Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Februari 2026

Image
Memasuki bulan Februari 2026, atmosfer Kota Semarang terasa jauh lebih sibuk dari biasanya. Bukan sekadar rutinitas awal bulan, tapi ada semacam "tabrakan budaya" yang unik. Jika biasanya event besar datang bergantian, tahun ini warga Semarang seolah diajak merayakan semuanya sekaligus: menyambut Tahun Baru Imlek sekaligus mempersiapkan diri memasuki bulan suci Ramadan. Hari ini, tepat tanggal 1 Februari yang jatuh pada hari Minggu, cuaca di Kota Semarang tampak cerah merona dari pagi hingga menjelang sore. Meskipun begitu, bulan Februari disebut-sebut masih menjadi puncak musim penghujan. Cuaca memang masih sulit diprediksi; bisa saja terik di siang hari, namun seketika hujan lebat saat malam menyapa. Dua Hajatan Besar dalam Satu Pekan Bulan ini, Ibu Kota Jawa Tengah punya dua agenda besar yang waktunya saling berhimpitan. Ada Pasar Imlek Semawis yang menjadi ruh perayaan Tahun Baru Imlek di Pecinan, dan ada Dugderan yang menjadi tradisi wajib warga Semarang menyambut bula...

Take Away Kala PPKM Darurat

Kami sedang menunggu pesanan kami selesai di depan pintu sebuah tempat makan. Beberapa pengemudi ojek online juga sedang menunggu. Pembatasan kali ini benar-benar berbeda dengan sebelumnya, sangat ketat. Bahkan tidak ada kendaraan yang lewat di depan rumah makan ini.

PPKM Darurat resmi diberlakukan tanggal 3 Juli kemarin. Dan dengar-dengar bakal diperpanjang hingga 6 minggu ke depan. Kabar buruk bagi pelaku usaha dan para pekerja. Ah tidak, semua sektor terdampak. 

Momentum

Ketika orang-orang dibatasi untuk tidak keluar rumah, tingkat konsumsi masyarakat tentu berpengaruh. Namun dari kacamata kami yang sekedar pengamat, PPKM Darurat adalah momentum.

Seperti yang kami lakukan saat sedang menunggu makanan yang dipesan. Di pintu rumah makan tersebut dituliskan 'Take Away Only' atau bawa pulang. 

Konsep ini bukan sesuatu yang baru, hanya saja kala PPKM Darurat hampir semua pemilik bisnis yang berhubungan dengan makanan, baik restoran hingga mal, menerapkan hal ini.

Kami pikir ini adalah momentum bagi pemilik bisnis yang terkait makanan atau yang berhubungan dengan kebutuhan lainnya. Sudah saatnya bagi yang belum menerapkannya. 

Belajar dari pemain besar seperti restoran cepat saji semacam KFC atau McD. Tentu tidak mudah, tapi tetap harus dicoba.

Apalagi dengan bantuan aplikasi pemesanan online yang sudah menerapkan pesan makanan lewat pengemudi mereka. 

Meningkatkan kualitas

Sudah waktunya mengikuti perkembangan zaman, di mana kemudahan dapat dilakukan dengan bantuan teknologi. Memang mudah mengatakannya, tapi inilah yang terjadi saat ini.

Bila PPKM Darurat benar-benar diperpanjang, pemilik bisnis sudah saatnya meningkatkan kualitas pemesanan produk mereka kepada pelanggan.

Jangan sampai pelanggan yang sudah bertahun-tahun, harus pergi karena restoran yang mereka sukai tidak meningkatkan kualitas, seperti tidak menerima pesanan atau bungkus pesanan dibuat sembarangan.

Pemilik bisnis tidak perlu mengubah banyak hal atau hal besar, mulailah yang sederhana. Mungkin belum mendaftarkan ke aplikasi pemesanan. Atau malah berinisiatif membangun bisnis lewat media sosial. 

Tingkatkan kemasan tempat makanan lebih baik. Dari sisi desain, bungkusan dan memberikan sesuatu yang tak pernah dipikirkan para pelanggan.

Perlu diperhatikan juga soal waktu, lebih cepat lebih baik. Bukan untuk menurunkan kualitas, tapi melihat  bagaimana cara berpikir pelanggan atau pemesan (driver ojol) yang sedang menunggu.

...

Tidak mudah, tapi setidaknya bisa dicoba. Sedangkan yang sudah menerapkannya, lebih banyak dipromosikan. Khususnya media sosial. Buat strategi pemasaran yang menarik dan unik.

PPKM Darurat adalah kesempatan dan juga tantangan.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Februari 2026

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

🪁 Apa Kabar Festival Layang-Layang Internasional Semarang? Menanti di Awann Costa, Temu Asyiknya di BKT