Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Maret 2026

Image
Maret 2026 dibuka dengan sapaan cuaca cerah di hari Minggu, setelah semalam sebelumnya Semarang diguyur "hujan mewah" yang menyisakan genangan di beberapa ruas jalan. Memasuki bulan ketiga ini, intensitas hujan diprediksi masih akan tinggi hingga akhir bulan. Jadi, sedia payung sebelum hujan tetap menjadi saran paling realistis, meski teriknya matahari Semarang juga siap menemani aktivitas Anda. Momen Puncak: Mudik dan Lebaran 1447 H Ramadan yang masih berlangsung dan berlanjut hingga pertengahan Maret membuat persiapan menjelang Idulfitri kian sibuk. Puncaknya, Idulfitri 1447 H diprediksi jatuh pada sekitar tanggal 20 Maret 2026. Bagi warga lokal, bersiaplah menghadapi "aspal ibu kota" yang semakin padat seiring kedatangan para pejuang rejeki dari perantauan. Bertemu sanak saudara memang menyenangkan, namun saat harus keluar rumah untuk liburan di tengah kemacetan kota, itulah tantangan sesungguhnya. Bagi Anda yang berencana mudik keluar Semarang, manfaatkan progra...

Menanti Gedung Dekat Taman Srigunting Ini Jadi, Apakah Menjadi Hotel?

Dulu, sebelum gedung ini berdiri adalah lapangan parade militer pada zaman kolonial Belanda. Masih satu kawasan dengan Taman Srigunting pada waktu itu. Sekarang yang sudah berdiri sebuah gedung, dalam tahap pengerjaan yang rencananya akan menjadi hotel.

Setiap melintas Kota Lama Semarang, bangunan besar diantara Spiegel dan Taman Srigunting ini terus menunjukan perubahan. Ya, gedung dalam tahap pengerjaan. Gambar yang kami taruh sebagai cover ini diambil bulan Desember 2020.

Paradeplein

Saat kami bertanya pada Mas Ari, seorang pencerita yang sering membagikan info tentang Kota Lama, lokasi gedung yang menjadi satu dengan Taman Srigunting ini disebut paradeplein.

Kata yang masih asing di telinga kami, dan kemudian diberitahukan bahwa paradeplein adalah bahasa Belanda yang artinya lapangan parade. Beliau juga memberitahukan dulunya gedung ini adalah bekas kantor PTPN pada tahun 1990-an.

Lapangan tersebut saat itu digunakan tentara Belanda untuk berlatih baris-berbaris, ucapara, hingga latihan musik. Bahkan luas Taman Srigunting saat itu cukup luas yang mencakup tanah yang digunakan gedung yang disebut Kerta Niaga.

Seketika muncul nama gedung Kerta Niaga yang kami temukan beberapa referensi. Eh, kok jadi cerita sejarah. Tak banyak artikel yang menceritakan tentang gedung ini sebelumnya.

Hotel yang strategis nantinya

Beberapa orang juga mengatakan bahwa gedung ini akan jadi hotel. Bila itu benar, seharusnya, tentu gedung ini mendapatkan lokasi yang sangat strategis.


Bukan hanya memberikan ruang tidur kepada wisatawan, tapi juga pengalaman bertema sejarah yang seharusnya dapat meningkatkan kunjungan ke Kota Lama Semarang. Mungkin bakal kehabisan kamar tiap akhir pekan.

Menyewakan sepeda, tur bareng guide atau pencerita, makan malam romantis, tempat selfie, dan masih banyak lagi yang dapat dilakukan. Tentunya dengan ramah lingkungan yang bisa dilakukan hanya dengan jalan kaki.

...

Sekarang, kita hanya menanti gedung ini jadi. Sangat menarik bila benar-benar itu hotel, meski beberapa hotel juga ada di kawasan Kota Lama. 

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📍 Cardea Semarang Resmi Buka di Jangli, Hadirkan Konsep Physio-Pilates Pertama

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

👩‍💻 Hari Perempuan Sedunia 2026: Kabar Galau Gandjel Rel dan Estafet Semangat di SDK Semarang

🕌 Menjemput Maghrib di Jantung Kota: Tradisi Buka Puasa di Masjid Raya Baiturrahman Semarang

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Maret 2026