Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

Image
Selamat datang bulan September 2026 di Kota Semarang! Memasuki bulan kesembilan ini, ibu kota Jawa Tengah langsung bersiap menyambut gelombang agenda skala besar yang silih berganti mengisi akhir pekan maupun hari kerja. Dari perhelatan budaya, religius tingkat nasional, hingga pameran otomotif dan festival musik, semuanya siap tumpah ruah meramaikan sudut-sudut kota. Bagi para pelancong, pemburu visual, maupun warga lokal yang ingin merencanakan agenda bulanan agar tidak kecele dengan jadwal padat, berikut adalah rangkuman daftar agenda acara di Kota Semarang sepanjang bulan September 2026. Agenda Besar Utama September 2026 Festival Kota Lama 2026 Waktu: 4 – 20 September 2026 Lokasi: Kawasan Kota Lama Semarang (termasuk titik-titik ikonik seperti Gedung Yayasan Kanisius, area Metro Point, Fasad Marba, hingga Gedung Oudetrap). Catatan: Kembalinya titik keramaian ke area Gedung Yayasan Kanisius diprediksi bakal membuat selebrasi heritage tahun ini semakin meriah dan meluas. MTQ Nasio...

Take Away Kala PPKM Darurat

Kami sedang menunggu pesanan kami selesai di depan pintu sebuah tempat makan. Beberapa pengemudi ojek online juga sedang menunggu. Pembatasan kali ini benar-benar berbeda dengan sebelumnya, sangat ketat. Bahkan tidak ada kendaraan yang lewat di depan rumah makan ini.

PPKM Darurat resmi diberlakukan tanggal 3 Juli kemarin. Dan dengar-dengar bakal diperpanjang hingga 6 minggu ke depan. Kabar buruk bagi pelaku usaha dan para pekerja. Ah tidak, semua sektor terdampak. 

Momentum

Ketika orang-orang dibatasi untuk tidak keluar rumah, tingkat konsumsi masyarakat tentu berpengaruh. Namun dari kacamata kami yang sekedar pengamat, PPKM Darurat adalah momentum.

Seperti yang kami lakukan saat sedang menunggu makanan yang dipesan. Di pintu rumah makan tersebut dituliskan 'Take Away Only' atau bawa pulang. 

Konsep ini bukan sesuatu yang baru, hanya saja kala PPKM Darurat hampir semua pemilik bisnis yang berhubungan dengan makanan, baik restoran hingga mal, menerapkan hal ini.

Kami pikir ini adalah momentum bagi pemilik bisnis yang terkait makanan atau yang berhubungan dengan kebutuhan lainnya. Sudah saatnya bagi yang belum menerapkannya. 

Belajar dari pemain besar seperti restoran cepat saji semacam KFC atau McD. Tentu tidak mudah, tapi tetap harus dicoba.

Apalagi dengan bantuan aplikasi pemesanan online yang sudah menerapkan pesan makanan lewat pengemudi mereka. 

Meningkatkan kualitas

Sudah waktunya mengikuti perkembangan zaman, di mana kemudahan dapat dilakukan dengan bantuan teknologi. Memang mudah mengatakannya, tapi inilah yang terjadi saat ini.

Bila PPKM Darurat benar-benar diperpanjang, pemilik bisnis sudah saatnya meningkatkan kualitas pemesanan produk mereka kepada pelanggan.

Jangan sampai pelanggan yang sudah bertahun-tahun, harus pergi karena restoran yang mereka sukai tidak meningkatkan kualitas, seperti tidak menerima pesanan atau bungkus pesanan dibuat sembarangan.

Pemilik bisnis tidak perlu mengubah banyak hal atau hal besar, mulailah yang sederhana. Mungkin belum mendaftarkan ke aplikasi pemesanan. Atau malah berinisiatif membangun bisnis lewat media sosial. 

Tingkatkan kemasan tempat makanan lebih baik. Dari sisi desain, bungkusan dan memberikan sesuatu yang tak pernah dipikirkan para pelanggan.

Perlu diperhatikan juga soal waktu, lebih cepat lebih baik. Bukan untuk menurunkan kualitas, tapi melihat  bagaimana cara berpikir pelanggan atau pemesan (driver ojol) yang sedang menunggu.

...

Tidak mudah, tapi setidaknya bisa dicoba. Sedangkan yang sudah menerapkannya, lebih banyak dipromosikan. Khususnya media sosial. Buat strategi pemasaran yang menarik dan unik.

PPKM Darurat adalah kesempatan dan juga tantangan.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

💻 Menilik ASUS ExpertBook B9450: Laptop Eks Kantor Jepang 7 Jutaan

💻 Pengalaman Unik Mampir ke Orbit Computer Semarang yang Ternyata Satu Bangunan dengan Hotel dan Disambut AI Chatbot

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

☕ Kumpul-Kumpul Kreator di Tempat Ngopi: Silaturahmi atau Cari Database Pemasaran?

🎪 Arak-arakan Tak Pernah Gagal: Mengamati Pawai Ta’aruf MTQ dari JPO Pandanaran Semarang