Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Februari 2026

Image
Memasuki bulan Februari 2026, atmosfer Kota Semarang terasa jauh lebih sibuk dari biasanya. Bukan sekadar rutinitas awal bulan, tapi ada semacam "tabrakan budaya" yang unik. Jika biasanya event besar datang bergantian, tahun ini warga Semarang seolah diajak merayakan semuanya sekaligus: menyambut Tahun Baru Imlek sekaligus mempersiapkan diri memasuki bulan suci Ramadan. Hari ini, tepat tanggal 1 Februari yang jatuh pada hari Minggu, cuaca di Kota Semarang tampak cerah merona dari pagi hingga menjelang sore. Meskipun begitu, bulan Februari disebut-sebut masih menjadi puncak musim penghujan. Cuaca memang masih sulit diprediksi; bisa saja terik di siang hari, namun seketika hujan lebat saat malam menyapa. Dua Hajatan Besar dalam Satu Pekan Bulan ini, Ibu Kota Jawa Tengah punya dua agenda besar yang waktunya saling berhimpitan. Ada Pasar Imlek Semawis yang menjadi ruh perayaan Tahun Baru Imlek di Pecinan, dan ada Dugderan yang menjadi tradisi wajib warga Semarang menyambut bula...

Selama PPKM Darurat Semarang, Lampu Penerangan Jalan Utama Malam Hari Dimatikan

Pernah nonton film Zombie yang latarnya mengambil perkotaan. Dan suasananya malam hari tanpa lampu penerangan jalan dan sangat sepi. Tidak ada orang terlihat sama sekali. Serem? Seperti itu gambaran di pikiran kami malam ini.

Kami baru saja melewati kawasan jalan Pahlawan, lamput penerangan jalan yang menjadikan Kota Semarang terlihat indah, sama sekali tidak terlihat. Ya, itu sangat gelap. Yang terlihat hanya beberapa lampu yang lewat oleh kendaraan.

Setelah Magrib

Suasana gelap yang terjadi kali ini adalah strategi Pemerintah Kota Semarang dalam rangka menekan mobilitas masyarakat saat PPKM Darurat. Program ini akan berakhir beberapa hari lagi (3-20 Juli). Semoga tidak diperpanjang.

Lampu Penerangan Jalan Umum (PJPU) memang menyasar jalan-jalan di kawasan utama yang biasanya padat. Seperti Pahlawan hingga Simpang Lima, dan ruas-ruas jalan lainnya.  Suasana gelap akan mulai terasa setelah Magrib atau pukul 18.30 wib.

Menekan mobilitas masyarkat

Setidaknya, tujuannya seperti itu (mobilitas). Kota Semarang memang jadi salah satu kota dengan tingkat penyebaran kasus Covid-19 tertinggi akhir-akhir ini. Itu zona merah.

Tidak heran, strategi ini dilakukan. Dan ternyata bukan hanya Kota Semarang saja yang menerapkan 'Kota Gelap' untuk menekan penyebaran Corona. Ada Medan yang juga melakukannya.

Sebagai salah satu Kota Besar, memang Semarang masyarakatnya sangat aktif. Terutama malam hari. Apalagi jantung kota yang berada di kawasan Simpang Lima adalah favorit orang-orang yang baru tiba di Kota Semarang.

Meski begitu, pemadaman lampu penerangan jalan terasa tidak berarti kala berada di jalan yang masih padat rumah-rumah dan penjual kaki lima. 

Dan ketika tidak berada di jalan utama yang lampunya dimatikan, suasana masih terasa ramai. Memang butuh kesadaran masing-masing dan kerja keras semua pihak untuk  membuat Kota Semarang segera keluar dari zona merah.

...

Saat kami bagikan foto yang jadi cover halaman ini, dan juga ada di Instagram, dimatikan lampu penerangan jalan juga menuai kritik. Tentu saja, setiap kebijakan selalu ada pro dan kontra. Mari menunggu hasilnya setelah PPKM Darurat selesai.

Bagaimana pendapatmu? Apakah kamu membayangkan seperti cerita kami di awal? Tetap hati-hati, terutama kamu yang pulang malam sehabis bekerja.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Februari 2026

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

🪁 Apa Kabar Festival Layang-Layang Internasional Semarang? Menanti di Awann Costa, Temu Asyiknya di BKT