Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juli 2026

Image
Memasuki bulan Juli, atmosfer Kota Semarang rasanya mengalami sedikit pergeseran. Puncak kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang sudah kita lalui, dan riuh rendah musim libur sekolah pun perlahan mulai berganti dengan persiapan kembali ke rutinitas. Namun, bukan berarti ibu kota Jawa Tengah ini bakal kehilangan dayanya. Menatap kalender satu bulan ke depan, Juli 2026 justru membawa energi baru yang menyegarkan. Kota ini seperti sedang mengajak warganya untuk bergerak lagi—menjadi lebih bugar sekaligus tetap bersenang-senang dalam balutan agenda yang penuh warna. Sisa Kemeriahan di Awal Bulan Minggu pertama Juli langsung dibuka dengan babak akhir dari Jateng Fair 2026 di PRPP. Berlangsung hingga tanggal 5 Juli, perhelatan ini menjadi destinasi pamungkas bagi warga kota yang ingin menghabiskan sisa liburan. Bukan cuma soal pameran produk dan inovasi daerah, panggung hiburannya yang menghadirkan deretan musisi lokal maupun nasional tetap menjadi magnet kuat bagi pemburu konser di Semarang. Ta...

YouTube Shorts Sudah Tersedia di Indonesia, Kamu Sudah Dapat?

Setelah mengucapkan Selamat Datang untuk Reels di bulan Juni, kini giliran YouTube Shorts yang datang di bulan Juli untuk pengguna Indonesia. Sebagian, mungkin kamu sudah dapat, sudah mendapatkannya. Seperti apa fitur video pendek ini dihadirkan awal-awal?

Hari ini rencananya ingin menulis yang lain. Namun saat melihat sebuah fitur terbaru yang tersedia di YouTube, kami langsung membawanya ke blog. 

Bila sebelumnya mengupload video pendek ke Shorts hanya dengan upload seperti biasa, kali ini YouTube sudah menyertakan tombol rekam. Pengguna tinggal merekam layaknya membuat stories di Instagram atau Snapchat.

Masih terbatas

Bukan akun YouTube dotsemarang yang mendapatkan YouTube Shorts ini. Melainkan akun pribadi yang jarang diunggah video baru. Entahlah ada apa. Yang dapat kami simpulkan ini berarti pengguna terbatas yang mendapatkan fitur Shorts.

Namun bila dilihat dari jumlah subscriber, YouTube dotsemarang yang seharusnya mendapatkan menurut kami. Begitulah YouTube bekerja.

Durasi 15 detik

Bulan September 2020, kami sudah mengumumkannya lewat blog, lihat di sini artikelnya, bahwa YouTube meluncurkan Shorts pada tanggal 14 September. Durasinya 15 detik dan bisa ditambah musik.

Proses upload sangat sederhana

Kehadiran Shorts yang belum genap setahun cukup mengejutkan buat kami. Apakah adanya dorongan dari diluncurkannya Instagram Reels bulan lalu, atau statistik Shorts yang diumumkan awal tahun yang mencapai 6,5 miliar tampilan harian. Naik 3,5 miliar pada akhir tahun 2020, mengutip situs socialmediatoday.com (12/7/2021).

Dan memang benar, masih dari situs referensi yang sama, Chief Product Officer YouTube Neal Mohan memang telah mengkonfirmasi bahwa Shorts Beta akan hadir di semua wilayah dalam minggu ini.

Jadi, seperti apa strategimu menaklukkan fitur video pendek 15 detik ini? Jika kamu tidak menyukai TikTok, maka sebaiknya diubah. Karena YouTube pun melakukan sama seperti Instagram dengan Reels-nya.

Update : Ternyata sudah bisa sampai 60 detik.

Fitur unik

Ini yang kami ceritakan sebelumnya yang tersadar sudah tersedia fitur upload Shorts. Saat membuka video yang berisi komik, ada fitur menarik di sana. Lihat gambar di bawah.

Dari situ kami baru tahu bahwa Shorts sudah tersedia di akun kami. Dari fitur tersebut (di atas), ternyata musiknya bisa digunakan untuk membuat video.

Sayangnya saat kami tes ke beberapa video, fitur unik tersebut tidak tersedia. Apakah harus video dengan musik tertentu yang bisa digunakan? Entalah.

Selamat datang di Indonesia

Kami sudah mencoba membuat video dengan Shorts. Tidak berbeda dengan TikTok atau Reels, konsepnya serupa. Hanya saja Shorts masih terasa sederhana, terutama fitur yang dihadirkan untuk merekam 15 detik.

Hasil rekaman video dari Shorts juga tidak tersedia secara offline. Berbeda dengan Reels atau TikTok (dapat memilih) yang langsung tersedia setelah diunggah (upload).

Untuk menggunakannya juga mudah. Hanya perlu merekam dan menambahkan musik, serta teks. Kekurangan yang kami rasakan adalah kami belum menemukan pengaturan suara untuk membaginya antara suara asli dan musik. (Atau kami saja yang belum menemukan fitur tersebut di dalam Shorts).

Musik di YouTube Shorts

Mari ucapkan Selamat Datang untuk Shorts di Indonesia. 

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

[Review] Karnaval Dugderan 2016, Timeline Kurang Menarik

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

☕ Mengukur Efek Domino Kehadiran Parjo 24 Jam Terhadap Peta Kompetisi Kedai Kopi di Jolotundo

📱 itel P55 5G: Menimbang Rekomendasi AI Google untuk Hape 5G Murah di Bawah 2 Juta

🏋️‍♂️ Ketika Laptop Tipis ASUS ExpertBook Ultra Ditindih Barbel 100 Kg, Masih Aman?