Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Mal 23: Sekilas Wajah Baru Semarang Utara yang Masih Berdebu

Sabtu pagi (5/7) di kawasan Pearl of Java (POJ) City, Semarang Utara, suasananya masih santai. Kami baru saja selesai main bola di lapangan POJ, dan sekalian mampir lihat-lihat progres pembangunan Mal 23, yang katanya bakal jadi ikon baru di sini. 

Meski masih dalam tahap konstruksi, aura lokasinya udah bikin penasaran. Apalagi, letaknya yang pas di samping Binus School dan dekat kanal menuju Laut Jawa bikin kami membayangkan potensi tempat ini nanti.

Debu Konstruksi dan Harapan Besar

Jujur, kunjungan ini bukan agenda eksklusif. Kami cuma lewat sepulang main bola. Tapi, dari kejauhan, bangunan Mal 23 udah kelihatan bentuknya. Mirip seperti kerangka stadion bola, lebar dan besar, meski masih didominasi warna abu-abu semen. 

Debu konstruksi sih mulai terasa, apalagi kalau mendekat ke area proyek. Tapi, di sisi lain, pemandangan kanal dan laut di sekitar Marina ini bikin suasana tetap adem, beda dari mal-mal di tengah kota Semarang.

Di pinggir lokasi, ada papan baliho besar yang memajang info Mal 23. Mulai dari konsepnya, visualisasi desain, sampai akun media sosialnya. Bikin kami makin penasaran! Dari info yang kami gali, pembangunan ini dimulai dengan groundbreaking pada 23 Oktober 2023 dan ditargetkan rampung akhir 2025. Artinya, masih ada waktu buat kami bolak-balik pantau perkembangannya.

Konsep “Retail-Oasis” yang Bikin Semarang Bangga

Mal 23 ini bukan sembarang mal. Dibangun di lahan seluas 6 hektare, proyek ini mengusung konsep “Retail-Oasis” yang katanya bakal menggabungkan arsitektur modern dengan sentuhan alam. Bayangin: ruang terbuka hijau, vegetasi alami, kolam ikan, plus fasad bermotif batik yang bikin suasana sejuk meski di tepi laut. 

Ada dua akses utama, sisi barat dan timur, dengan Open Plaza yang menghadap kanal—spot yang sepertinya bakal hits buat nongkrong sambil lihat sunset.

Nantinya, mal ini akan punya flagship store, supermarket, dua atrium luas buat acara indoor, dan berbagai tenant nasional serta internasional. Kabarnya, beberapa tenant bakal debut pertama kali di Semarang! 

Wali Kota Semarang, Mbak Ita, bilang konsepnya mirip Pantai Indah Kapuk (PIK) di Jakarta. Strategis banget, kan, dekat bandara, pelabuhan, dan perumahan? Makanya, Pemkot Semarang dukung penuh proyek ini, karena diharapkan bisa mendongkrak ekonomi Semarang Utara, bikin lapangan kerja, dan jadi destinasi wisata belanja baru.

Semarang Utara Berubah Wajah

Kawasan Marina dulu lebih dikenal sebagai area pelabuhan atau perumahan. Sekarang, dengan hadirnya Binus School dan Mal 23, wajah Semarang Utara mulai bertransformasi jadi pusat gaya hidup. 

Buat warga lokal, ini kabar baik. Bayangin, nggak perlu lagi macet-macetan ke tengah kota buat ke mal. Tinggal mampir ke Marina, beres!

Tapi, di balik kemeriahan ini, ada juga pro dan kontra di kalangan warga. Kalau lihat di Instagram @semarangprojects, ada yang antusias, tapi ada juga yang khawatir soal kemacetan atau dampak lingkungan. 

Maklum, Semarang dalam beberapa tahun terakhir memang kebanjiran mal baru. Tantangan buat Mal 23 nanti bukan cuma soal bangunan megah, tapi juga gimana caranya bikin pengunjung betah dan beda dari mal lain. Strategi apa yang bakal mereka tawarkan? Kita tunggu saja.

Menanti Opening yang Megah

Meski masih penuh debu konstruksi, Mal 23 udah bikin kami penasaran. Dari kunjungan singkat ini, kami bisa lihat potensi kawasan Marina jadi destinasi baru yang kece. Apalagi, proyek ini katanya juga pakai prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance), jadi ada harapan dampak lingkungannya bisa diminimalisir sambil tetap ngasih manfaat buat warga lokal.

Buat temen-temen yang suka pantau perkembangan kota, coba deh mampir ke POJ City. Siapa tahu, kalian juga bisa nemu spot foto kece di tengah debu konstruksi ini. Kami sendiri sih berharap bisa balik lagi pas opening resminya nanti. Kalian, apa ekspektasi kalian buat Mal 23? Ceritain di kolom komentar, dong!

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

👍 BYD Tech Culture Fest Semarang 2026, Mari Agendakan!

🧠 Mengenal Intel Core Ultra: Era Baru Laptop Berbasis AI untuk Kreator Mobile

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

🏗️ Realistis nan Futuristik: Menengok Kanopi Parkir Panel Surya Raksasa di Mal 23 Semarang

🤖 ASUS Bawa Arsitektur AI Hybrid ke Perangkat Kerja, Solusi Pintar Pangkas Biaya Operasional Perusahaan