Semarang juga siap menemani aktivitas Anda. Momen Puncak: Mudik dan Lebaran 1447 H Ramadan yang masih berlangsung dan berlanjut hingga pertengahan Maret membuat persiapan menjelang Idulfitri kian sibuk. Puncaknya, Idulfitri 1447 H diprediksi jatuh pada sekitar tanggal 20 Maret 2026. Bagi warga lokal, bersiaplah menghadapi "aspal ibu kota" yang semakin padat seiring kedatangan para pejuang rejeki dari perantauan. Bertemu sanak saudara memang menyenangkan, namun saat harus keluar rumah untuk liburan di tengah kemacetan kota, itulah tantangan sesungguhnya. Bagi Anda yang berencana mudik keluar Semarang, manfaatkan progra...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Review Aplikasi MyJNE
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Meski sudah diluncurkan bulan Februari 2016, aplikasi My JNE baru kali ini dotsemarang cicipi. Karena saya pengguna Android, maka saya hanya menjalankannya pada OS ini. Berikut review aplikasinya.
Perusahaan penyedia layanan logistik di Indonesia ini ternyata mampu menjawab tantangan di era teknologi. Aplikasi yang sangat berguna tentunya, mengingat era ini sedang dikuasai pengguna yang melek teknologi.
Tentang Aplikasi My JNE
Aplikasi ini mempunyai ukuran sekitar 7.3Mb, pastikan memori Anda masih tersedia untuk menginstal. OS Android yang dapat menjalannya mulai dari tipe 2.3. Ditawarkan secara cuma-cuma, yang artinya gratis tanpa membeli fitur yang ada.
Setelah menginstal dan membuka, pengguna akan diberi tampilan seperti video yang sudah dotsemarang buat berikut ini.
Terlihat sederhana dengan fitur-fitur yang juga mudah digunakan. Apa Anda tahu fungsi fitur-fitur yang ada? Belum baca detail aplikasi sebelum diinstal tadi. Baiklah, saya coba kasih tahu lagi.
Home
Pertama buka, Anda akan melihat beberapa fitur seperti My Shipment & Check Tariff. Di atasnya ada semacam promosi, sayangnya tidak bisa diklik.
My Shipment sendiri adalah fitur yang dapat mengetahui status pengiriman Anda atau orang lain dengan lebih cepat. Check Tariff memberitahu berapa biaya yang dikirim dari kota asal ke kota tujuan Antar. Fitur ini sangat berguna bila Anda tidak ingin ribet harus pergi ke kantor sekedar bertanya berapa tarif ongkos barang.
JNE Nearby
Fitur ini sekarang banyak digunakan berbagai aplikasi, contohnya Line dan aplikasi jodoh. Jadi tinggal klik, maka kantor JNE disekitar Anda akan langsung tersedia di smartphone Anda. Telusuri deh.
My COD
Ini bukan COD yang artinya Cash On Delivery, tapi Cash On Digital. Artinya, Anda punya uang virtual atau yang sedang tren sekarang, rekening virtual/dompet digital.
Jadi Anda saat membeli barang secara online dapat melakukan pembayaran lewat COD ini. Setelah barang sampai, pihak JNE akan langsung menstransfer uang Anda kepada pengirim.
Untuk menggunakannya, Anda harus masuk mendaftar terlebih dahulu dengan mengisi nama, email, nomor telepon dan password. Setelah dirasa benar, klik Sign Up. Sebuah kotak akan keluar yang mengatakan Anda berhasil registrasi.
Anda akan segera mendapat email konfirmasi. Silahkan klik url yang berwarna biru tersebut. Congratulations! Artinya Anda sudah bisa login sekarang. Kembali ke aplikasi, lalu masukan nomor hp yang tadi digunakan bersamaan password yang udah dibuat.
Bila Anda belum melakukan order lewat situs online, maka isinya kosong. Untuk sementara, dotsemarang hanya sampai di sini saja mengeksplore. Ini karena belum ada transaksi yang dilakukan.
Soal mengisi rekening virtual tersebut. Istilahnya saldo. Anda tinggal Top Up lewat ATM. Karena JNE bekerjasama dengan Permata Bank, Anda bisa lewat bank tersebut. Namun bila lewat bank lain, tinggal transfer dengan kode 013 (kode buat Permata Bank). Intruksinya ada di fitur My COD Wallet.
My COD Wallet
Menampilkan halaman profil pengguna. Bagian tengahnya ada tombol yang diklik maka akan muncul beberapa fitur baru lagi. Ada Transfer, Top UP, Cash Out dan Histroy. Klik saja, semua akan dijelaskan di sana.
...
Semakin banyak perusahaan saat ini mengadopsi layanan berbasis aplikasi. Tujuannya tentu untuk memudahkan pelanggan dan sekaligus menjawab tantangan di era yang serba kompetisi.
Dotsemarang sendiri melihat aplikasi ini juga dapat membangun kepercayaan pelanggan karena mampu mengetahui kemana arah barang yang dikirim, rekening virtual yang tidak buat ribet dan lainnya.
Targetnya jelas, masyarakat modern yang sekarang terus berkembang memanfaatkan teknologi. Pengguna yang memiliki online shop dan pelaku UMKM yang diharapkan bisa menjembatani pengiriman barang.
Tapi harus tetap diperhatikan adalah, namanya teknologi tak lepas dari kekurangan. Apakah ini dari manusianya atau teknologi pendukungnya seperti internet. Bagaimana menurut Anda?
