Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

Image
Bulan November selalu lekat dengan ingatan kolektif kita pada Hari Pahlawan tiap tanggal 10 November. Jika bulan Oktober sebelumnya sempat mengajak kita menengok kembali riuhnya sejarah lewat napas Pertempuran 5 Hari di Semarang , maka bulan November ini menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan arti kepahlawanan dalam bentuk yang lebih luas—terutama lewat karya, konsistensi, dan pergerakan orang-orang yang terus menghidupkan sudut-sudut kota. Ya, perjuangan hari ini tidak selalu tentang bambu runcing. Di Semarang, denyut itu justru terasa lewat geliat para pegiat literasi, komunitas kreatif, peracik kopi, hingga ribuan pasang kaki yang meramaikan jalanan lewat deretan fun run dan festival akhir pekan. Kota ini terus bergerak karena ada banyak tangan yang tak lelah merawatnya. Nah, buat pembaca setia yang sedang mencari referensi kegiatan, akhir pekan mau kemana, atau sekadar ingin melihat bagaimana Semarang berdenyut sepanjang bulan ini, berikut adalah rangkuman agenda Kota Semar...

Review Film Moon Cake Story


Film ini rilis di bioskop Indonesia tanggal 23 Maret 2017. Membawa Bunga Citra Lestari yang dipasangkan dengan Morgan, kisah film ini diceritakan dalam durasi 1 jam 34 menit. Berikut review filmnya

Tanpa diduga, kami bisa duduk kembali di dalam bioskop menyaksikan karya anak bangsa yang dikemas dalam bentuk film. Apakah ini artinya kami kembali akan menayangkan postingan review film Indonesia di blog dotsemarang? Tidak, ini kebenaran diajak dan dapat gratisan. Jadi mohon maaf untuk selanjutnya bila tidak menemukan postingan review.

Moon Cake atau Kue Bulan

Baca judulnya saja, kami tahu kalau Moon Cake merupakan nama makanan yang berasal dari China. Entah mengapa judul ini yang dikolaborasikan dengan Story. Adakah maksudnya agar penonton lebih mengenal kue ini dan kemudian membelinya. Kami sendiri pernah mencoba kue ini.

Film Moon Cake hingga tulisan ini dibuat masih bertahan dengan jumlah jam pemutaran yang masih lengkap. Film yang tayang berbarengan dengan Dear Nathan ini segitu menariknya?

Lewat film ini, kamu akan mengetahui bagaimana makanan ini dibuat. Seberapa lezatnya dan seberapa menariknya kue ini disajikan.


Review film

Morgan Oey berperan sebagai David, seorang pengusaha yang punya latar belakang dari keluarga sederhana dan kemudian sukses sebagai pengusaha. Telah sukses, ia dipertemukan dengan Bunga Citra Lestari yang berperan sebagai Asih.

Asih sendiri adalah wanita yang memiliki beberapa pekerjaan sekaligus. Kadang sebagai joki 3 in 1, laundry dan pembuat kue bulan. Statusnya, janda beranak satu dan hidup bersama adik perempuannya juga.

Meski keduanya berperan sangat baik lewat film yang disutradarai Garin Nugroho ini, peran BCL menurut kami kurang pas dilihat dari parasnya yang tidak bisa menutupi kecantikannya yang memainkan peran wanita sederhana yang tinggal dipinggiran ibukota.

Keduanya memulai film dengan sebuah konflik yang akhirnya saling menyukai. Seperti sudah ketebak, cerita selanjutnya akan lebih baik kamu tonton sendiri dengan pergi ke bioskop.

Kuatnya cerita film Moon Cake Story tak lepas dari rangkap jabatan sang sutradara yaitu om Garin yang juga sebagai penulis. Kami suka jalannya cerita yang dibangun. Sederhana namun sangat mengena.

David yang juga sebagai duda dan mengalami masalah kesehatan terus berupaya mencari kebahagiaannya. Salah satunya bertemu Asih. Keluarga yang menentang dan dukungan orang terdekat menjadi spesial bumbu alur ceritanya yang sering mundur ke belakang ini.

Beberapa  aktor senior turut juga ambil bagian di film produksi Tahir Foundation, seperti Deddy Sutomo dan Jaja Mihardja. Khusus buat Om Deddy, melihat beliau masih aktif bermain, kami sangat bersyukur. Ini artinya beliau masih diberi kesehatan dan tetap produktif.



Berkenalan dengan Mayapada Group

Salah satu bentuk pemasaran yang sudah lazim saat ini kami lihat adalah film. Tidak heran mengapa dalam film ini kami menemukan berbagai hal yang berhubungan dengan Tahir Foundation.

Mulai dari bank, rumah sakit dan sebagainya memiliki hubungan erat dengan Mayapada Group yang didirikan oleh Tahir pada tahun 1986, konglomerat berbasis di Indonesia.

..

Secara ringkas, film ini mengajak penonton melihat sisi positif yang dibangun para pemainnya dengan balutan cerita yang mengharukan. Sederhana sebenarnya. Namun perjuangan Asih dan David, meski berbeda latar belakang, pada akhirnya saling menguatkan. Sebagai manusia, kita memang harus saling tolong menolong.

Dengan rating penonton remaja atau 13 tahun, kamu bisa mengajak keluargamu menonton hari ini. Terutama orang tuamu dan kakak-kakamu. Ketika kamu tidak tahu bagaimana mendukung mereka, film ini coba memberitahumu.

*Terima kasih buat teman kami yang memberi fasilitas nonton ini.

Artikel terkait :

...

Informasi Kerjasama

Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Oktober 2026

6 Alat Untuk Media Sosial

📝 Hari Blogger Nasional 2026: Merawat Rumah, Menjaga Ingatan

🎭 Karnaval Nostalgia Dugderan: Saat Tradisi Lokal Ikut Meriahkan Panggung MTQ Nasional di Kota Semarang

🎯 Kisah Oktober: Pas Paket XL Nonaktif, Google AI Plus Pun Ikut "Masuk Angin"