Langsung ke konten utama

Review Pasar Imlek Semawis 2018


Acara yang ditunggu-tunggu tiap tahun menjelang perayaan Imlek dan menjadi daya pikat sendiri bagi kami, dunia pariwisata kota Semarang dan masyarakat sekitar. Tahun 2018, Pasar Imlek Semawis dilaksanakan dari tanggal 12-14 Februari 2018.

Tahun ini kami tidak menyangka lebih beruntung dari tahun sebelumnya. Ada kemewahan sendiri buat kami saat menjadi salah satu bloger yang dilibatkan dalam pembukaan Pasar Imlek Semawis (PIS) yang tahun ini mengangkat tema 'PAZ Now - Pasamuan Anak Zaman Now'.

Selama ini kami bisa melihat pembukaan dari luar panggung di mana malam pembukaan berlangsung biasanya hanya undangan khusus yang dapat duduk di dalam. Kali ini kami yang masuk dalam kalangan media, bisa duduk merasakan dari dekat bagaimana rasanya menikmati sajian tok panjang.

Cuaca yang tidak bersahabat


Bagi warga 'Tionghoa', mungkin hujan merupakan berkah dan anugerah. Namun buat kami yang ingin menyaksikan dan ikut meramaikan gelaran PIS, hujan selalu jadi alasan untuk tidak datang dan menguburkan antusias yang sudah dipendam.

Hujan masih akrab dengan PIS selama gelaran berlangsung. Hujan lebih sering terjadi di hari kedua dan ketiga. Meski begitu, hari pertama dimana malam pembukaan berlangsung, cuaca sangat mendukung dengan tidak turun hujan.

Penggunaan stan separuh jalan

Selain menarik dari segi tema yang diusung yang lebih kekinian, panitia yang ulasannya sudah kami posting sebelumnya di sini, stan-stan yang berdiri tahun ini hanya memanfaatkan lebar separuh jalan.

Jadi selama acara berlangsung, tidak semua jalan digunakan. Dari pagi hingga menjelang sore, jalanan akses acara dibuka buat umum. Khususnya warga sekitar agar segala aktivitasnya tetap berjalan.

Namun mulai malam, penutupan jalan dilakukan. Maka saat melewati acara ini malam hari seperti bukan acara saja. Ada perasaan nyaman saat jalan kaki melintas tiap stan.

Foto Pasar Imlek Semawis 2018

Kami sudah membuat postingan di halaman blog secara khusus yang berisi foto-foto pasar Imlek Semawis 2018.

Konsep foto kami buat dalam bentuk album, bukan Photoblog yang biasa kami buat. Foto-fotonya dikumpulin dari pengguna lain yang membangikannya lewat media sosial.

Silahkan lihat di sini untuk semua foto yang kami pikir kamu pasti tertarik.

Konten acara

Dalam sebuah gelaran acara yang membuat kami tertarik adalah konten yang dihadirkan. Konten yang kami maksud adalah kegiatan atau aktivitas yang menunjang gelaran acara utama.

Di bawah ini kami membawa beberapa aktivitas yang tidak sempat kami lihat selama PIS digelar. Jujur sebagai personal bloger, kami tidak sepenuhnya mengikuti acara yang berlangsung.


Parade Kebaya Encim 2018

Kami lupa jika saat konferensi pers kami diberitahukan bakal ada acara yang berhubungan dengan kopi di salah satu tempat selama gelaran PIS. Di bawah ini kami membawa foto-foto acara tersebut dari Facebook Pasar Imlek Semawis.


Dalang Muda Tionghoa


Pada saat malam pembukaan, Senin malam (12/2), ada dalang muda yang diperkenalkan kepada undangan dan masyarakat yang ikut menyaksikan.

Namanya Fose Jose Amadeus Krisna yang diperkenalkan dan satu panggung bersama pak Hendi, Wali Kota Semarang.