Maret 2026 dibuka dengan sapaan cuaca cerah di hari Minggu, setelah semalam sebelumnya Semarang diguyur "hujan mewah" yang menyisakan genangan di beberapa ruas jalan. Memasuki bulan ketiga ini, intensitas hujan diprediksi masih akan tinggi hingga akhir bulan. Jadi, sedia payung sebelum hujan tetap menjadi saran paling realistis, meski teriknya matahari Semarang juga siap menemani aktivitas Anda. Momen Puncak: Mudik dan Lebaran 1447 H Ramadan yang masih berlangsung dan berlanjut hingga pertengahan Maret membuat persiapan menjelang Idulfitri kian sibuk. Puncaknya, Idulfitri 1447 H diprediksi jatuh pada sekitar tanggal 20 Maret 2026. Bagi warga lokal, bersiaplah menghadapi "aspal ibu kota" yang semakin padat seiring kedatangan para pejuang rejeki dari perantauan. Bertemu sanak saudara memang menyenangkan, namun saat harus keluar rumah untuk liburan di tengah kemacetan kota, itulah tantangan sesungguhnya. Bagi Anda yang berencana mudik keluar Semarang, manfaatkan progra...
Saat pertama kali mengitari deretan menu yang siap dihidangkan, pandangan kami sempat terhenti pada sebuah stall sederhana. Namanya Nasi Glewo . Awalnya terlihat biasa saja, namun setelah mendapatkan penjelasan dari pihak hotel, kami langsung bergegas mengambil piring. Oh, jadi begini penampakannya. Pernahkah terpikir ada kuliner Semarang yang sekilas mirip dengan Nasi Gandul khas Pati? Jujur saja, dalam dunia perkulineran kami merasa masih cukup awam. Namun jika bicara soal rekomendasi kuliner di Semarang, mungkin beberapa arsip artikel yang sudah kami tulis bisa menjadi referensi. Menariknya, Nasi Glewo belum pernah sekalipun mampir dalam postingan blog kami. Perjumpaan di Hotel Horison Nindya Semarang ini resmi menambah daftar panjang kekayaan rasa lokal yang patut kami rekomendasikan, meski untuk saat ini, lokasi yang baru bisa kami temukan adalah di hotel ini saja. Kuliner Legendaris yang Kian Langka Rasa penasaran membawa kami menelusuri jejaknya di jagat maya. Berbeda dengan T...
Kami benar-benar dibuat kaget saat mendengar kabar Hotel Harris Semarang resmi berganti baju menjadi Horison Ultima . Perubahan ini ternyata sudah terjadi sejak awal tahun 2026. Padahal, setiap menuju Simpang Lima saat Car Free Day (CFD), kami sering melewati jalan utama menuju hotel ini tanpa menyadari ada transisi besar di baliknya. Apa yang sebenarnya terjadi? Kabar ini baru kami ketahui secara tidak sengaja saat bertemu rekan hotel yang dulunya merupakan tim pemasar Harris Hotel Semarang. Beliau yang kini bertugas di Grand Candi Hotel, mengundang kami dalam sebuah acara buka puasa (19/2). Mengingat beliau sudah sangat identik dengan Harris, perpindahan ini tentu mengejutkan bagi kami. Momentum Rebranding di Awal Tahun Karena penasaran, beberapa hari kemudian kami langsung meluncur ke lokasi. Kebetulan waktunya berbarengan dengan aktivitas Pasar Tumpah atau Pasar Minggu di sepanjang Jalan Ki Mangunsarkoro. Ini jadi alasan tepat bagi kami untuk memotret langsung perubahan yang terj...
Tahun ini, kami memutuskan untuk mengambil sudut pandang yang berbeda. Jika biasanya ciri khas Dugderan yang kami incar adalah keriuhan arak-arakan di jalanan , kali ini fokus kami beralih ke titik akhir prosesi: Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) . Siapa sangka, suasananya ternyata tidak kalah ramai dan punya magnet tersendiri. Senin sore (16/2), ruas Jalan Gajah Raya tampak lebih padat dari biasanya. Kemacetan mulai mengular, terutama di akses masuk lingkungan MAJT. Semua mata tertuju pada kedatangan rombongan Wali Kota Semarang yang akan menutup tradisi Dugderan sebagai penanda datangnya bulan suci Ramadan. Ganti Suasana: Antara Nyaman dan Penasaran Sebenarnya, kami jarang memilih menunggu di MAJT. Bagi kami, momentum paling menarik biasanya tetaplah arak-arakan yang menempuh rute dari Balai Kota menuju Masjid Agung Semarang (Kauman). Namun, ada kalanya kami ingin ganti suasana. Selain alasan mencari perspektif baru, jujur saja, kami lagi malas harus ikut berdesak-desakan di pinggir ja...
Seperti tahun-tahun sebelumnya, langkah kaki kami kembali tertuju ke sini setiap bulan Ramadan. Menyesap suasana bangunan bersejarah, mendengarkan ceramah yang meneduhkan, dan tentu saja, menanti semangkuk Bubur India dengan resep legendaris yang sudah bertahan ratusan tahun . Namun, ada satu pemandangan yang sempat luput dari ingatan kami. Penasaran? Geliat UMKM di Depan Masjid Sabtu malam (21/2), kami sedikit dibuat kaget dengan deretan tenda yang terpasang rapi di depan Masjid Jami Pekojan. Apakah ada bazar atau pasar Ramadan dadakan? Maklum, selama ini setiap berkunjung ke sini, jarang sekali ada aktivitas "ekstra" seperti ini di area depan. Setelah memarkirkan sepeda dan berbincang dengan penyelenggara, barulah kami tahu kalau tenda-tenda tersebut bukan agenda internal pihak masjid. Melainkan inisiatif warga kampung sekitar yang berkolaborasi dengan para pelaku UMKM. Sebuah pemandangan yang segar, melihat ekonomi lokal ikut berdenyut di pelataran cagar budaya. Digitali...
Salam kenal bloggers semarang. Menarik membahas soal JNE
ReplyDelete