Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

Image
Selamat datang bulan September 2026 di Kota Semarang! Memasuki bulan kesembilan ini, ibu kota Jawa Tengah langsung bersiap menyambut gelombang agenda skala besar yang silih berganti mengisi akhir pekan maupun hari kerja. Dari perhelatan budaya, religius tingkat nasional, hingga pameran otomotif dan festival musik, semuanya siap tumpah ruah meramaikan sudut-sudut kota. Bagi para pelancong, pemburu visual, maupun warga lokal yang ingin merencanakan agenda bulanan agar tidak kecele dengan jadwal padat, berikut adalah rangkuman daftar agenda acara di Kota Semarang sepanjang bulan September 2026. Agenda Besar Utama September 2026 Festival Kota Lama 2026 Waktu: 4 – 20 September 2026 Lokasi: Kawasan Kota Lama Semarang (termasuk titik-titik ikonik seperti Gedung Yayasan Kanisius, area Metro Point, Fasad Marba, hingga Gedung Oudetrap). Catatan: Kembalinya titik keramaian ke area Gedung Yayasan Kanisius diprediksi bakal membuat selebrasi heritage tahun ini semakin meriah dan meluas. MTQ Nasio...

Tlogosari Semarang Hari Ini?

Minggu pagi, 27 Juli 2025, kami memilih jalan-jalan ke Tlogosari ketimbang ikutan ramainya Arak-arakan Cheng Ho. Entah kenapa, kaki ini kok ya ngajak ke sini. Mungkin karena kenangan lama yang tiba-tiba nendang, atau karena kami sadar belum pernah nulis khusus soal Tlogosari di blog. Semoga ini jadi pembuka kran buat cerita-cerita lain, deh!

Tlogosari, apa kabar? Sudah bertahun-tahun kami nggak mampir ke kawasan ini, yang dulu jadi bagian tak terpisahkan dari masa kuliah kami sebelum 2020. Dari nongkrong di warung kopi pinggir jalan, ngumpul di kosan temen sambil ngerumpi, sampai momen kepepet jual hape demi nutup pengeluaran dadakan—semuanya ada di Tlogosari.

Pas balik lagi, kami kira bakal ketemu suasana baru. Eh, ternyata Tlogosari Raya masih sama ramainya. Warung bakso legendaris di pojokan masih setia menyapa dengan kuah gurih yang bikin kangen. Bapak-bapak di gang juga masih asyik ngobrol, dari soal harga beras sampai prediksi bola. Kayak pulang ke rumah lama, deh, semua serasa familiar.

Tapi, apa bener nggak ada yang berubah? Kami jalan-jalan lebih jauh, dan ternyata ada cerita baru di balik wajah Tlogosari yang “gitu-gitu aja”. Di beberapa sudut, warung kopi kekinian mulai bermunculan, lengkap dengan wifi dan menu latte yang Instagramable. Katanya, UMKM di sini juga lagi naik daun. Dari makanan ringan kayak keripik tempe sampai kerajinan tangan, sekarang udah go online dan dikirim sampai luar kota. Keren, nggak?

Cuma, nggak semua cerita di Tlogosari seindah latte art. Warga bilang kawasan Tlogosari Kulon masih suka kebanjiran pas hujan deras, bahkan sempat bikin mobil kelelep awal 2025 ini. Sungai Tlogosari yang dangkal jadi biang keladinya. Terus, hawa di sini sekarang lebih gerah, mungkin karena pohon-pohon rindang yang dulu bikin adem udah banyak yang hilang. Nostalgia sih, tapi kami kangen Tlogosari yang dulu lebih hijau.

Buat kami, Tlogosari hari ini kayak sahabat lama yang setia sama karakternya: ramai, hangat, tapi nggak lepas dari drama khas Semarang. Kami berharap ke depan Tlogosari bisa lebih asri, sungainya nggak bikin deg-degan tiap hujan, dan UMKM-nya makin mendunia. Tapi jujur, yang bikin kami selalu pengen balik ya suasana “rumah” di sini—campuran bau sate, suara klakson, dan tawa warga yang bikin hati hangat.

Kalian, kapan terakhir mampir ke Tlogosari? Ceritain dong di kolom komentar, apa yang bikin kalian kangen sama kawasan ini!

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

💡 Lebih Bahaya dari Hoaks: Mengenal 'Misleading Content' dan Peran Penting Blogger

📲 PlayFix dan iFixied Semarang: Pengalaman Langsung Masuk ke Dalam Servis Gadget

🌸 Ketika Madukoro Mendadak ‘Jepang’: Fenomena Tabebuya, Algoritma Threads, dan Budaya FOMO Kota

🇮🇩 Bukan Cuma Bulan Puasa, Car Free Day Simpang Lima Semarang Juga Libur Pas Momen 17-an

⚽ Review Main Bola Malam Hari di Kick Off POJ Semarang