Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

Melirik Star Indesign, Bisnis Boneka Karakter


Mengungkapkan ekspresi seperti pernikahan atau lulus wisuda dengan sebuah boneka karakter tentu sangat menyenangkan. Ada sisipan kenangan yang akan selalu diingat bila melihatnya. Inilah yang saya lihat dari bisnis teman saya berikut ini.

Saat hari raya Idul Adha, 24 September 2015, tak sengaja saya melihat ‘update status facebook’ teman saya yang begitu menarik. Alih-alih mengucapkan hari raya, saya malah langsung bertanya tentang bisnis yang sedang ia geluti. Apakah ini startup?

Nama pendirinya adalah Dwi Septia, wanita dan masih berstatus mahasiswi di salah satu perguruan tinggi swasata di Semarang. Bisnis yang ia geluti ini pada awalnya konsen dengan wallsticker, semacam wallpaper dinding dengan berbagai pernak pernik menarik.

Bisnis tersebut sudah berjalan 2 tahun, namun akhirnya berubah menjadi starindesign. Saat melihat media yang digunakan, instagram @starindesign, produk-produknya dipajang disana. Berbagai boneka karakter ditampilkan, lucu dan menarik.

Perubahan nama bisnis dari wallstiker ke Indesign itu sendiri dikarenakan sang pendiri suka hal berbau desain interior dan handmade. Pikirnya, mengapa tidak digabungkan saja keduanya.

Dari perubahan nama tersebut, kini Indesign menjadi sebuah tempat produk-produk dari teman-teman yang juga memproduksi handmade. sang pendiri berusaha membantu menyalurkan produk-produk tersebut biar banyak orang yang lebih mengenal.

Tidak hanya membuat boneka karakter atau flanel, layanan jasa lainnya seperti wallpaper roll, desain karakter, gantungan kunci, desain interior dan lainnya juga bisa dilakukan.

Informasi Star Indesign dapat dilihat di Instagram. Untuk website atau blog, saya belum melihatnya. (website di bio instagram sudah tidak aktif).



Informasi Pemasangan Iklan

Hubungi @dotsemarang
Email : dotsemarang [@] gmail.com

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

🏙️ HUT Kota Semarang ke-479: Absennya Tradisi Lomba Logo, Fokus ke Layanan Publik?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

⛪ Karnaval Paskah Kota Semarang 2026: Rekor Peserta dan Pesan Persatuan yang Semakin Kuat

🌙 Mengapa di Chromebook Tidak Ada Tombol 'Sleep'?