Selamat Tahun Baru 2026! Suara dar-dir-dor di langit Kota Semarang semalam menjadi penanda dimulainya perjalanan baru yang siap kita hadapi. Mari persiapkan segalanya dan jangan lupa simpan halaman ini sebagai kompas untuk mengarungi bulan Januari. Saat tulisan ini kami susun, langit Semarang tampak cerah merona. Kondisi yang berbanding terbalik dengan hari sebelumnya yang terus-menerus diselimuti mendung sejak pagi dan diguyur hujan dari siang hingga malam. Semoga ini menjadi pertanda baik, bahwa hal-hal sulit akan segera berganti dengan kebaikan di tahun yang baru. Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 Agenda nasional, khususnya jadwal hari libur, tentu akan sangat memengaruhi ritme event di Kota Semarang. Kabarnya, tahun 2026 ini kita punya modal 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama . Dengan banyaknya tanggal merah, rencana liburan atau sekadar staycation di dalam kota sudah harus ditentukan dari sekarang. Apalagi tahun ini bulan puasa datang lebih awal. Silakan atur d...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Review Film 3 Dara
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Film dengan durasi 86 menit ini bukan saja memberi tontonan segar kepada penontonnya, tapi juga ngajarin kaum laki-laki untuk lebih menghargai seorang wanita. Sudah lebih dari 1 bulan film ini bertahan di bioskop Semarang, mungkin ini alasannya?
Film 3 Dara resmi diluncurkan di bioskop tanah air tanggal 23 September 2015. Saya sendiri malah baru nonton per 23 Oktober. Benar-benar terlambat untuk pamer di sini. Menariknya, jadwal pemutaran film ini selalu full di Cinema XXI Semarang.
Cerita yang berbeda
Salah satu yang digaris bawahi tentang film ini adalah cerita yang unik, menarik dan jarang ditemui. Dan mungkin alasan terbaik menggambarkan film yang dibintangi Tora Sudiro, Adipati Dolken, dan Tanta Ginting ini adalah jalan ceritanya yang berbeda diantara sekian film yang pernah saya tonton untuk film Indonesia.
Bila film-film selanjutnya seperti ini, saya yakin deh kedepan film Indonesia akan diburu penonton. Pada saat saya menonton, meski sudah 1 bulan, antusias film ini di Semarang masih sangat ramai.
Perpaduan Karakter
3 Dara berhasil mengkombinasikan 3 aktor yang punya penggemarnya sendiri dibelantika perfilman tanah air. Pamor Tora Sudiro yang pada jamannya selalu hits, saya adalah salah satu penggemarnya, identik dengan peran komedinya.
Adipati Dolken bukan sekedar aktor muda yang namanya terus berkibar tahun ini, basis penonton muda terutama remaja adalah target empuk untuk menjangkau jumlah penonton agar tertarik ke bioskop.
Nama terakhir, Tanta Ginting adalah aktor baru yang namanya semakin melejit. Tahun ini, entah sudah berapa banyak kesuksesan yang berhasil ia perankan menjadi modal utama bagi pihak film untuk menggunakan jasanya sebagai pendobrak baru pemain yang masih segar.
Ya, tanpa sadar ketiganya mampu melejitkan film 3 Dara bertahan hingga sekarang. Saya apresiasi untuk film ini yang mampu mencoba ketiga karakter tersebut.
Kekuatan cerita
Film ini tidak memasukkan unsur komedi berlebihan dan tidak ada pemain dengan karakter khusus yang spesialis membuat penonton tertawa. Cukup Tora Sudiro yang dikenal penonton Indonesia punya personal branding sebagai aktor komedi.
Saya menikmati film ini dengan sangat baik. Bahkan tertawa bareng dengan penonton. Dari awal hingga akhir, ceritanya sangat kuat. Seperti film petualangan yang tidak melewatkan bagian-bagian penting dari cerita sebenarnya.
