Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

Branding Gofood di Pusat Kuliner Batan Selatan Semarang

Lama tidak memperhatikan kawasan wisata kuliner di Batan Selatan, sekarang terlihat tampak seragam dengan balutan warna merah. Tulisan gofood paling menonjol di sana. Sebuah branding kala pandemi yang menarik hati kami. 

Rabu pagi, tanggal 7 Juli 2021, roda sepeda kami melewati jalan Batan Selatan. Terakhir kami menulis kawasan ini pada bulan Maret 2018. Hingga kini, hanya satu kuliner yang pernah dicicipi di sini. Bila kamu buka link sebelumnya, lebih dari 20 kuliner buka di kawasan ini.

Branding gofood

Sebagai bagian dari Gojek, apa yang dilakukan (branding) gofood tentu tidaklah asing di blog kami yang sering memperhatikan. Tentu itu adalah hal positif, apalagi disaat pandemi begini.

Kami sudah menguber-uber google tentang bagaimana branding gofood sudah ada di kawasan kuliner Batan Selatan. Tak ada satu pun informasi yang bisa kami tambahkan untuk melengkapi artikel di halaman blog kami.

Setidaknya, gambar yang kami jadikan cover halaman, mewakili informasi yang kami tulis di sini. Jadi setiap kedai atau tempat yang berada sepanjang jalanan, spanduk depannya berwarna merah dengan tulisan nama kedai, menu dan tentunya gofood itu sendiri.

Padang Basela Baru

Nanti kami akan tambahkan bila dapat info baru tentang branding gofood di sana. Selain itu, saat kami lebih dekat dengan tulisan di spanduk berwarna merah tersebut, kami melihat tulisan Padang Basela baru.

Ternyata, itu adalah sebuah paguyuban para pedagang kuliner di sini. Lagi-lagi informasinya terbatas tentang paguyuban ini di internet. 

Memadukan offline ke online

Gofood sebagai mitra memang memiliki peranan penting untuk mendistribusikan bisnis kuliner di masa pandemi sekarang. Semua terdampak, dan mau tidak mau harus bekerja lebih keras lagi.

Dengan kerja sama para pemilik kedai di sini dengan gofood tentu memberi angin segar kepada calon konsumen maupun pelanggan baru.

Strategi memadukan offline ke online seperti ini, setidaknya adalah sebuah solusi. Daripada membangun dari nol, kenapa tidak bermitra saja.

...

Kami tidak tahu bagaimana dengan kota-kota lain di Indonesia, apakah gojek melakukan hal yang sama dan seagresif ini. Kami pikir beberapa kota besar sudah pasti. Tinggal bagaimana membangun hubungan baik dari sisi pemerintah maupun komunitas (paguyuban) pemilik bisnis.

Jadi, apakah kamu tahu sejak kapan branding gofood itu ada di sini?

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

🏙️ HUT Kota Semarang ke-479: Absennya Tradisi Lomba Logo, Fokus ke Layanan Publik?

⛪ Karnaval Paskah Kota Semarang 2026: Rekor Peserta dan Pesan Persatuan yang Semakin Kuat

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

🏥 Sisi Lain Grand Opening Cardea Semarang: Menikmati Menu Hotel di Kawasan Jangli

🚩 Menengok Kirab Haul KH Sholeh Darat 2026: Antara Teatrikal Kapal dan Deru Kereta Api di Kampung Melayu