Langsung ke konten utama

Review Film 7 Hari Menembus Waktu


Film ini sangat menarik karena mengajak penontonnya melihat jaman dimana tidak ada media sosial. Dengan membawa para pemain muda, film ini resmi tayang di bioskop Indonesia tanggal 28 Mei 2015.


Ada alasan mengapa film ini yang saya tonton akhir pekan ini. Selain geliat pasar yang didominasi kaum remaja saat ini, film ini memiliki cerita yang berbeda dari lainnya.


Saya sudah membayangkan tentang film drama Asia yang populer dengan judul 'Secret'. Dimana dalam film tersebut diceritakan tentang ruang waktu yang membawa seseorang kembali ke jaman dulu. Seperti inilah gambaran film ini.


Generasi emas


Generasi remaja sedang menjadi sasaran untuk film-film saat ini bila mau menaikkan jumlah penonton di akhir tahun. Nama-nama seperti Teuku Rassya dan Anjani Dina menjadi kekuatan sendiri dari film ini.


Untuk nama terakhir saya sangat suka sekali dengan parasnya. Maklum, wajah cantiknya mengingatkan saya dengan Shandy Aulia yang saat ini semakin serius dengan filmnya yang bergenre horor. Saya berharap, Anjani menjadi penerusnya dan memiliki kekuatan karakter seperti Shandy Aulia.


Tidak ada media sosial


Bila membayangkan dunia tanpa media sosial sepertinya film ini menjadi salah satu rekomendasinya. Tak terpikirkan bukan, bagaimana saat ini banyak masyarakat khususnya generasi remaja yang menggunakan media sosial.


Lewat film ini kita akan melihat lagi bagaimana generasi video game yang didominasi Mario Bross disukai. Ponsel yang tidak ada kameranya dan lain sebagainya.


Cerita yang menarik


Terimakasih sekali buat sutradara Nayato Fio Nuala dan penulisnya, Haqi Achmad, yang melihat sebuah film dengan kekuatan cerita yang menarik. Hingga pertengahan tahun ini, film dengan durasi 80 menit lebih ini paling menarik bagi saya untuk kategori remaja.


Diceritakan bila Anjani Dina yang berperan sebagai Marissa adalah gadis cantik dan populer di Sekolahnya. Hingga sebuah kejadian membawanya bertemu dengan Teuku Rassya yang berperan sebagai Wiliam di tahun 1994.


Wiliam sendiri adalah laki-laki yang cerdas namun pemalu dan memiliki persoalan khususnya keluarga. Disinilah tugas Marissa harus membantu Wiliam sebagai syarat bisa kembali ke tahun 2015.


...


Film ini bukan saja bercerita tentang masa dimana media sosial tidak ada, tapi bagaimana seseorang harus menyelesaikan sesuatu agar menjadi lebih baik selama 7 hari.


Dengan targated penonton remaja, film ini membawa dua nama pemain yang dari face sangat menarik. Durasinya tidak panjang namun cukup buat penonton terdengar histeris menyaksikan film ini di jam pertama, teater 3 bioskop Semarang.


by @asmarie_




Informasi Pemasangan Iklan

Hubungi @dotpromosi
Email : dotsemarang [@] gmail.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Agenda Semarang Oktober 2017

Selamat datang, Oktober. Bulan ini ada yang sangat spesial buat bloger Indonesia. Kita akan merayakan semangat kebersamaan dengan memaknai hari Blogger Nasional yang jatuh pada tanggal 27 Oktober, besok. Di Semarang sendiri tentu tak kalah seru dengan berbagai acara, yuk datang ke Semarang.
Agenda rutin  [Minggu] -  Car Free Day di Simpang Lima - Pahlawan, jalan Pemuda dan jalan Kartini. Lihat artikelnya di sini.[Minggu] - Pasar Minggu di sekitar MAJT, Stadion Citarum, stadion Diponegoro, Taman KB.[Jumat] - Pasar Jumat di sekitar Taman KB.[Sabtu, Kamis, & Senin] - Keroncong Live Music di Jalan Kepodang 13-15, Kota Lama. Detail klik di sini. [Sabtu] - Wayang Orang di TBRS Semarang[Jumat-Minggu] - Warung Semawis di Gang Warung, Pecinan. Lihat artikelnya di sini.[Jumat - Minggu] - Sam Poo Kong Warak Ngendok Bazaar Kuliner selama Oktober. Mulai jam 9 pagi sampai 9 malam di Sam Poo Kong.Agenda umum (Akan terus ditambahkan)  [29 September - 1 Oktober] - BSB Property Expo 2017 di Paragon M…

Review Lot 28 Semarang

Awal Agustus kemarin, tempat ini mengadakan soft opening dengan mengundang social media influencer Semarang. Termasuk bloger di dalamnya. Lot 28 sendiri beralamat di jalan Singosari Raya No.28, Semarang. Seperti apa tempatnya?

