Favorit

Agenda Kota Semarang Bulan September 2025

Image
September tiba, dan vibes ceria ala Vina Panduwinata kayaknya pas banget buat nyanyi di hati warga Semarang. Bukan cuma soal lagu, tapi juga tentang suka cita menyambut event tahunan yang selalu bikin Kota Lunpia ini hidup. Penasaran apa aja yang bakal ngeramein September 2025? Yuk, kita intip! Bulan Agustus kemarin, Semarang kebanjiran 40 acara yang bikin kota ini nggak pernah sepi. Nah, September ini nggak kalah seru. Dua event besar udah antre buat ngajak kamu nostalgia, jalan-jalan, sampai nyanyi-nyanyi di tengah gemerlap kota. Apa aja sih? Festival Kota Lama Semarang 2025: Nostalgia di Little Netherlands Tanggal 4-14 September 2025, kawasan Kota Lama bakal disulap jadi panggung budaya super meriah dengan tema Color of Unity. Bayangin, Gedung Blenduk dan Marba yang ikonik itu jadi latar pertunjukan seni, kuliner legendaris, sampai pameran yang bikin kamu serasa jalan-jalan ke masa lalu.  Ada Pasar Sentiling yang siap manjain lidah dengan jajanan tempo dulu, dari lumpia legenda...

Agenda Semarang Great Sale 2025

Setiap bulan Agustus, Kota Semarang selalu punya cara untuk memanjakan warganya dengan event tahunan yang ditunggu-tunggu: Semarang Great Sale (Semargres). Di tahun 2025, Semargres hadir dari 1 hingga 31 Agustus, membawa semangat baru untuk memeriahkan kota. 

Hampir saja kami lupa dengan event satu ini yang sudah kami ikuti sejak tahun 2013 lewat blog dotsemarang. Kira-kira apa saja yang membuat Semargres 2025 spesial dibandingkan tahun-tahun sebelumnya? Yuk, simak!

Tema dan Semangat Baru

Semargres 2025 mengusung tema Collaboration and Innovation, yang mencerminkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari UMKM, pasar tradisional, hotel, restoran, mal, hingga pelaku digital marketplace. 

Tema ini jadi cerminan bagaimana Semarang terus berinovasi untuk menghadirkan pengalaman belanja dan wisata yang lebih seru, baik untuk warga lokal maupun wisatawan.

Acara pembukaannya digelar meriah pada 4 Agustus 2025 di Awann Costa, POJ City Semarang, destinasi baru yang kini jadi favorit banyak orang. Meski kami sendiri belum sempat mampir ke sana—jauh juga dari tempat tinggal kami—kabarnya acara pembukaan ini sukses bikin heboh dengan parade dan pertunjukan yang penuh warna.

Siapa Saja yang Terlibat? 

Kami menulis ini bukan karena press release atau kerja sama berbayar, melainkan karena penasaran dan menggali informasi lewat mesin pencari serta bantuan AI. Semargres 2025 melibatkan 90 pusat perbelanjaan, 80 hotel, 9 pasar tradisional, dan 5 pusat PKL. 

Tak ketinggalan, asosiasi seperti PHRI, APPBI, dan APRINDO juga ikut meramaikan. Kolaborasi ini menunjukkan betapa besar skala acara ini untuk menggerakkan roda ekonomi kota.

Target Ekonomi yang Ambisius

Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Semarang menargetkan transaksi Semargres 2025 mencapai Rp350 miliar, naik dari Rp311 miliar di tahun sebelumnya. Angka ini menunjukkan optimisme akan daya tarik acara ini, baik untuk pembeli maupun pelaku usaha.

Fakta Menarik Semargres 2025  

Apa yang bikin Semargres 2025 layak jadi sorotan? Berikut tujuh fakta seru yang kami rangkum:  

  1. Digitalisasi Makin Ngegas: Semargres 2025 makin canggih dengan aplikasi Semargres yang memudahkan pengunjung melacak promo dan kupon. Banyak merchant juga bekerja sama dengan platform e-commerce dan dompet digital, membuat belanja online jadi bagian dari kemeriahan.  
  2. Semarak Komunitas Lokal: Komunitas seni, musisi, dan kreator konten Semarang ikut memeriahkan acara. Parade pembukaan di Awann Costa, misalnya, menampilkan tarian kontemporer dan musik tradisional yang dikemas modern, bikin suasana makin hidup.  
  3. Panggung untuk UMKM: Semargres 2025 memberi tempat spesial untuk UMKM dengan booth di Simpang Lima dan Kota Lama. Ini jadi kesempatan emas bagi pelaku usaha kecil untuk unjuk gigi.  
  4. Ramah Lingkungan: Beberapa merchant mulai menerapkan konsep eco-friendly, seperti mengurangi plastik sekali pakai dan mempromosikan produk lokal yang berkelanjutan.  
  5. Hadiah Bertema Lokal: Selain mobil dan motor, ada hadiah unik seperti paket wisata kuliner Semarang atau tur bersejarah dengan pemandu khusus, bikin pengalaman belanja makin berkesan.  
  6. Transaksi Digital Mendominasi: Panitia menargetkan 60% transaksi dilakukan secara non-tunai, mencerminkan tren digitalisasi pembayaran di Semarang yang semakin kuat.  
  7. Event Tematik Tiap Pekan: Setiap akhir pekan di Agustus 2025, ada acara tematik seperti Culinary Night di Kota Lama, Fashion Day di mal, atau Pasar Rakyat di pasar tradisional, yang bikin Semargres tak pernah membosankan.

Semargres: Lebih dari Sekadar Belanja

Bagi yang baru tahu tentang Semarang Great Sale 2025 setelah membaca tulisan ini, jangan khawatir—event ini memang sudah selesai pada 31 Agustus. 

Tapi, catat di kalender untuk tahun depan, karena Semargres adalah agenda tahunan yang diselenggarakan Pemerintah Kota Semarang bersama KADIN untuk menggairahkan ekonomi lokal lewat perdagangan dan pariwisata.  

Acara ini bukan cuma soal diskon besar-besaran atau undian hadiah, tapi juga tentang merayakan Semarang sebagai kota yang dinamis, penuh budaya, dan ramah untuk semua. 

Dari keramaian Simpang Lima hingga pesona Kota Lama, Semargres mengajak kita semua untuk lebih mencintai kota ini—entah dengan berbelanja, menikmati kuliner, atau sekadar menyerap suasana. 

Sampai jumpa di Semargres berikutnya, dan mari kita dukung Semarang untuk terus bersinar sebagai destinasi belanja dan wisata yang tak terlupakan!

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

Cara Menggunakan Kuota Pelanggan Baru XL yang Tidak Bisa Digunakan?

AMOLI, Laptop Buatan Mana?

Parkir di The Park Mall Hanya Melayani Pembayaran Non Tunai

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

Giliran Golden Futsal Pringgading Semarang Ikut Tren Padel