Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

Menanti Gedung Dekat Taman Srigunting Ini Jadi, Apakah Menjadi Hotel?

Dulu, sebelum gedung ini berdiri adalah lapangan parade militer pada zaman kolonial Belanda. Masih satu kawasan dengan Taman Srigunting pada waktu itu. Sekarang yang sudah berdiri sebuah gedung, dalam tahap pengerjaan yang rencananya akan menjadi hotel.

Setiap melintas Kota Lama Semarang, bangunan besar diantara Spiegel dan Taman Srigunting ini terus menunjukan perubahan. Ya, gedung dalam tahap pengerjaan. Gambar yang kami taruh sebagai cover ini diambil bulan Desember 2020.

Paradeplein

Saat kami bertanya pada Mas Ari, seorang pencerita yang sering membagikan info tentang Kota Lama, lokasi gedung yang menjadi satu dengan Taman Srigunting ini disebut paradeplein.

Kata yang masih asing di telinga kami, dan kemudian diberitahukan bahwa paradeplein adalah bahasa Belanda yang artinya lapangan parade. Beliau juga memberitahukan dulunya gedung ini adalah bekas kantor PTPN pada tahun 1990-an.

Lapangan tersebut saat itu digunakan tentara Belanda untuk berlatih baris-berbaris, ucapara, hingga latihan musik. Bahkan luas Taman Srigunting saat itu cukup luas yang mencakup tanah yang digunakan gedung yang disebut Kerta Niaga.

Seketika muncul nama gedung Kerta Niaga yang kami temukan beberapa referensi. Eh, kok jadi cerita sejarah. Tak banyak artikel yang menceritakan tentang gedung ini sebelumnya.

Hotel yang strategis nantinya

Beberapa orang juga mengatakan bahwa gedung ini akan jadi hotel. Bila itu benar, seharusnya, tentu gedung ini mendapatkan lokasi yang sangat strategis.


Bukan hanya memberikan ruang tidur kepada wisatawan, tapi juga pengalaman bertema sejarah yang seharusnya dapat meningkatkan kunjungan ke Kota Lama Semarang. Mungkin bakal kehabisan kamar tiap akhir pekan.

Menyewakan sepeda, tur bareng guide atau pencerita, makan malam romantis, tempat selfie, dan masih banyak lagi yang dapat dilakukan. Tentunya dengan ramah lingkungan yang bisa dilakukan hanya dengan jalan kaki.

...

Sekarang, kita hanya menanti gedung ini jadi. Sangat menarik bila benar-benar itu hotel, meski beberapa hotel juga ada di kawasan Kota Lama. 

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

🏙️ HUT Kota Semarang ke-479: Absennya Tradisi Lomba Logo, Fokus ke Layanan Publik?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

⛪ Karnaval Paskah Kota Semarang 2026: Rekor Peserta dan Pesan Persatuan yang Semakin Kuat

🌙 Mengapa di Chromebook Tidak Ada Tombol 'Sleep'?