Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

Sekarang Beri Tanda Tagar atau Hashtag di Threads Berubah Jadi Topik

Ternyata tahun 2025 kami belum menulis sama sekali tentang platform media sosial Threads. Padahal ada banyak perubahan terjadi. Kebenaran kami lagi menyoroti hashtag atau tagar yang sudah familiar dimata pengguna media sosial. Mengapa platform mengubahnya?

Sejak bulan Maret kemarin, ada perubahan besar yang terjadi pada akun kami tiap menambahkan tagar yang disimbolkan dengan #. Sekarang tanda tersebut sudah menghilang, jika tetap ditambahkan pun hanya sebuah tulisan tanpa bisa kita ketuk layaknya mengklik sebuah link. Lihat gambar di bawah.

Lebih menonjol

Jika ditanya apa tujuan menghilangkan standar media sosial yang banyak dipakai dengan simbol tagar tersebut, kami tidak tahu pasti. Kami masih mencari-cari beberapa referensi, tapi belum menemukan.

Lihat simbol tangan dalam gambar, jika dipaksakan tambah tagar, maka tagarnya ilang dan akan ada di atasnya (tangan ke-2)

Ada pun, malah dari laman about.fb.com yang kami simpulkan tujuannya mengubah hashtag menjadi topik lebih karna alasan lebih personal dan lebih banyak menjangkau orang-orang di Threads.

Dalam artikelnya tersebut, kita juga diberi tips bahwa menambahkan topik ke postingan yang ingin kita publish akan membantu terhubung dengan audien lainnya. Tentu, selain jangkauan yang sudah kami sebutkan di atas.

Apakah kamu juga sering menambahkan topik akhir-akhir ini dalam tiap postingan?

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

🏮 Ketuk Pintu 2026: Ritual "Kulo Nuwun" dan Penelusuran Sudut Tersembunyi di Pecinan

🚀 Cara Praktis Update YouTube Shorts via Komputer, Ternyata Bisa!

🏥 Menjelajahi Lantai 3 Cardea Semarang: Zona 'Recovery' yang Naik Kelas

Parkir di The Park Mall Hanya Melayani Pembayaran Non Tunai

♻️ Jangan Dibuang! Jejak Karbon di Balik Kotak Nasi Buka Puasa Masjid Agung Jawa Tengah