Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juli 2026

Image
Memasuki bulan Juli, atmosfer Kota Semarang rasanya mengalami sedikit pergeseran. Puncak kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang sudah kita lalui, dan riuh rendah musim libur sekolah pun perlahan mulai berganti dengan persiapan kembali ke rutinitas. Namun, bukan berarti ibu kota Jawa Tengah ini bakal kehilangan dayanya. Menatap kalender satu bulan ke depan, Juli 2026 justru membawa energi baru yang menyegarkan. Kota ini seperti sedang mengajak warganya untuk bergerak lagi—menjadi lebih bugar sekaligus tetap bersenang-senang dalam balutan agenda yang penuh warna. Sisa Kemeriahan di Awal Bulan Minggu pertama Juli langsung dibuka dengan babak akhir dari Jateng Fair 2026 di PRPP. Berlangsung hingga tanggal 5 Juli, perhelatan ini menjadi destinasi pamungkas bagi warga kota yang ingin menghabiskan sisa liburan. Bukan cuma soal pameran produk dan inovasi daerah, panggung hiburannya yang menghadirkan deretan musisi lokal maupun nasional tetap menjadi magnet kuat bagi pemburu konser di Semarang. Ta...

Agenda Semarang: Festival Arak-arakan Cheng Ho 2025

Semarang kembali bergelora di tengah tahun 2025! Jalanan ibu kota Jawa Tengah ini bakal ramai merayap dengan kemeriahan Festival Arak-Arakan Cheng Ho ke-620, yang akan berlangsung pada Minggu, 27 Juli 2025. 

Kali ini, rute arak-arakan yang start dari Klenteng Tay Kak Sie di kawasan Pecinan akan finish di Klenteng Sam Poo Kong. Kami sudah nggak sabar buat liputan, tapi sayangnya, sampai draft ini dibuat, izin liputan khusus di area klenteng belum juga kami kantongi. Fingers crossed, deh!

Arak-Arakan yang Selalu Bikin Semarang Hidup

Arak-arakan ini adalah highlight utama Festival Cheng Ho menurut kami yang sudah bolak-balik meliput dari pinggir jalan. Bayangin, ratusan peserta berbaris membawa patung Kimsin (dewa berbadan emas) dan replika kapal Cheng Ho, diiringi atraksi tarian naga (Liong) dan barongsai yang bikin jalanan penuh warna. 

Rutenya melewati jalan umum yang dimulai dari Klenteng Tay Kak Sie lalu, Jalan Depok, Jalan Pemuda, dan Jalan Dr. Soetomo, jadi gampang banget buat disaksikan tanpa perlu tiket. Tapi, tahun lalu kami sempat kena drama kecil karena bangun kesiangan—jangan ditiru, ya!

Apa yang Bikin Festival Ini Spesial?

Festival ini bukan cuma soal arak-arakan, tapi juga perayaan akulturasi budaya Tionghoa dan Jawa yang kaya. Merayakan kedatangan Laksamana Cheng Ho ke-620, acara ini selalu sukses menarik ribuan pengunjung, baik lokal maupun turis. 

Buat kamu yang suka atraksi visual seperti barongsai atau tarian Jathilan, ini momen yang nggak boleh dilewatkan.Tapi, ada sedikit catatan. Acara utama di dalam Klenteng Sam Poo Kong—seperti ritual sembahyang, pertunjukan seni, dan bazar UMKM—hanya bisa dinikmati dengan tiket masuk. 

Harga tiket on-the-spot selama event dibanderol Rp45.000. Kalau kamu ingin merasakan pengalaman lengkap, siapkan dompet dan datang lebih awal!

Apa Saja yang Bisa Dinikmati di Dalam Klenteng?

Buat yang penasaran, ini dia beberapa kegiatan seru di area Sam Poo Kong:

  • Ritual Sembahyang: Ungkapan syukur atas kedatangan Cheng Ho, penuh makna dan khidmat.
  • Pertunjukan Seni: Mulai dari akrobatik barongsai, kabaret Cheng Ho, hingga tarian Jathilan. Tahun ini, ada penampilan musisi kece seperti Arlida Putri, Yakustik, Azmi Pandemi, dan banyak lagi!
  • Bazar UMKM dan Kuliner: Jajanan lokal, kerajinan, sampai fashion ada di sini. Plus, ada kupon undian dengan hadiah menarik—siapa tahu kamu pulang bawa mobil seperti tahun lalu!
  • Pesta Kembang Api: Biasanya jadi pembuka atau penutup yang bikin suasana makin meriah.

Tips dari dotsemarang

Kalau kamu lagi libur di Semarang atau nggak punya agenda di Minggu pagi, catat waktu arak-arakan yang biasanya dimulai pagi sekali. Pakai outfit nyaman, bawa topi atau payung buat jaga-jaga, dan pastikan tiba di rute sebelum keramaian membludak. 

Buat yang mau masuk ke klenteng, beli tiket lebih awal biar nggak kehabisan. Oh ya, pantau Instagram @wisata.sampookong atau @semarangpemkot buat update resmi soal jadwal dan tiket.

Festival Arak-Arakan Cheng Ho 620th ini adalah cara Semarang memamerkan pesona budayanya. Jadi, siapin kamera, ajak temen, dan nikmati kemeriahan yang cuma setahun sekali ini! 

Kalau kamu ikutan, ceritain pengalamanmu di kolom komentar blog kami, ya. Semarang, tetap kece!

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

Berapa Tarif Parkir Inap di Bandara Ahmad Yani Semarang Tahun 2022?

[Review] Karnaval Dugderan 2016, Timeline Kurang Menarik

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juli 2026

🏍️ ATM Sepeda Motor Ahmad Yani Resmi Tutup, Kalah Praktis dengan Era QRIS?

💻 Menengok Kondisi Terbaru Pusat Laptop di Plasa Simpang Lima: Dari Lantai Atas, Kini Ramai-ramai "Turun Gunung"