Film modern
Latar belakang film ini tentang kehidupan pria-pria masa kini yang lebih modern. Dan Jakarta menjadi pilihannya. Yang terjadi adalah realita yang sebenarnya ada disekitar kita. Mungkin ini juga yang membuat banyak remaja dari pelajar hingga pekerja yang ada di dalam bioskop bersama saya tertarik untuk menyaksikan film ini.
Desain Poster dan trailer yang memikat
Sebelum memutuskan menonton film ini, saya selalu menyempatkan untuk menonton trailernya. Dan mereka mengemasnya dengan sangat baik. Ditambah poster yang menaruh ketiga aktor sebagai covernya. Keren pokoknya.
Unsur edukasi & sisi komedi
Rasa penghormatan tinggi terhadap kaum wanita adalah garis besar kesimpulan film ini. Jangan meremehkan mereka atau mempermainkan, karena bila posisinya dibalik, kejadiannya bakalan Anda temukan di sini. Alhasil penonton dibuat terpingkal-pingkal oleh ketiga pemain film ini.
...
Ketika saya menulis film 3 (Alief Lam Mim), bahkan tanggal tayangnya bersamaan, dengan antusias tinggi tanpa sadar di bioskop Semarang film ini malah tidak bertahan lama. Menyedihkan juga rasanya. Apalagi film ini memanfaatkan teknologi dan kamera yang diatas rata-rata.
Toh, itu percuma bila film yang dibuat harus turun lebih cepat juga pada akhirnya. Ternyata selera penonton saat ini begitu tinggi kualifikasinya. Film 3 Dara bukan sekedar berhasil menarik minat penonton tapi juga berhasil mengemasnya menjadi tontonan segar dan berkualitas.
Mungkin bisa sebagai masukan bagus saat ini kepada pembuat film, untuk memahami selera pasar (penonton). Sudah nonton film 3 Dara? Berikut trailernya ;
Semenjak kembali menggunakan layanan internet operator dari XL Axiata bulan Juli kemarin , ada pertanyaan besar dipikiran kami tentang paket Xtra Combo Flex yang tidak tersedia di aplikasi MyXL. Apakah hanya kami saja yang kebingungan? Dikenalkan sejak bulan Maret 2022, paket Xtra Combo Flex ternyata sangat menarik dari sisi pembagian kuota, seperti bonus hingga gratis berlanggananan konten Vidio. Tidak ada di aplikasi Hanya saja, sebagai pengguna baru yang membeli kartu perdana yang langsung mendapatkan paket Xtra Combo Flex, kami agak bingung saat mencarinya di aplikasi MyXL. Apalagi bonus-bonus yang harus diklaim lewat aplikasi, mau tidak mau membuat kami harus menginstal aplikasinya ke smartphone. Di mana paket Xtra Combo Flex? Dari daftar paket utama pun tidak ada tersedia sama sekali. Sudah kami cari-cari dibeberapa menu lainnya, hasilnya tetap nihil. Paket yang tersedia di paket utama (lihat gambar) hanya ada Akrab, Akrab Mini, Xtra Combo Plus, Xtra Combo Mini, Xtra On dan ...
Selamat Tahun Baru 2026! Suara dar-dir-dor di langit Kota Semarang semalam menjadi penanda dimulainya perjalanan baru yang siap kita hadapi. Mari persiapkan segalanya dan jangan lupa simpan halaman ini sebagai kompas untuk mengarungi bulan Januari. Saat tulisan ini kami susun, langit Semarang tampak cerah merona. Kondisi yang berbanding terbalik dengan hari sebelumnya yang terus-menerus diselimuti mendung sejak pagi dan diguyur hujan dari siang hingga malam. Semoga ini menjadi pertanda baik, bahwa hal-hal sulit akan segera berganti dengan kebaikan di tahun yang baru. Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 Agenda nasional, khususnya jadwal hari libur, tentu akan sangat memengaruhi ritme event di Kota Semarang. Kabarnya, tahun 2026 ini kita punya modal 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama . Dengan banyaknya tanggal merah, rencana liburan atau sekadar staycation di dalam kota sudah harus ditentukan dari sekarang. Apalagi tahun ini bulan puasa datang lebih awal. Silakan atur d...
