Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

Image
Selamat Tahun Baru 2026! Suara dar-dir-dor di langit Kota Semarang semalam menjadi penanda dimulainya perjalanan baru yang siap kita hadapi. Mari persiapkan segalanya dan jangan lupa simpan halaman ini sebagai kompas untuk mengarungi bulan Januari. Saat tulisan ini kami susun, langit Semarang tampak cerah merona. Kondisi yang berbanding terbalik dengan hari sebelumnya yang terus-menerus diselimuti mendung sejak pagi dan diguyur hujan dari siang hingga malam. Semoga ini menjadi pertanda baik, bahwa hal-hal sulit akan segera berganti dengan kebaikan di tahun yang baru. Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 Agenda nasional, khususnya jadwal hari libur, tentu akan sangat memengaruhi ritme event di Kota Semarang. Kabarnya, tahun 2026 ini kita punya modal 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama . Dengan banyaknya tanggal merah, rencana liburan atau sekadar staycation di dalam kota sudah harus ditentukan dari sekarang. Apalagi tahun ini bulan puasa datang lebih awal. Silakan atur d...

Tempat Parkir Dekat Lawang Sewu Ini Sudah Bisa Digunakan, Bus Silahkan Parkir Di Sini Saja

Lahan parkir yang sudah kami lihat hampir setahun lalu ini akhirnya sudah bisa digunakan. Bukan hanya untuk kendaraan roda dua maupun roda empat, tapi juga bisa untuk bus. 

Minggu kemarin, 20 Juni, kami membawa seseorang yang baru pertama kali ke Semarang mengunjungi Lawang Sewu. Pikir kami, parkir kendaraan lebih baik di DP mall. Atau, di samping pagar Lawang Sewu yang berdekatan dengan kali (sungai).

Setelah kendaraan kami sudah melewati jalan DP Mall, kami baru ngeh tempat parkir yang sudah hampir setahun itu sudah beroperasi. 

Tempat parkir ini berada sebelum Lawang Sewu, jalan ke arah PO hotel dan Awann Sewu Boutique Hotel. Lahannya sangat luas. Dan untuk masuk ke tempat parkir, pintu utamanya berada di pintu yang di ujung. Bukan pas tikungan jalan.

Parkir bus bisa di sini

Saat kami masuk, tempat parkir sudah diberi alat keamanan seperti yang ada di mal. Semacam portal yang identik dengan warna kuning.

Dengan alat tersebut, kita bisa gunakan pembayaran lewat kartu semacam e-money atau e-toll. Tapi bisa juga secara manual sementara ini seperti yang kami lakukan kemarin. Kami tidak mengisi kartu e-toll, jadi saldonya kosong.

Lahannya benar-benar luas. Menurut petugas jaga parkir, tempat parkir ini bisa digunakan untuk mal atau Lawang Sewu. Mungkin hotel juga bisa kalau di hotel penuh.

Informasi menarik lainnya yang diberitahukan ke kami adalah tempat parkir ini bisa digunakan untuk parkir bus yang ingin ke Lawang Sewu. 

Nanti masuknya dari pintu keluar dan dibantu petugas. Saat kami lihat pintu portal yang ada dua di pintu keluar, memang salah satunya ada yang lebih luas. Dan dibatasin batu untuk sementara waktu.

Tentu ini memecahkan masalah yang selama ini kami pikir sedikit sulit bagi driver bus yang membawa banyak orang yang ingin berkunjung.

Yang kami tahu, bus-bus biasanya parkir di Museum Mandala Bhakti. Supir bus biasanya menurunkan dulu orang-orang di depan pintu keluar Lawang Sewuyang imbasnya membuat macet sesaat.

Tapi dengan parkir di tempat parkir yang berada di sebelah gedung Lawang Sewu, ini lebih dekat dan tidak ribet untuk bus maupun orang-orang yang ingin berkunjung ke Lawang Sewu.

Untuk harga tarif bus di tempat parkir Lawang Sewu ini kami lupa bertanya. Nanti kami perbarui semisal ada mampir lagi ke sana. Sedangkan parkir kendaraan bermotor, kurang lebih sama atau standar di mal. Berlaku kelipatan.

...

Gambar cover atau paling atas kami taruh di postingan sebelumnya yang sudah diterbitkan bulan Juli 2020. Dan hari ini, tempat parkir ini sudah beroperasi. Kalau tidak salah dengar, tempat parkir ini sudah jalan beberapa bulan.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

🗼 Harga Tiket Masuk Menara Al-Husna MAJT 2026: Masih 10 Ribu Rupiah!

🎤 Nabila Maharani di Launching CoE Jateng 2026: Kebaya Marun dan Saksofon di Ki Narto Sabdo

🥋 Potensi Sport Tourism di Balik PON Bela Diri Kudus: Lebih dari Sekadar Matras dan Medali