Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Februari 2026

Image
Memasuki bulan Februari 2026, atmosfer Kota Semarang terasa jauh lebih sibuk dari biasanya. Bukan sekadar rutinitas awal bulan, tapi ada semacam "tabrakan budaya" yang unik. Jika biasanya event besar datang bergantian, tahun ini warga Semarang seolah diajak merayakan semuanya sekaligus: menyambut Tahun Baru Imlek sekaligus mempersiapkan diri memasuki bulan suci Ramadan. Hari ini, tepat tanggal 1 Februari yang jatuh pada hari Minggu, cuaca di Kota Semarang tampak cerah merona dari pagi hingga menjelang sore. Meskipun begitu, bulan Februari disebut-sebut masih menjadi puncak musim penghujan. Cuaca memang masih sulit diprediksi; bisa saja terik di siang hari, namun seketika hujan lebat saat malam menyapa. Dua Hajatan Besar dalam Satu Pekan Bulan ini, Ibu Kota Jawa Tengah punya dua agenda besar yang waktunya saling berhimpitan. Ada Pasar Imlek Semawis yang menjadi ruh perayaan Tahun Baru Imlek di Pecinan, dan ada Dugderan yang menjadi tradisi wajib warga Semarang menyambut bula...

Ada Angkringan di Lawang Sewu

Mungkin kami tidak akan tahu tentang angkringan ini, andai tidak ke Lawang Sewu bulan Juni kemarin. Angkringan yang sangat familiar buat kami, kali ini terasa lebih istimewa. Terutama keberadaannya. Seperti apa suasana dan harga menu hidangannya?

Minggu siang, 20 Juni 2021. Masih sebelum PPKM Darurat diberlakukan, mengunjungi Lawang Sewu masih baik-baik saja. Tentu dengan protokol kesehatan dan pembatasan jumlah kunjungan. Tidak heran setelah masuk ke dalam, orang yang main ke sini tidak begitu banyak.

Angkringan di dalam Lawang Sewu

Buat kami yang jarang-jarang mampir, tentu ini hal menarik untuk dibawa ke blog. Kapan lagi melihat angkringan ada di dalam Lawang Sewu, tepatnya di halaman tengah yang ada pohon besarnya.

Siang itu, alunan musik yang dibawakan seniman (keroncong) menjadi backsound suasana yang memberi semangat untuk kami yang langsung mendekat ke lokasi angkringan.

Ternyata sudah beberapa bulan di sini kata orang yang melayani pesanan kami. Dari harga yang ditawarkan untuk menu-menunya memang terbilang ramah di kantong. 

Daftar menu

Ada teh, kopi klotok, jahe, gorengan, variasi nasi dan sebagainya adalah menu-menu yang dihadirkan dalam angkringan ini. Selengkapnya tentang harganya bisa dilihat dalam gambar bawah ini.

Konsep yang menyesuaikan

Namanya juga angkringan, maka gerobaknya pun tentu ada di sana. Hanya saja, mungkin untuk meminimalisir cuaca, diberi tenda yang menutupi hingga tempat duduk.

Selain itu, beberapa meter dari gerobak, ada tempat duduk yang dibuat dengan konsep menarik. Benar-benar menyesuaikan dengan lokasi. Kita tahu, Lawang Sewu adalah salah satu destinasi wisata dan juga ikon yang paling menonjol di Kota Semarang.

Strategi pengelola

Entah bagaimana angkringan bisa masuk. Kami tak bertanya tentang itu terlalu jauh. Kami pikir ini adalah strategi pengelola, apalagi pandemi saat ini yang meruntuhkan banyak tempat wisata dalam hal kunjungan.

Inovasi memang harus dilakukan untuk menjawab tantangan yang ada. Apakah konsep ini adalah jawabannya? 

...

Akhirnya kami pesan kopi klotok setelah puas melihat-lihat tempat yang menarik di bangunan Lawang Sewu. Kedatangan kami ke sini dalam rangka menemani seseorang yang baru pertama kali mengunjungi Kota Semarang. 

Kamu mau kami temani juga?

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Februari 2026

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

🪁 Apa Kabar Festival Layang-Layang Internasional Semarang? Menanti di Awann Costa, Temu Asyiknya di BKT