Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

Image
Selamat datang bulan September 2026 di Kota Semarang! Memasuki bulan kesembilan ini, ibu kota Jawa Tengah langsung bersiap menyambut gelombang agenda skala besar yang silih berganti mengisi akhir pekan maupun hari kerja. Dari perhelatan budaya, religius tingkat nasional, hingga pameran otomotif dan festival musik, semuanya siap tumpah ruah meramaikan sudut-sudut kota. Bagi para pelancong, pemburu visual, maupun warga lokal yang ingin merencanakan agenda bulanan agar tidak kecele dengan jadwal padat, berikut adalah rangkuman daftar agenda acara di Kota Semarang sepanjang bulan September 2026. Agenda Besar Utama September 2026 Festival Kota Lama 2026 Waktu: 4 – 20 September 2026 Lokasi: Kawasan Kota Lama Semarang (termasuk titik-titik ikonik seperti Gedung Yayasan Kanisius, area Metro Point, Fasad Marba, hingga Gedung Oudetrap). Catatan: Kembalinya titik keramaian ke area Gedung Yayasan Kanisius diprediksi bakal membuat selebrasi heritage tahun ini semakin meriah dan meluas. MTQ Nasio...

7 Hal Menarik Ini Akan Ada di Pasar Imlek Semawis 2018


Seperti janji kami sebelumnya di posting tentang agenda PIS atau Pasar Imlek Semawis tahun ini yang akan memberikan bocoran hal menarik apa saja yang akan hadir, berikut 7 hal yang bisa kamu pertimbangkan untuk datang ke acara yang dilaksanakan di kawasan Pecinan mulai hari ini (12-14 februari).

Pasar Imlek Semawis merupakan agenda rutin yang diselenggarakan oleh Kopi Semawis (komunitas Pecinan Semarang untuk Pariwisata) dalam rangka menyambut tahun baru Imlek. Tahun ini tema yang diangkat adalah PAZ Now, Pasamuan Anak Zaman Now.

1. Jamuan Tok Panjang

Beberapa kali penyelenggaraan, jamuan Tok Panjang rutin digunakan. Jamuan dengan sebuah meja yang sangat panjang ini kali ini akan menghidangkan salad ikan atau disebut juga dengan Yu Sheng.

2. Yu Sheng

Hidangan pembuka saat Imlek ini isinya bermacam sayuran, tapi yang utama adalah wortel, mentimun, lobak, jahe yang diiris panjang-panjang kecil, jahe putih, dan merah, manisan kulit jeruk, jeruk Bali, talas, jamur Enoki, daun ketumbang, dan masih banyak lagi.

Tujuan santap Yu Sheng adalah kebersamaan. Biasanya 1 piring besar bisa disantap 8-12 orang yang mengelilingi meja makan. Urusan meracik salad biasanya dipandu pramusaji. Karena tahapan meracik selalu diiring kata-kata pengharapan berdasarkan simbol-simbil yang menyertai.

Saat piring Yu Sheng ditaruh di meja, nantinya diiringi kata-kata 'Fat Cai Yi Sen' dan 'Wan Shi Ru Yi' yang artinya Yee Sang untuk kemakmuran.

Yee Sang merupakan hidangan khusus untuk tahun baru Imlek. Makanan ini dihidangkan sebagai makanan pembuka, dan biasanya dimakan pada Renri (hari ke-7 bulan pertama kalender Imlek).

Menurut tradisi, ketika diaduk dengan saus, ikan dan sayuran harus diangkat tinggi-tinggi di atas piring. Semakin tinggi Yee Sang terangkat, maka semakin baik pula peruntungan di tahun yang baru.

Yee Sang diaduk bersama-sama oleh orang yang duduk satu meja sambil mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek. Tradisi mengaduk Yee Sang dan mengangkatnya tinggi-tinggi disebut LO HEI.

3. Nasi goreng jamblang

Menu yang disajikan dengan dibungkus daun jati ini nantinya akan ikut tersaji dalam Tok Panjang. Nasi gorengnya terasa sedap ditambah aroma khas serta warna kemerahan daun jati.

Daun jati adlaah salah satu kearifan lokal yang sudah mulai dilupakan. Daun jati dulu digunakan untuk pembungkus nasi atau daging, bahkan hingga hari ini masih digunakan untuk mewarnai nangka muda sehingga gudeg berwarna merah kecoklatan. Daun jati sendiri mengandung zat anthocyanin alami.

Di Cirebon, nasi yang dibungkus daun jati dikenal dengan nasi jamblang. Kuliner ini di sana berasal dari Desa Jamblang yang berada di pinggir kota Cirebon.

Nasi Jamblang sendiri memiliki sejarah panjang. Saat itu kuliner ini dibagikan secara gratis pada buruh pabrik Gula Gempol, Pabrik Spiritus di Paliman dan stasiun kereta api pada tahun 1847 dan 1883

4. Buto

Di Semarang dulu tiap rumah selalu dihias tanaman tebu di depan pintu masuk. Muncul istilah 'Buto', tebu ditoto di pasar Gang Baru. Tebu memiliki makna yang dalam bagi masyarakat Tionghoa maupun Jawa.

Dalam bahasa Jawa, tebu adalah kerata basa 'antebing kalbu', mantapnya hati. Rasa manis tebu yang termanis adalah di pangkalnya, mengingatkan manusa agar selalu dekat dengan akarnya.

5. Produk unggulan Pecinan

Pengunjung nantinya dapat melihat produk unggulan khas Pecinan yang sudah tersohor seperti kecap Mirama, Kwaci Gajah, Pia Bayi, Lunpia, manisan, obat tradisional China, hiasan rumah kertas dan pengrajin batu.

6. Startup

Saat konferensi pers, panitia tampak semangat dengan tema yang kekinian. Maka tak heran beberapa startup yang tren nantinya akan hadir, seperti GoFood, Madhang, dan lainnya.

7. Ecobricks

Saat diperkenalkan, sebuah botol plastik yang berisi berbagai bahan yang terbuat plastik yang sudah berada di dalam merupakan contoh ecobricks. Ini akan dibawa ke acara PIS 2018 oleh komunitas. Menarik melihat ini nanti di salah satu stan yang ada.

*Sumber : Press release

...

Mari ramaikan dan kamu yang penasaran bisa ikuti hashtag #PasarImlekSemawis2018 atau akun KopiSemawis di Instagram. Nantinya kami pun akan mengupdate dari sana. Rencananya kami lebih fokus pada fans page Facebook dotsemarang. Ikuti kami nanti.

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

💻 Menilik ASUS ExpertBook B9450: Laptop Eks Kantor Jepang 7 Jutaan

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

🏛️ Menelusuri FKL 2026 di Pagi Menjelang Siang: Usia ke-15 yang Senyap di Balik Bayang-Bayang MTQ Nasional

🎞 Shopee Drama: Ketika Aplikasi Belanja Bertransformasi Jadi Layanan Streaming Drama Pendek

📌 Pembaruan Kebijakan & Privasi X Terbaru (September 2026): Apa Artinya Buat Kita dan Akun Komunitas Lokal?