Memasuki bulan Agustus, atmosfer di sudut-sudut Kota Semarang mulai terasa berbeda. Kibaran bendera merah putih, umbul-umbul yang mulai menghiasi jalanan protokol, hingga gapura kampung yang bersolek cantik menandai dimulainya bulan kemerdekaan. Semarak Agustus selalu menjadi daya pikat tersendiri yang dinanti setiap tahunnya. Sebagai blog yang terus memantau pergerakan aktivitas lokal, kami pun tidak sabar membagikan daftar acara menarik apa saja yang bakal memeriahkan kota sepanjang bulan ini. Salah satu magnet utama yang paling ditunggu-tunggu adalah perayaan tahunan kirab budaya yang berpusat di Sam Poo Kong. Event akulturasi budaya berskala besar tersebut dipastikan akan menjadi daya tarik utama, baik bagi warga lokal maupun wisatawan yang sedang berkunjung ke Kota Atlas. Bagi yang sedang menyusun rencana akhir pekan atau mencari hiburan di sela-sela aktivitas harian, berikut adalah kalender agenda, acara, festival kuliner, dan kegiatan komunitas di Kota Semarang sepanjang bulan ...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Review Event Diskusi Eksplorasi Batik dan Desain di Impala Space Semarang
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Ngobrolin tentang batik Semarang memang selalu menarik, termasuk di acara kali ini yang dibuat Impala Space, minggu malam (20/11/2016).
Ini bukan kelas Akademi Berbagi Semarang yang beberapa kali dotsemarang ikuti. Ini adalah salah satu program yang dibuat Impala Space yang cukup menarik untuk sebuah tempat yang dikenal dengan Coworking Space. Mereka sangat rutin membuat forum diskusi dengan tema-tema yang berbeda.
Membawa tema Eksplorasi Batik dan Desain, diskusi yang dimulai pukul 7 malam lebih ini tidak dihadiri peserta yang sebelumnya terdaftar berjumlah 20 orang lebih. Sangat disayangkan sebenarnya bila melihat tema soal batik Semarang yang jadi utama untuk dibicarakan.
Farisa (Impala)
Kiri kanan : Adam Muda (grafik designer), Ina Priyono (Fashion Designer) dan Eko Hariyanto (Pengembang Batik Semarang)
Acara dibuka dengan diskusi pertama yang sekaligus dimoderatori oleh mas Adam. Beberapa slide gambar motif batik ditampilkan di layar LCD yang menunjang cerita tentang perkembangan batik oleh mas Eko.
Semarang sebenarnya kaya batik, hanya saja yang diketahui hanya motif Lawang Sewu dan Tugu Muda. Sebelum motif-motif ini beredar, sebenarnya ada banyak. Namun seiring waktu, batik Semarang identik dengan ciri khas Semarangan.
Dari Ibu Ina yang kerap kali membawa batik ke luar negeri, beliau terkadang galau ketika tidak membawa batik dari Semarang. Tapi itu dulu, sekarang sudah banyak masyarakat yang mulai peduli dengan batik Semarangan.
Foto slideshow dari milik mas Adam Muda
...
Sebelum menutup diskusi, para pembicara berpesan kepada peserta yang hadir atau Anda yang sedang membaca postingan ini. Mari bantu mempromosikan batik Semarang dengan cara-cara seperti menggunakan batik dalam acara-acara, membuat komunitas, memviralkan lewat media yang sedang tren atau cara yang Anda sukai.
Kalau bukan kita, siapa lagi? Mari kembangkan dan promosikan yang ada sekarang. Oh ya, sudah tahu kan di Semarang ada beberapa kampung batik? Mungkin bisa mengunjungi sekalian.
Memasuki bulan Agustus, atmosfer di sudut-sudut Kota Semarang mulai terasa berbeda. Kibaran bendera merah putih, umbul-umbul yang mulai menghiasi jalanan protokol, hingga gapura kampung yang bersolek cantik menandai dimulainya bulan kemerdekaan. Semarak Agustus selalu menjadi daya pikat tersendiri yang dinanti setiap tahunnya. Sebagai blog yang terus memantau pergerakan aktivitas lokal, kami pun tidak sabar membagikan daftar acara menarik apa saja yang bakal memeriahkan kota sepanjang bulan ini. Salah satu magnet utama yang paling ditunggu-tunggu adalah perayaan tahunan kirab budaya yang berpusat di Sam Poo Kong. Event akulturasi budaya berskala besar tersebut dipastikan akan menjadi daya tarik utama, baik bagi warga lokal maupun wisatawan yang sedang berkunjung ke Kota Atlas. Bagi yang sedang menyusun rencana akhir pekan atau mencari hiburan di sela-sela aktivitas harian, berikut adalah kalender agenda, acara, festival kuliner, dan kegiatan komunitas di Kota Semarang sepanjang bulan ...
