Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

Image
Bulan November selalu lekat dengan ingatan kolektif kita pada Hari Pahlawan tiap tanggal 10 November. Jika bulan Oktober sebelumnya sempat mengajak kita menengok kembali riuhnya sejarah lewat napas Pertempuran 5 Hari di Semarang , maka bulan November ini menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan arti kepahlawanan dalam bentuk yang lebih luas—terutama lewat karya, konsistensi, dan pergerakan orang-orang yang terus menghidupkan sudut-sudut kota. Ya, perjuangan hari ini tidak selalu tentang bambu runcing. Di Semarang, denyut itu justru terasa lewat geliat para pegiat literasi, komunitas kreatif, peracik kopi, hingga ribuan pasang kaki yang meramaikan jalanan lewat deretan fun run dan festival akhir pekan. Kota ini terus bergerak karena ada banyak tangan yang tak lelah merawatnya. Nah, buat pembaca setia yang sedang mencari referensi kegiatan, akhir pekan mau kemana, atau sekadar ingin melihat bagaimana Semarang berdenyut sepanjang bulan ini, berikut adalah rangkuman agenda Kota Semar...

Berkunjung Ke Gedung Vereenigde Javasche Houthandel Maatschappij yang Sudah Ada Sejak 1911

Siapa sangka, aktivitas pagi kami yang sedang berolahraga menemukan sesuatu yang tak terduga. Ini adalah kali pertama kami berkunjung ke bangunan yang jadi pabrik kayu pertama di Jawa Tengah. Ini seperti mengatakan bahwa main kami kurang jauh.

Gedung tua yang berlokasi di Bandarharjo Selatan ini bernama Vereenigde Javasche Houthandel Maatschappij. Tentu menemukannya di mesin pencari sangat mudah, toh sudah seabad bangunan ini berdiri.

Saat kami tiba di sini, suasanya cukup ramai jalanannya. Hilir mudik kendaraan menutupi perasaan kami yang sedikit khawatir saat mendekati gedung.

Halamannya yang menghijau tak terawat membuat pandangan kami cukup hanya sampai depannya saja. Tak berani masuk lebih dalam.

Sejarah

Cukup mengejutkan ketika mengetikkan nama bangunan ini di mesin pencari, malah informasi dari Instagram yang berada di urutan teratas.

Akun @denny_van_lieber menuliskan pada gambar bangunan yang diambil tahun 2018 tentang sejarah singkat. Masyarakat sekitar biasa menyebut gedung ini dengan nama kantor Javahout atau Javabosch.

Kegunaan bangunan ini adalah sebagai kantor perusahaan kayu jati di pulau Jawa. Sebelah gedungnya dulu, berjajar gudang-gudang besar untuk menampung kayu.

Sedangkan dari blog moreartikel.blogspot.com yang publish tahun 2010, gedung ini pernah digunakan TNI. Dan kemudian pada tahun 1965, gedung ini digunakan oleh Perusda Jawa Tengah.

Hingga kini, bangunan dua lantai ini masih berdiri kokoh tapi sudah tidak ditempati lagi. 

Mengintip ke dalam

Kami menemukan video di Youtube, akun Dita Junajovi yang merekam suasana yang ada di dalam. Video berdurasi 27 menit lebih tersebut membantu kami yang penasaran dengan isi dalam gedung. Tonton di bawah ini.

...

Dengan umurnya yang lebih seabad dan masih dipertahankan keasliannya, seharusnya gedung ini termasuk bangunan cagar budaya.

Kami sadar bahwa Kota Semarang masih banyak punya cerita menarik lagi yang belum kami bawa ke blog ini. Semoga seiring waktu, kami dapat lebih banyak info menarik lainnya lagi.

*Jadi ceritanya kami sebenarnya sedang jalan-jalan ke Kampung Melayu. Karena waktunya masih banyak, daripada pulangnya jalan yang sama, kami ambil ruter berbeda. Dan inilah hasilnya.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Oktober 2026

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

🎯 Kisah Oktober: Pas Paket XL Nonaktif, Google AI Plus Pun Ikut "Masuk Angin"

🎟️ Cinema Day 27 Oktober: Strategi Baru Pengusaha Bioskop Menggaet Penonton?

🚗 Pengunjung GIIAS Semarang 2026 Tertahan di Angka 28 Ribuan, Ada Apa?