Selamat datang kembali akhir pekan. Apakah kamu sudah punya rencana menghabiskan hari Sabtu? Mungkin bertemu dengan teman atau sahabat, atau juga pasangan bisa meredakan stres setelah sibuk beberapa hari dengan rutinitas dan pekerjaan.

Komunikasi secara langsung itu sangat menyenangkan, dan tentu didukung tempat yang menarik yang bisa membangkitkan suasana hati. Kami punya rekomendasi bila kamu ingin sesuatu yang baru di Semarang berikut ini.



Lot 28, kamu bisa ngopi atau makan malam di sini

Nama yang unik menurut kami saat owner menjelaskan kepada kami yang turut hadir saat soft opening, kamis sore, 3 Agustus 2017. Angka 28 sendiri diambil dari nomor tempat ini berada.

Bahkan, 28 ini juga punya makna yang berarti 2 artinya 2 rasa, dan 8 artinya cerita (merujuk m…

Perjalanan Semarang Smart City Dari Tahun 2013 - 2017

Tidak terasa, program Semarang Smart City yang digulirkan semenjak tahun 2013 oleh Walikota Semarang sudah berjalan 4 tahun (2014-2017). Kami cukup intens mengikuti perkembangan program ini lewat blog dotsemarang. Seperti apa penerapannya sekarang?
Sebelum membaca artikel yang agak panjang, kami turut senang dengan kehadiran situs official Semarang Smart City yang beralamat di www.smartcity.semarangkota.go.id. Kami sudah berkunjung, rencananya akan kami jadikan postingan berikutnya.
Penyediaan free wifi di 2 ribu titik
Untuk diketahui dahulu bahwa artikel yang kami tulis ini merupakan artikel yang berasal dari situs semarangkota.go.id yang dipublish tanggal 27 September 2017, link lengkapnya ada di bagian bawah artikel ini.
Semarang Smart City (SSC) mulai digulirkan tahun 2013 ketika Walikota Semarang Hendrar Prihadi (Pemkot Semarang) menandatangani Nota Kesepahaman / Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT. 
Telkom tentang Pemanfaatan Teknologi, Informasi dan Komunikasi untuk Mew…

[Video] Peringatan Peristiwa Pertempuran 5 Hari di Semarang Tahun 2017

Salah satu agenda bulan Oktober di Semarang yang berhubungan dengan sejarah adalah Peringatan Pertempuran 5 Hari di Semarang. Peringatan ini selalu digelar tiap tanggal 14 Oktober. Halaman ini berisi video dari Youtube.

Tahun lalu, tanggal 14 Oktober 2016 jatuh pada hari Jumat. Sedangkan tahun ini, tanggal 14 Oktober 2017 jatuh pada hari Sabtu. Selisih sehari saja. Seperti tahun lalu juga, tahun ini kami juga tidak dapat berpartisipasi langsung untuk melihat lebih dekat suasana yang digelar di kawasan Tugu Muda.

Kalau sudah event ini dilaksanakan, ruas jalan menuju Tugu Muda pasti ditutup. Selain ada panggung yang berada tepat di depan Museum Mandala Bhakti, kawasan ini memang harus bebas kendaraan. Dalam peringatan sejarah ini, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menjadi Inspektur Upacara.

Mewakili halaman ini untuk memberikan gambaran suasana selama acara, kami mengambil beberapa video dari Youtube. Sesekali memasukkan video ketimbang foto perlu dilakukan agar konten lebih menarik.



Kawasan Museum Mandala Bhakti yang Semakin Ramai Tiap Akhir Pekan

Kapan terakhir kamu mengunjungi kawasan Museum Mandala Bhakti? Bila sudah lama, kami pun juga sama. Kebenaran saja, minggu awal Oktober kami bisa mampir. Suasananya sangat ramai, terutama pada hari minggu atau akhir pekan.
Semenjak bus wisata Semarang 'Ayo Muter-muter Semarang' diperkenalkan secara resmi, kawasan Mandala Bhakti yang dijadikan tempat parkir buat bus-bus wisata dari luar kota semakin ramai. Apalagi kawasan ini juga sudah banyak tempat kuliner yang dibuka. Alternatif lokasi berwisata di Semarang selain Lawang Sewu.

Pemandangan di atas bukan orang-orang yang sedang berpiknik layaknya di taman. Sebagian dari mereka menunggu antrian naik bus wisata Semarang dan sebagian lagi menunggu keluarga yang masih ada di Lawang Sewu dan Museum Mandala Bhakti. 

Suasana seperti ini akan sering kita jumpai dan petugas bakal sibuk mengurusi masyarakat yang selalu bertanya tentang jadwal keberangkatan bus wisata. Semoga mereka tetap semangat dan perlu manajemen pengelolaan yang ju…