Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Oktober 2026

Image
Selamat datang di bulan Oktober! Tidak terasa kita sudah memasuki kuartal terakhir di tahun 2026. Seperti bulan-bulan sebelumnya, Kota Semarang kembali menghadirkan beragam deretan kegiatan menarik yang siap mengisi agenda akhir pekan maupun hari kerja kamu. Kami tak menyangka meninggalkan September dengan banyak kejutan. Mulai dari daftar acara Semarang yang lebih banyak dari Agustus dan kejutan acara yang terus bertambah tanpa kami ketahui. Agenda Besar Utama Oktober 2026 Peringatan Pertempuran 5 Hari di Semarang Tanggal: 14 – 15 Oktober 2026 (Gladi & Puncak Acara) Lokasi: Kawasan Tugu Muda Semarang Deskripsi: Momen bersejarah tahunan Kota Semarang untuk mengenang jasa para pahlawan. Menampilkan drama teatrikal perjuangan kolosal, upacara khidmat, serta penutupan/pengalihan arus lalu lintas sementara di kawasan Tugu Muda. Kali ini, bulan baru, Semarang sudah diramaikan dengan pameran otomotif skala nasional, panggung fashion, gelaran musik komunitas, kumpul sepeda tua, hingga ...

Data Statistik Internet Dunia Bulan September 2015



Sekitar 57 persen populasi manusia di Bumi tidak terjangkau internet (offline) hingga akhir 2015 nanti. Jumlah tersebut setara dengan 4,2 miliar orang dari seluruh negara.

Referensi ini didapatkan dari bangka.tribunnews.com (27/9/2015) yang juga mengutip dari Nextren dari Engadget (Selasa (22/9/2015). Informasi yang dipost sangat menarik untuk diketahui. Berikut data selengkapnya.

80 persen dari penduduk dunia yang tinggal di negara-negara maju dan berkembang telah terhubung dengan internet. Sementara jumlah penduduk yang terhubung dengan internet di negara-negara miskin dunia hanya sekitar 6,7 persen. Kesenjangan persentase antara negara maju dan negara tertinggal ini sangat jauh.

PBB juga menyoroti sedikitnya konten internet yang tersedia dalam bahasa lokal. Mereka berpendapat tidak ada gunanya menyediakan internet cepat namun isi situsnya tidak bisa dibaca penduduk lokal.

PBB meyakini usaha perusahaan-perusahaan teknologi dunia dalam mengembangkan internet murah, seperti Facebook dan Google, bisa membantu kesenjangan ini. Namun PBB juga mengatakan bahwa perlu usaha dan solusi riil yang lebih komprehensif.

Akses ke internet tentu saja dipengaruhi oleh kondisi sosial ekonomi suatu negara. PBB pun mendesak agar negara-negara mulai memikirkan tentang broadband, selain isu-isu seputar kemiskinan dan diskriminasi.

Badan dunia tersebut memprediksi baru pada tahun 2021 mendatang sekitar 60 persen penduduk dunia terhubung dengan internet, terdorong oleh penetrasi smartphone. Jumlah pelanggan data mobile diyakini akan sama jumlahnya dengan pelanggan ponsel reguler pada 2020 mendatang.

…

Paling digarisbawahi diatas adalah PBB yang menyoroti konten internet yang menggunakan bahasa lokal. Kalau di negara Indonesia sendiri memang banyak bahasa lokal tapi Indonesia sepertinya sudah cukup. Bila harus menggunakan bahasa lokal, sepertinya harus dicoba di beberapa wilayah pedesaan atau pedalaman. Menarik.

Soal akses yang diprediksi tahun 2021, tentu dari sekarang bisa benar-benar terus dikejar khususnya yang ada di sekitar juga. Karena sekitar masih ada juga yang belum terlihat maksimal.

Sumber klik
Gambar : Google

…

Informasi Pemasangan Iklan

Hubungi @dotsemarang
Email : dotsemarang [@] gmail.com

Comments

  1. Wah rumah baru ya sekarang? Lebih adem sepertinya, dan tentu saja lebih bebas berekspresi karena tanpa embel2 sponsor lagi. Tetap semangat ya Friend... #SalamBlogger :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe.. Terima kasih, mas Dwi. Semoga ini yang terbaik saat ini

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Oktober 2026

6 Alat Untuk Media Sosial

📱 Era Threads dan Cara Praktis GIIAS Semarang Gaet Konten Kreator Lokal

🚲 Catatan Parkir Sepeda di Novotel Semarang Jalan Pemuda

🏨 Memburu Galeri Sido Muncul Hotel Tentrem Semarang: Dari Ghosting ke Bola