Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juli 2026

Image
Memasuki bulan Juli, atmosfer Kota Semarang rasanya mengalami sedikit pergeseran. Puncak kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang sudah kita lalui, dan riuh rendah musim libur sekolah pun perlahan mulai berganti dengan persiapan kembali ke rutinitas. Namun, bukan berarti ibu kota Jawa Tengah ini bakal kehilangan dayanya. Menatap kalender satu bulan ke depan, Juli 2026 justru membawa energi baru yang menyegarkan. Kota ini seperti sedang mengajak warganya untuk bergerak lagi—menjadi lebih bugar sekaligus tetap bersenang-senang dalam balutan agenda yang penuh warna. Sisa Kemeriahan di Awal Bulan Minggu pertama Juli langsung dibuka dengan babak akhir dari Jateng Fair 2026 di PRPP. Berlangsung hingga tanggal 5 Juli, perhelatan ini menjadi destinasi pamungkas bagi warga kota yang ingin menghabiskan sisa liburan. Bukan cuma soal pameran produk dan inovasi daerah, panggung hiburannya yang menghadirkan deretan musisi lokal maupun nasional tetap menjadi magnet kuat bagi pemburu konser di Semarang. Ta...

Puskesmas Pudak Payung Semarang, Kunjungan Pertama dan Mengubah Paradigma


Berada di Kecamatan Banyumanik, Puskesmas Pudak Payung terhitung jauh dari kawasan Kota Semarang. Meski begitu, aksesnya dapat ditempuh dengan bus Trans Semarang. Dan harus masuk lagi ke dalam, semacam kawasan perkampungan yang berjarak 750 meter dari jalan utama.

Ini adalah kunjungan kedua ke Puskesmas Semarang, Selasa (26/6). Sebelumnya kami pernah berkunjung ke Puskesman Gayamsari pada bulan November 2017 bersama-sama para bloger dalam rangka kegiatan dari Dinas Kesehatan Kota Semarang.

Kali ini pun sama, yaitu kegiatan dari Dinkes Semarang. Bedanya dengan sebelumnya adalah kami datang dari komunitas yang dikumpulkan oleh Dinkes sejak awal tahun, semacam forum diskusi. Jadi dalam kunjungan, tidak hanya bloger saja yang hadir. Ada beberapa komunitas yang duduk bersama kami saat beraktivitas.

Puskesmas yang besar



Dibanding sebelumnya, Puskesmas Pudak Payung kami rasa lebih besar atau hanya perasaan kami saja. Kedatangan kami siang hari memang tak dapat melihat langsung bagaimana interaksi masyarakat yang sedang berkunjung (berobat).

Sebenarnya kami bisa saja melihat beberapa ruangan untuk mengeksplore, sayang tujuan kami langsung menuju ruang rapat. Dan langsung disambut oleh Ibu Fitri, promotor Kesehatan.

Saat di ruangan rapat, Puskesmas sudah memiliki akses Wifi yang dapat digunakan. Tentu harus menggunakan password saat memakai jaringannya.

Mengubah paradigma tujuan orang datang ke Puskesmas


Sebenarnya, tujuan kunjungan kami datang selain dapat melihat langsung seperti apa Puskesmas Pudakpayung adalah kegiatan rutin yang digelar Dinas Kesehatan untuk komunitas yang telah dibentuk.

Selama di ruangan, dari pihak Puskesmas sudah menyiapkan bahan persentasi menarik dari program yang sudah dijalankan. Seperti Posyandu Remaja hingga aplikasi Asik. Bagian ini kami taruh di halaman berikutnya.

Untuk aplikasi Asik, kami pikir ini adalah terobosan yang menarik. Meski masih terbatas untuk wilayah, aplikasi yang dilaunching bulan April ini membuat mereka bisa disebut Startup Puskesmas.


Dalam kesempatan ini, pimpinan Puskesmas berharap dapat mengubah paradigma masyarakat yang hanya datang saat sedang sakit. Padahal, orang sehat juga perlu mendatangi Puskesmas. Terutama usia produktif.

Puskesmas saat ini sudah banyak memiliki fasilitas yang lengkap. Maka sangat penting mencatat riwayat kesehatan seperti kadar gula, mengukur tensi, berat badan, lingkar perut dan sebagainya.

Seperti semisalnya pengukuran lingkaran perut guna untuk mengetahui besarnya risiko terhadap penyakit kardiovaskuler.

Ibu Fitri
Foto bersama by Dinkes
...

Dengan visi 'Mewujudkan Masyarakat Hidup Sehat Secara Mandiri', UPTD Puskesmas Pudak Payung terus berinovasi dan berkembang lebih modern. Kami harap dapat berkunjung kembali di masa depan.

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

[Review] Karnaval Dugderan 2016, Timeline Kurang Menarik

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

☕ Mengukur Efek Domino Kehadiran Parjo 24 Jam Terhadap Peta Kompetisi Kedai Kopi di Jolotundo

📱 itel P55 5G: Menimbang Rekomendasi AI Google untuk Hape 5G Murah di Bawah 2 Juta

🏋️‍♂️ Ketika Laptop Tipis ASUS ExpertBook Ultra Ditindih Barbel 100 Kg, Masih Aman?