Berbeda dengan lini laptop consumer seperti Vivobook atau Zenbook yang dengan mudah nampang di etalase toko, menyusuri keberadaan ASUS ExpertBook di Kota Semarang rupanya memberikan pengalaman tersendiri. Bukan karena unitnya yang langka, melainkan karena jalur distribusinya yang terbilang unik. Semenjak tim ASUS Indonesia hadir di Semarang pada Juni lalu, kami memiliki agenda pribadi untuk mengulas lebih jauh ekosistem perangkat pendukung kerja mereka. Jika sebelumnya fokus kami banyak berada di lini consumer , kali ini perhatian kami tertuju pada lini commercial alias Business-to-Business (B2B). Usaha ASUS mengenalkan lini bisnis ini menginspirasi kami untuk menelusuri toko komputer mana saja di Semarang yang menyediakan produknya. Harapannya, catatan ringkas ini bisa menjadi panduan atau referensi praktis bagi masyarakat maupun instansi lokal yang sedang mengincar laptop business-grade , meski transaksi pemesanan sejatinya bisa dilakukan lewat platform daring resmi. Antara Meja D...
Sedikit terlambat memang membagikan kabar ini di blog, mengingat saat artikel ini dipublikasikan, masa penutupan tinggal menghitung hari. Namun bagi warga Kota Semarang yang belum mengetahui informasinya, setidaknya artikel ini bisa menjadi pengingat agar tidak kecele saat berencana datang untuk berolahraga. Dokumentasi spanduk di pintu gerbang GOR Tri Lomba Juang (TLJ) Semarang ini kami ambil pada Minggu pagi (19/7/2026), memanfaatkan momen saat gelaran Car Free Day (CFD) di Simpang Lima berlangsung. Akhirnya kami kembali melangkah ke kawasan ini, setelah kunjungan terakhir pada bulan Maret lalu saat menyambangi gedung Semarang Digital Kreatif (SDK) yang berada di kompleks yang sama. Berdasarkan spanduk pengumuman dari Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Semarang yang terpasang di pintu pagar, penutupan sementara kawasan lapangan atletik berlangsung mulai tanggal 15 Juli hingga 18 Agustus 2026 . Area yang ditutup difokuskan pada lapangan atletik—pusat aktivitas warga yang biasanya se...
Hoaks yang selama ini sudah meresahkan rupanya punya turunan baru yang tidak kalah mengkhawatirkan. Bahkan, informasi yang disebarkan sering kali terbungkus dengan potongan fakta atau kebenaran yang terkesan sangat meyakinkan. Misleading content (informasi menyesatkan) kini menjadi ancaman nyata di era digital. Mari kita bedah lebih detail dampaknya di artikel ini . Kamis pagi (13/8) lalu, aktivitas harian kami dihabiskan untuk menghadiri Focus Group Discussion (FGD) bertajuk "VIRAL BOLEH, HOAKS JANGAN! Efek Hukum Konten Misleading Influencer & Media" yang berlangsung di Ballroom Hotel Novotel Semarang . Seperti biasa, perjalanan kami ditemani sepeda lipat kesayangan. Beruntung cuaca pagi itu cukup bersahabat, sehingga tidak menguras terlalu banyak keringat meski kami tetap bersiap dengan pakaian ganti. Sudah cukup lama kami tidak mampir ke Novotel Semarang. Kami baru menyadari bahwa area parkir kendaraan kini dialihkan ke area basement . Padahal seingat kami, dulu spot...
Rasa penasaran yang sempat mengendap di benak kami selama beberapa bulan terakhir akhirnya terjawab juga. Bagi yang sering melintas di kawasan Jalan Jolotundo, tepatnya di dekat Jembatan Kartini, mungkin pernah ikut memperhatikan sebuah proyek bangunan beratap tinggi dan berukuran cukup besar yang pengerjaannya terus berjalan. Jejak pengamatan kami terhadap proyek ini sebenarnya sudah dimulai sejak November 2025 lalu. Waktu itu, saat kami mengabadikan pengerjaannya pertama kali, strukturnya masih berupa fondasi awal. Penasaran itu berlanjut sampai Juli 2026 kemarin, ketika kami kembali mendokumentasikan progres fasad bangunannya yang makin rapi, meski saat itu belum ada tanda-tanda identitas tempat tersebut. Baru pada 10 Agustus 2026 , rasa penasaran kami dan mungkin sebagian dari kamu resmi terbayar. Sebuah plang nama berukuran besar beserta logo raket terpampang makin jelas di dinding utamanya: MOORO PADEL . Padel Pertama di Koridor Jolotundo Kehadiran tempat ini terbilang menarik ...
Comments
Post a Comment