Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

Image
Bulan November selalu lekat dengan ingatan kolektif kita pada Hari Pahlawan tiap tanggal 10 November. Jika bulan Oktober sebelumnya sempat mengajak kita menengok kembali riuhnya sejarah lewat napas Pertempuran 5 Hari di Semarang , maka bulan November ini menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan arti kepahlawanan dalam bentuk yang lebih luas—terutama lewat karya, konsistensi, dan pergerakan orang-orang yang terus menghidupkan sudut-sudut kota. Ya, perjuangan hari ini tidak selalu tentang bambu runcing. Di Semarang, denyut itu justru terasa lewat geliat para pegiat literasi, komunitas kreatif, peracik kopi, hingga ribuan pasang kaki yang meramaikan jalanan lewat deretan fun run dan festival akhir pekan. Kota ini terus bergerak karena ada banyak tangan yang tak lelah merawatnya. Nah, buat pembaca setia yang sedang mencari referensi kegiatan, akhir pekan mau kemana, atau sekadar ingin melihat bagaimana Semarang berdenyut sepanjang bulan ini, berikut adalah rangkuman agenda Kota Semar...

Menjelang Hari Raya Idul Adha 1442 H, Jalan Jolotundo Ramai Pedagang Hewan Kurban

Tidak ada yang berubah dari penetapan tanggal Hari Raya Idul Adha tahun 2021 oleh pemerintah yang tetap sama dengan kalender, yaitu 20 Juli. Dan tanggal tersebut adalah hari terakhir PPKM Darurat. Lantas, bagaimana dengan para pedagang yang biasanya selalu hadir menjelang lebaran?

Di tengah pelaksanaan PPKM Darurat, pedagang hewan kurban seolah tak gentar. Jalan Jolotundo yang digunakan sebagai tempat lapak pun kembali ramai setiap menjelang lebaran (Idul Adha).

Tanah-tanah yang biasanya dihuni rumput ilalang, mendadak jadi kandang binatang. Dari kambing hingga sapi, semuanya ada di sana. Dan kandangnya pun bukan hanya satu, ada beberapa titik. Ya, jumlah pedagang mewakili jumlah hewan kurban itu sendiri.

Momen setahun sekali ini pun jadi hiburan tersendiri buat warga sekitar yang tidak terpengaruh dengan bau yang terasa melekit bila tidak pakai masker. Terutama anak-anak yang mungkin hanya melihat kambing atau sapi dari televisi. 

Penjualan menurun?

Saat mencari tambahan informasi, kami membaca situs rmoljateng.com yang publish Kamis kemarin (15/7/2021) tentang Dinas Pertanian Kota Semarang yang memeriksa kesehatan hewan kurban.

Disebutkan di sana, salah satu pedagang mengakui selama PPKM Darurat penjualan hewan kurban terbilang sepi. Dan pedagan yang menjual di sini pun rata-rata pemain lama yang sudah mengerti pasar dan aturannya.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Oktober 2026

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

🎯 Kisah Oktober: Pas Paket XL Nonaktif, Google AI Plus Pun Ikut "Masuk Angin"

🎟️ Cinema Day 27 Oktober: Strategi Baru Pengusaha Bioskop Menggaet Penonton?

🚗 Pengunjung GIIAS Semarang 2026 Tertahan di Angka 28 Ribuan, Ada Apa?