Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Review The Cannibal Bistro & Bar


Bicara tentang tempat nongkrong di salah satu kawasan Semarang atas, Tembalang, tak ada habisnya. Kawasan yang menjadi pusat mahasiswa Universitas Diponegoro atau Undip ini memang sangat terkenal bagi kami yang tinggal di Semarang.

Generasi millenials yang sedang berkuliah di sana sangat beruntung dengan banyaknya ragam pilihan tempat melepaskan penat setelah belajar di bangku kelas. Bila malas keluar pun, ada layanan pesan antar yang juga bisa dimanfaatkan.

Sabtu kemarin (10/2) kami sedang berkunjung ke salah satu tempat nongkrong yang berada di jalan Mulawarman. Kami sadar bahwa lokasinya terbilang jauh untuk kami yang kebanyakan menghabiskan aktivitas di Semarang bawah.


Namun semua terbayar saat kunjungan pertama kali kami ke sini mendapati pemandangan yang indah, yaitu pematang sawah.

Apakah ini andalan view dari the cannibal? Sepertinya iya, bila membandingkan dengan beberapa tempat nongkrong yang pernah kami kunjungi sebelumnya.

Cannibal? Alasan dibalik nama

Ini bagian dalam setelah kamu masuk dari depan, seperti ini suasananya

Menjadi satu-satunya pemilik bisnis di sekitaran Mulawarman, memang menguntungkan. Meski begitu kawasan Semarang atas jangan dianggap remeh dengan banyaknya tempat sejenis dengan beragam aneka ragam tarik.

Belum lagi fenomena bisnis tutup setelah berjalan beberapa tahun bahkan hitungan bulan karena ketidakmampuan menarik pengunjung.

Pertanyaan ini sempat kami lontarkan kepada mbak Mona, pemilik The Cannibal Bistro & Bar, yang kebenaran saat kami datang, beliau bersedia menyapa kami.

Rupanya pengalaman menjadi pengunjun dibawa ke dalam bisnis yang ia dirikan bareng pasangannya yang seorang WNA. Bahkan tempat yang kami duduki dengan pemandangan sawah ini sudah disurvei sebulan lebih sebelum tempat ini resmi dilaunching.

Cannibal yang kami artikan sebagai pemakan segalanya terdengar menyeramkan. Namun bagi pemilik, Cannibal dipahami sebagai penarik segala segmen. Mahasiswa memang konsumen terbesar di sini, namun mereka memiliki keluarga, kerabat dan lainnya.

Belum lagi warga sekitar yang diharapkan tertarik berkunjung. Tempat ini menjadi satu tempat untuk segala yang dibutuhkan terkait gaya hidup.

Dari sisi menu, Cannibal juga memiliki porsi yang besar. Harga bisa dikatakan sesuai kantong dan bonusnya, mereka mencicipi sesuai ukuran dan rasa yang sangat diperhatikan.

Pemandangan sawah, keunggulan Cannibal menurut kami


Bisa dibilang ini semacam terasnya, ruangan ini kita dapat melihat pematang sawah

The Cannibal awalnya sempat dikonsep menjadi coffee shop. Namun saat mendapatkan tempat dengan pemandangan sawah seperti gambar yang ada di halaman ini, pemilik melihat sisi lain dari bisnis yang ingin dijalaninya.

Kami yang waktu itu bersama owner, marketing dan teman baik kami, plus salah satu food bloger Semarang, benar-benar menikmati sore hari itu dengan pemandangan hamparan sawah yang hijau. Bahkan sampai lupa ketika malam sudah berganti.

Customer Smart 


Ada bagian menarik yang kami dapatkan dari mbak Mona saat mengobrol dengannya, yaitu customer smart. Customer atau seorang pelanggan saat ini sudah pintar-pintar.

Maka harapan pemilik terkait tempat tentunya mereka melihat layanan yang diberikan dari sini sesuai dengan kualitas, termasuk menu dan harga.

Mencicipi menu The Cannibal Bistro & Bar

Karena kami datang dalam rangka undangan, maka pemilihan menu yang kami coba merupakan rekomendasi dari Cannibal.

Kami selalu ingatkan di awal kepada kamu yang membaca ulasan kami soal makanan bahwa kami bukan food bloger yang pandai atau ahli bicara soal rasa. Kami harus jujur tentunya, biar tulisan kami tidak disalah artikan.

Berikut beberapa menu yang dihadirkan kepada kami


 Teh hangat ini dikemas menarik di sini

Sambil menunggu hidangan lain datang, kami disuguhin Cappucino hangat terlebih dahulu

Cannibal Burger, sepertinya harus dipotong-potong untuk memakannya yang punya ukuran besar

Quatro Formaghi, pizza ini tipis. Cocok untuk beramai-ramai

Pan Seared Salmon




Daftar menu ini sewaktu-waktu dapat berubah tanpa pemberitahuan. Kami harap kamu bijak saat melihat daftar ini setelah postingan kami ini telah dipublish.

Alamat The Cannibal Bistro & Bar


Jalan Mulawarman Selatan Raya No.35B, Kramas, Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah 50278. Untuk media sosialnya agar kamu tidak pensaran, silahkan buka Instagram thecannibalbistroandbar.


Jam buka sendiri, dimulai dari jam 11 siang hingga jam 2 pagi. Kontak yang bisa dihubungi, Telepon (024) 76404379. Semua ada di bio Instagram atau google.


Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

🚴‍♂️ Cerita Unik Angka 2: Pengalaman Bersepeda Menerobos Banjir di Jalan Kartini Semarang

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?