Mahasiswa kampus Salatiga ini mengenalkan hasil kreasinya, yaitu Wayang Kronik yang juga wayang Multikultural. Rencananya kami ingin membuat halaman khusus buat dia, jadi kami tak ingin membahas dia begitu panjang di sini.

Seperti apa hidangan Tok Panjang

Ada hidangan istimewa yang berikan kepada undangan saat malam pembukaan. Kami benar-benar beruntung dapat menikmati dan satu meja dengan rekan-rekan media. Ulasannya ada di halaman tersendiri di sini.

Melibatkan startup dan komunitas


Madhang adalah satu diantara startup yang kami temui selama acara berlangsung. Pengembang aplikasi yang kebanyakan dari mahasiswa Udinus ini sangat menarik. Ini juga akan kami buat satu postingan, jadi ditunggu saja.

Dari komunitas lingkungan, hadir Ecobricks Semarang yang turut ambil bagian. Sayang kami kelupaan berbicara banyak dengan mereka saat acara.

...

Sebenarnya masih banyak lagi konten yang belum bisa dibawa ke halaman ini. Namun kami cukupkan dulu, bila ada info terbaru, akan segera kami masukkan.

Mungkin ini adalah gelaran Pasar Imlek Semawis yang kami sukai. Entah bagaimana dengan kamu yang kemarin datang dan menyaksikannya juga secara langsung.

Tahun depan, kami harap bisa kembali terlibat dan mengabarkan kepadamu tentang keseruannya berkunjung ke acara ini. Dan ini bisa jadi agendamu untuk berwisata ke kota kami, Semarang.

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

Ada kabar gembira buat kamu yang mungkin baru menggunakan modem m3y. Kami baru sadar bahwa kartu 4G Smartfren bisa digunakan di modem M3Y yang perangkatnya sudah pernah kami review sebelumnya. Apakah kamu sudah juga mencobanya?
Kami pikir M3Y sudah tidak bisa digunakan lagi dengan harganya yang kurang bersahabat untuk kami. Apalagi kartu yang tersemat sangat tidak memungkinkan kartu lain untuk masuk. Bahkan untuk sesama operator. Sekali keluar dari SIM Card-nya, kartu dipastikan tidak akan berfungsi. 
Ternyata bisa
Internet merupakan kebutuhan wajib terkait aktivitas kami dalam dunia blogging. Maka saat sebelum pergi ke Jakarta acara ASUS kemarin, kami mencoba mempersiapkan segalanya yang salah satunya koneksi internet.
Saat bertanya ke konter terdekat, ternyata kartu 4G Smartfren bisa digunakan untuk modem kami. Pokoknya yang keluaran Smartfren, kata penjaga konternya. Setelah memastikan sendiri dan menggunakannya, ternyata memang bisa. Apalagi kartu perdana yang kami beli punya kuot…

Ini Logo HUT Kota Semarang yang Ke 471

Mengusung tema seputar HUT Kota Semarang yang ke-471, seperti tiap tahun rutin lomba ini dilaksanakan, kami pun ikut membawanya ke blog dotsemarang. Buat yang belum tahu, berikut pemenangnya.

Adalah Gondang Tri Witono, pemenang dari Jogja untuk lomba desain logo HUT kota Semarang ke-471 kali ini.

Untuk tagline "Bersama Rakyat, Semarang Semakin Hebat', ternyata ini tambahan. Lomba yang digelar bulan Februari ini diikuti ribuan peserta, selengkapnya bisa kamu lihat di foto instagram di bawah ini.

PEMENANG LOMBA LOGO ...... Sugeng dalu poro sedulur, Penjurian Tahap Akhir Lomba Logo Hari Jadi ke 471 Kota Semarang Tahun 2018 telah selesai dilakukan dan dengan ini mempersembahkan Logo dari: GONDANG TRI WITONO Alamat : Jl. Pakel UHV 451, Pandeyan, Umbulharjo, Yogyakarta Sebagai PEMENANG Lomba Logo Tahun 2018 ini Kepada pemenang akan dihubungi oleh panitia untuk teknis pengambilan hadiah yang akan diserahkan setelah Upacara Peringatan Hari Jadi ke 471 Kota Semarang tanggal 2 Mei 2017…

Instagram dan Poster Film Indonesia

Instagram buat kami saat ini adalah tempat terbaik untuk mencari poster film Indonesia yang akan atau sedang tayang di bioskop. Kami memanfaatkannya untuk membantu kami melengkapi postingan agar lebih menarik.

