Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Mei 2026

Image
Kota Semarang memasuki usia ke-479 tahun ini. Sebuah angka yang menandai kematangan perjalanan panjang sejak disahkan oleh Sultan Hadiwijaya pada tahun 1547 silam. Memasuki bulan Mei, atmosfer perayaan sudah terasa di berbagai sudut kota. Bagi warga maupun wisatawan yang berencana berkunjung, inilah momen terbaik untuk ikut larut dalam kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang (HJK) . Mari tandai kalender Anda, berikut adalah rangkuman agenda yang akan mewarnai Kota Atlas sepanjang bulan Mei 2026. Tema HJK 479: Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat Tahun ini, Pemerintah Kota Semarang mengusung tema "Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat" . Narasi yang dibawa bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah ajakan kolektif. Kami melihat adanya upaya kuat untuk menyatukan gerak antara pemerintah dan warga. Fokus utamanya adalah integrasi nilai sejarah dengan transformasi modern. Ambisi yang ingin dicapai cukup tinggi: mewujudkan Semarang sebagai kota yang bersih, sehat, cerdas, dan ...

Menjelang Hari Raya Idul Adha 1442 H, Jalan Jolotundo Ramai Pedagang Hewan Kurban

Tidak ada yang berubah dari penetapan tanggal Hari Raya Idul Adha tahun 2021 oleh pemerintah yang tetap sama dengan kalender, yaitu 20 Juli. Dan tanggal tersebut adalah hari terakhir PPKM Darurat. Lantas, bagaimana dengan para pedagang yang biasanya selalu hadir menjelang lebaran?

Di tengah pelaksanaan PPKM Darurat, pedagang hewan kurban seolah tak gentar. Jalan Jolotundo yang digunakan sebagai tempat lapak pun kembali ramai setiap menjelang lebaran (Idul Adha).

Tanah-tanah yang biasanya dihuni rumput ilalang, mendadak jadi kandang binatang. Dari kambing hingga sapi, semuanya ada di sana. Dan kandangnya pun bukan hanya satu, ada beberapa titik. Ya, jumlah pedagang mewakili jumlah hewan kurban itu sendiri.

Momen setahun sekali ini pun jadi hiburan tersendiri buat warga sekitar yang tidak terpengaruh dengan bau yang terasa melekit bila tidak pakai masker. Terutama anak-anak yang mungkin hanya melihat kambing atau sapi dari televisi. 

Penjualan menurun?

Saat mencari tambahan informasi, kami membaca situs rmoljateng.com yang publish Kamis kemarin (15/7/2021) tentang Dinas Pertanian Kota Semarang yang memeriksa kesehatan hewan kurban.

Disebutkan di sana, salah satu pedagang mengakui selama PPKM Darurat penjualan hewan kurban terbilang sepi. Dan pedagan yang menjual di sini pun rata-rata pemain lama yang sudah mengerti pasar dan aturannya.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

🏙️ HUT Kota Semarang ke-479: Absennya Tradisi Lomba Logo, Fokus ke Layanan Publik?

⛪ Karnaval Paskah Kota Semarang 2026: Rekor Peserta dan Pesan Persatuan yang Semakin Kuat

📱 PlayFix Android & Laptop Service Semarang: Mampukah Bertahan di "Lahan Panas" Jalan Kartini?

🏥 Sisi Lain Grand Opening Cardea Semarang: Menikmati Menu Hotel di Kawasan Jangli

🚩 Menengok Kirab Haul KH Sholeh Darat 2026: Antara Teatrikal Kapal dan Deru Kereta Api di Kampung Melayu