Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Februari 2026

Image
Memasuki bulan Februari 2026, atmosfer Kota Semarang terasa jauh lebih sibuk dari biasanya. Bukan sekadar rutinitas awal bulan, tapi ada semacam "tabrakan budaya" yang unik. Jika biasanya event besar datang bergantian, tahun ini warga Semarang seolah diajak merayakan semuanya sekaligus: menyambut Tahun Baru Imlek sekaligus mempersiapkan diri memasuki bulan suci Ramadan. Hari ini, tepat tanggal 1 Februari yang jatuh pada hari Minggu, cuaca di Kota Semarang tampak cerah merona dari pagi hingga menjelang sore. Meskipun begitu, bulan Februari disebut-sebut masih menjadi puncak musim penghujan. Cuaca memang masih sulit diprediksi; bisa saja terik di siang hari, namun seketika hujan lebat saat malam menyapa. Dua Hajatan Besar dalam Satu Pekan Bulan ini, Ibu Kota Jawa Tengah punya dua agenda besar yang waktunya saling berhimpitan. Ada Pasar Imlek Semawis yang menjadi ruh perayaan Tahun Baru Imlek di Pecinan, dan ada Dugderan yang menjadi tradisi wajib warga Semarang menyambut bula...

Desember 2024, Lawang Sewu Kembali Mengaktifkan Ruang Bawah Tanahnya Lagi

Akhirnya kami bisa menulis ini dengan penuh rasa percaya diri usai memiliki dokumentasi usai sholat id Idulftri kemarin. Sebenarnya bisa saja kami menulisnya usai diumumkan buka kembali, tapi ??

Rasanya tidak afdol untuk mencomot gambar yang bukan dari kami ambil sendiri. Sekalian juga bisa tahu keadaannya secara asli jika berkunjung langsung. Maklum, sebagai bloger ini sangat penting sebagai keaslian.

Desember 2024

Sok-sokan, padahal juga beberapa kali comot gambar dari berbagai sumber. Ah, sudahlah. Mari kita fokus dulu. Ruang bawah tanah yang dulu sudah dibuka untuk umum, namun ditutup. Alasannya kami kurang tahu karena tidak begitu fokus bahas konten tentang Lawang Sewu.

Setidaknya, awal bulan Desember 2024, Ruang Bawah Tanah Lawang Sewu diumumkan buka kembali setelah beberapa tahun ditutup. Di Google, kami dengan mudah mencari informasi kapan diumumkannya secara resmi ruangan ini kembali dibuka.

Alasan kembali diaktifkan atau dibuka kembali adalah untuk memberikan pengalaman wisata edukatif. Lalu, menjawab rasa penasaran masyarakat yang belum pernah masuk. Padahal dalam ruang bawah tanah tersebut, banyak cerita sejarah yang menarik dikulik. Ya, meski kisah horornya juga mengikuti.

Masuk bayar lagi?

Ya, itu benar. Harga tiket masuk ruang bawah tanahnya adalah Rp35.000 dan tiketnya dapat dibeli on the spot. Dan tarif tersebut belum sama harga tiket masuk kawasan Lawang Sewunya.

Jika tidak ingin masuk ke ruang bawah tanahnya, harga tiket normalnya berkisar 10-20 ribu untuk masyarakat. Harga ini berbeda lagi untuk turis mancanegara. Termasuk, pemilihan waktu antara hari biasa atau akhir pekan/libur.

Dikemas lebih baik

Jika masuk ke ruang bawah tanah, maka kita akan ditemanin pemandu. Kurang lebih sama seperti dulu saat pertama kali masuk sebelum resmi ditutup.

Saat membaca syarat-syarat terbarunya, ada bagian penting yang kami perhatikan. Yaitu, pengunjung wajib menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) seperti helm dan rompi.

Dulu, rasanya tidak begitu. Apakah ini bagian dari inovasi pihak Lawang Sewu yang memiliki tujuan baru untuk meningkatkan kunjungan ke Lawang Sewu? Apalagi berbayar, tentu harus dikemas lebih baik lagi.

...

Setelah ditutup selama 10 tahun, akhirnya pihak Lawang Sewu kembali membuka Ruang Bawah Tanahnya. Ruang bawah tanah ini sendiri berada di Gedung B.

Ruang bawah tanah berbentuk lorong yang pada awalnya dimanfaatkan sebagai drainase, pendingin hingga penjara bawah tanah. 

Sudah pernah masuk?

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

🎡 Dugderan Semarang 2026: Harmoni Tradisi di Tengah Riuhnya Sambut Imlek dan Ramadan

🏮 Daftar Acara Pasar Imlek Semawis 2026: Kuda Datang, Sukses Menjelang

🏛️ KOV Koffie Heritage: "Kopi Seperak" yang Mengguncang Sudut Kota Lama

AMOLI, Laptop Buatan Mana?