Jika kamu menengok media sosial Kofindo, seperti Twitter, Facebook maupun Instagram, kami memiliki beberapa poster film di sana. Kami mendapatkannya dari Instagram dengan bantuan aplikasi, seperti Snaptube.

Sebagai akun yang konsen film Indonesia, khusus di Semarang, kami ingin berbagi informasi film apa saja yang sedang tayang di kota kami, Semarang. Alasannya jelas, mengajak masyarakat berbondong-bondong pergi ke bioskop.

Instagram, alat promosi

Setiap judul film Indonesia yang akan rilis, kami dengan mudah menemukan poster film Indonesia di sana. Pemasar film saat ini memang menjadikan Instagram sebagai alat promosi.

Bahkan dalam perkembangannya, mereka melakukan poster layaknya rilis film. Mulai ada teaser, hingga rilis resmi official poster. Ini sangat menarik buat kami.

Ka…

Ini Harga Tarif Parkir Inap di Stasiun Tawang Tahun 2018?

Selain bandara yang memberi pelayanan parkir inap buat kendaraan, stasiun kereta api juga memberlakukan hal yang sama. Apakah kamu dalam tujuan perjalanan ke luar kota dan ingin parkir di Stasiun Tawang?

Minggu pagi (14/10) kami mendapat kesempatan pergi ke stasiun Tawang. Kebenaran bukan untuk meliput atau mengeksplore, ada kerabat yang pulang dari liburan di kota Semarang.

Saat sudah melayani hingga pintu masuk ruangan, kami jadi ingat bahwa ada pernah yang bertanya kepada kami lewat blog dotsemarang tentang tarif parkir inap di sini, stasiun Tawang.

Kesempatan bagus ini tentu tidak kami sia-siakan. Kami langsung bertanya pada petugas parkir dan petugas jaga piket loket pintu keluar. Dan berikut tarif yang diberlakukan.

Mobil
Parkir inap dikenakan harga 45 ribu rupiah. Lebih dari hari yang diterapkan, akan dikenakan biaya lagi. Sepeda Motor
Parkir inap roda dua dikenakan biaya 25 ribu rupiah. Dan sama seperti mobil, akan ada biaya tambahan bila lebih dari waktu yang diterapkan, 24 jam…

Gumuk Reco Sepakung, Ayunan yang Mendebarkan

Setelah mendapatkan suguhan pemandangan alam yang membentang luas dari lokasi ketinggian yang dinamakan Helipad, tujuan berikutnya dan terkahir dalam program One Day Tour Bersama Bloger Milenial adalah Gumuk Reco.

Bila dalam perjalanan sebelumnya kami menggunakan dua kendaraan mobil pikup, maka perjalanan menuju Gumuk Reco hanya menggunakan satu mobil.

Cuaca hari itu, November 2018, sedang tidak bersahabat. Cerah yang menemani berganti gerimis yang membuat jari jemari terpaksa bergerak melindungi diri. Spanduk yang dibawa untuk berfoto menjadi tameng semua orang di atas mobil, melindungi diri dari hujan yang jatuh ke tubuh.

Jalan yang berkelok-kelok

Kami pikir menuju lokasi Gumuk Reco sudah aman dari jalanan yang berkelok-kelok, tapi malah lebih menaikkan tensi. Penyuka spot yang mampu menaikkan adrenalin, pasti sangat senang dengan lokasi seperti ini.

Jalanan yang lebarnya tidak seberapa terkadang harus bergantian dengan kendaraan yang berlawanan. Kanan kiri jalan terkadang hutan dan…