Semarang di awal tahun 2026 ini masih menyimpan kejutan yang sama. Di tengah perubahan wajah kota yang semakin modern dan harga kebutuhan yang terus merangkak naik, ada satu sudut di Jalan Gajah Raya yang seolah "menolak" untuk ikut-ikutan tren kenaikan harga. Pada Jumat pertama bulan Januari (9/1), sebelum menunaikan ibadah salat Jumat, kami menyempatkan diri mampir sejenak ke Menara Al-Husna . Menara yang menjadi ikon Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) ini memang perlu kami perbarui informasinya, mengingat postingan terakhir kami di blog ini sudah berumur empat tahun sejak 2022 lalu. Masih Konsisten dengan Harga Lama & Support QRIS Saat melangkah menuju loket, kami sejujurnya sudah menyiapkan diri jika ada penyesuaian tarif. Namun, kejutan manis menanti di balik kaca loket. Harganya ternyata tetap konsisten di angka Rp10.000 per orang . Menariknya lagi, bagi kami yang jarang membawa uang tunai, pengelola sudah menyediakan opsi pembayaran QRIS atau non-tunai . Jadi, tid...
Kami benar-benar tidak menyangka jika Nabila Maharani turut diundang untuk meramaikan acara. Usai seluruh rangkaian prosesi utama digelar, penampilannya hadir memberi warna tersendiri. Seperti apa sebenarnya suasana saat ia naik ke atas panggung peluncuran Jawa Tengah Calendar of Event (CoE) 2026 di Gedung Ki Narto Sabdo pada 28 November 2025 lalu? Jujur saja, kami baru bisa mengeluarkan postingan ini setelah beberapa bulan berlalu. Entah kenapa prosesnya terasa begitu lama, hingga rasanya momen sakral dari acaranya sendiri sudah mulai memudar saat tulisan ini dibagikan. Namun, memori tentang penampilannya malam itu terlalu sayang untuk dilewatkan begitu saja. Menutup Rangkaian dengan Hangat Bagi kami, pilihan menghadirkan Nabila adalah langkah yang sangat pas. Suaranya yang lembut dan karakternya yang membumi seolah menyatu sempurna dengan interior kayu serta tata cahaya panggung Ki Narto Sabdo yang syahdu. Momen ini seketika mengingatkan kami pada sosok Fanny Soegi yang juga menjad...
Kami kembali mengulas tentang gelaran PON Bela Diri Kudus yang sebelumnya sempat kami singgung di halaman blog lainnya . Meski tidak hadir secara langsung di lokasi pertandingan, event perdana ini tetap memiliki daya tarik yang sangat kuat untuk diulik, terutama jika kita melihatnya dari kacamata sport tourism . Secara definisi, sport tourism adalah kegiatan wisata yang dikombinasikan dengan olahraga, baik sebagai peserta maupun penonton. Dalam konteks ini, PON Bela Diri Kudus berhasil memenuhi seluruh kriteria tersebut dengan sangat apik. Momentum untuk Kalender Pariwisata Jawa Tengah Melihat kesuksesannya, sudah seharusnya Disporapar Jawa Tengah memasukkan event dua tahunan ini ke dalam kalender resmi mereka agar gaungnya semakin masif di masa mendatang. Apalagi dengan kepastian bahwa tahun 2027 nanti Kudus akan kembali menjadi tuan rumah, kami tentu berharap bisa kembali bersinergi dalam promosi digitalnya. Lantas, mengapa PON Bela Diri ini layak masuk kategori sport tourism ...
Trailernya udah bikin pengin nonton sih. Kayaknya untuk penonton Indonesia, aktor yg terkenal dan film yg kocak masih cukup menjual? :)
ReplyDeleteYup betul. Sekarang memang seperti ini pasarnya
Delete