Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

PR Film Indonesia di Semarang


Tidak mudah memang untuk memenuhi semua keinginan penonton. Tapi sebagai penonton, saya juga bisa merasa kecewa saat beberapa film Indonesia tidak tayang di bioskop tempat saya tinggal seperti biasanya.

Salah satu pengikut akun twitter Kofindo menyebutkan bahwa 'Dari 12 film Indonesia yang rilis di bulan Agustus, hanya 5 film yang tayang di Semarang'.

Mengecewakan, bukan? Apalagi akses informasi yang begitu mudah didapat, tidak terbatas dari website official Cinema 21, banyak yang menginformasikan film-film yang tayang akan datang. Saya dan penonton yang mencintai film Indonesia tentu harap-harap cemas, tayang nggak ya.


Kebijakan dari pusat 

Ini jadi PR tersendiri buat Semarang kalau begini terus. Masa, saya harus keluar kota untuk menonton saking dibilang mencintai itu tanpa pamrih. Bukan begitu juga kali.

Kofindo sendiri selalu berusaha meluangkan waktu untuk pergi ke bioskop tiap kamis. Selama kondisi dompet masih aman, Kofindo pasti pulang dari bioskop dapat 1 review film buat ditayangan di blog ini.

Saya sempat bertanya kepada karyawan di bioskop yang nayangin film-film Indonesia, Cinema XXI Mal Ciputra. Permasalahan mengapa film tidak tayang itu adalah urusan pusat. Itu kebijakan dari sana, begitu salah satu sumber yang saya tanya.

Kalau soal layar, saya rasa juga tidak mungkin mengingat bioskop di sini sudah direnovasi. Mungkin dalam kacamata bisnis, film yang tidak dapat menarik animo masyarakat Semarang bisa menjadi kerugian. 

Semarang memang tergolong unik untuk minat menonton. Saya juga setuju untuk ini. Saking uniknya, kita dengan mudah dapat menebak  film seperti apa yang bakalan ramai untuk ditonton.

...

Terakhir saya menonton hingga tulisan ini dibuat adalah film Surat Untukmu. Reviewnya masih pending, ya. September sudah di depan mata. Apakah bioskop Semarang masih akan mendapat rapor merah atau jadi PR.

Apakah hanya film berkualitas saja yang dapat dinikmati? Sebagai penonton tiap hari kamis, meski hanya 1 film, Kofindo dan mungkin beberapa orang akan kecewa. Ya, kecewa aja karena tidak dapat melawan kebijakan dari pusat. Masa yang nonton cuma 1-2 orang saja.

Semoga PR ini bisa teratasi kedepannya.

Artikel terkait :
...

Informasi Kerjasama

Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

🏙️ HUT Kota Semarang ke-479: Absennya Tradisi Lomba Logo, Fokus ke Layanan Publik?

🍜 Mencicipi Eko Mie di Masjid Agung Jawa Tengah, Strategi Jemput Bola yang Mewah

🎂 Satu Tahun XLSMART: Jembatan Komunikasi Baru dan Banjir Promo Anniversary

📝 Di Balik Narasi Kota: Sebuah Catatan Tentang Kejujuran dan Titik Jenuh