Favorit

๐Ÿ“Œ Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Klub Merby Rayakan Hari Anak dengan Pameran Lukisan ‘Gadis Kecil

Awalnya, kami cuma pengen mampir ke Klub Merby di Jl. Mataram No. 653, Wonodri, Semarang Selatan, buat ikutan talkshow tentang Anak dan Gadget. Info soal acara ini kami dapat dari postingan Instagram Klub Merby yang bikin penasaran. 

Maklum, topiknya relate banget sama keseharian kami, apalagi pas ngeliat anak-anak kerabat yang dateng ke rumah selalu nempel sama ponsel. Tapi, sesampainya di sana, kami malah disambut kejutan: pembukaan pameran lukisan bertajuk “Gadis Kecil” dalam rangka Hari Anak Nasional 2025. Wah, momen tak terduga yang bikin jiwa jurnalis-bloger kami langsung on fire!

Bagi yang belum kenal, Klub Merby bukan sekadar tempat les anak-anak. Ini adalah pusat edukasi budaya Jawa yang super seru, dengan moto “ikut mencerdaskan bangsa”. Di sini, anak-anak diajakin belajar seni dan keterampilan tradisional, dari membatik, tari Semarangan, main gamelan, bikin jamu, sampai nulis aksara Jawa. 

Ada juga Kedai Dhahar yang nyajikin makanan tradisional Jawa kayak tempe mendoan dan wedang ronde, plus toko suvenir Merby Unique buat bawa pulang kenang-kenangan khas Semarang. Pokoknya, tempat ini vibes-nya Jawa banget

Pembukaan Pameran “Gadis Kecil”

Kami datang tanpa undangan khusus, cuma modal penasaran dari postingan Instagram. Pas sampai, diminta isi buku tamu, dan baru ngeh kalau ada pembukaan pameran lukisan. Ternyata, ini acara spesial buat ngerayain Hari Anak Nasional 2025. 

Pamerannya menampilkan karya lima anak perempuan, siswa kelas di Klub Merby, yang dipajang di ruangan khusus berbentuk lorong. Jika tidak salah ingat, ruangan ini disebut “Casablanca”.

Acara pembukaannya cukup megah juga. Apalagi dihadiri tokoh-tokoh penting, termasuk Ibu Grace, pendiri Klub Merby sejak 1989, yang punya visi bikin tempat ini jadi wadah belajar budaya Jawa. 

Ada juga perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Semarang, Pak Camat Semarang Selatan, dan pembicara talkshow. 

Panggung yang besar buat anak-anak ini! Selama acara, ada diskusi bareng pelukis cilik, pemberian penghargaan, dan tentu aja talkshow “Anak dan Gadget” yang jadi bagian dari event ini.

Lukisan yang Bikin Takjub

Pameran “Gadis Kecil” ini bener-bener nunjukin kepolosan sekaligus kreativitas liar anak-anak. Lima pelukis cilik ini bikin karya yang nggak biasa. Bayangin, ada lukisan bertema idola K-Pop dan bahkan karakter dari game! 

Jauh banget dari jaman kami dulu yang cuma ngelukis gunung dan sawah. Salah satu kutipan dari postingan Instagram Klub Merby bener-bener ngena: 

"Mereka mungkin masih disebut gadis kecil, tapi lukisan mereka bicara tentang dunia yang mulai mereka pahami. Setiap goresan di lukisan mereka kayak jejak rasa, tanya, dan harapan—dari keraguan kecil yang berubah jadi keberanian. Bener-bener ruang aman buat mereka menuju remaja lewat seni."

Pameran ini berlangsung dari 11 sampai 25 Juli 2025, jadi buat yang di Semarang, mampir deh kalau sempet. Selain pameran, saat acara berlangsung kemarin juga ada sesi diskusi seru sama pelukis cilik dan penghargaan buat mereka. Talkshow juga jadi bagian acara ini, dan nanti kami bakal ceritain detailnya di postingan berikutnya. Stay tuned!

Kenapa Ini Penting?

Klub Merby emang jeli banget nangkap momen Hari Anak Nasional. Pameran ini bukan cuma soal pamerin bakat melukis, tapi juga ngasih panggung buat anak-anak berekspresi bebas. Tema “Gadis Kecil” ngingetin kita bahwa anak-anak punya dunia sendiri yang penuh imajinasi, dan tempat kayak Klub Merby ini bener-bener mendukung mereka buat tumbuh tanpa takut. 

Apalagi, Hari Anak Nasional selalu jadi pengingat buat kita semua—kayak yang pernah disampaikan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Semarang—untuk ngedukung anak-anak biar tumbuh sehat, cerdas, ceria, dan cinta budaya.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

๐Ÿ‘ BYD Tech Culture Fest Semarang 2026, Mari Agendakan!

๐Ÿง  Mengenal Intel Core Ultra: Era Baru Laptop Berbasis AI untuk Kreator Mobile

๐Ÿ“Œ Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

๐Ÿ—️ Realistis nan Futuristik: Menengok Kanopi Parkir Panel Surya Raksasa di Mal 23 Semarang

๐Ÿค– ASUS Bawa Arsitektur AI Hybrid ke Perangkat Kerja, Solusi Pintar Pangkas Biaya Operasional Perusahaan