Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

Image
Selamat datang bulan September 2026 di Kota Semarang! Memasuki bulan kesembilan ini, ibu kota Jawa Tengah langsung bersiap menyambut gelombang agenda skala besar yang silih berganti mengisi akhir pekan maupun hari kerja. Dari perhelatan budaya, religius tingkat nasional, hingga pameran otomotif dan festival musik, semuanya siap tumpah ruah meramaikan sudut-sudut kota. Bagi para pelancong, pemburu visual, maupun warga lokal yang ingin merencanakan agenda bulanan agar tidak kecele dengan jadwal padat, berikut adalah rangkuman daftar agenda acara di Kota Semarang sepanjang bulan September 2026. Agenda Besar Utama September 2026 Festival Kota Lama 2026 Waktu: 4 – 20 September 2026 Lokasi: Kawasan Kota Lama Semarang (termasuk titik-titik ikonik seperti Gedung Yayasan Kanisius, area Metro Point, Fasad Marba, hingga Gedung Oudetrap). Catatan: Kembalinya titik keramaian ke area Gedung Yayasan Kanisius diprediksi bakal membuat selebrasi heritage tahun ini semakin meriah dan meluas. MTQ Nasio...

Review Event Rijsttafest 2016 di Semarang


Semarang menjadi kota pertama digelar acara yang bertajuk 'Creating future history of Indonesia-Netherland' ini. Padahal, acara ini sederhana kalau melihat inti acaranya. Namun karena dikemas dengan sangat menarik, acara ini mendapat respon luar biasa.

Selasai pagi, tanggal 22 November 2016 merupakah hari pertama acara ini digelar yang sejatinya dilaksanakan selama 2 hari, hingga tanggal 23 November. Ada 2 tempat yang digunakan untuk menghidupkan acara, taman Srigunting dan Gedung Oudetrap.

Acara Inti

Taman Srigunting di Kota Lama berubah 180 derajat dari biasanya yang sekedar taman biasa. Ada banyak payung yang ditaruh di langit-langit dengan berbagai warna membuat orang disekitar tertarik untuk mengabadikan.


Ternyata, pemasangan payung dan pernak-pernik di sana memiliki arti sendiri. Seperti pemasangan foto-foto yang ditaruh dengan gambar-gambar jaman dulu yang punya nilai sejarah. Ya, pengunjung diharapkan dapat membandingkan dan memetik nilainya dari sana.

Bila Anda sudah membaca postingan sebelumnya, Anda pasti sudah tahu ada apa saja selama acara dan juga keterlibatan komunitas lokal Semarang. Intinya, semua dilibatkan untuk meramaikan acara.

Pindah ke gedung utama, Oudetrap, pengunjung disajikan kuliner Semarang secara gratis namun dengan syarat yaitu punya kupon, seperti ngantri daging kurban. Ini dilakukan karna porsi yang disajikan hanya seribu sehari dari 10 stan yang ada.

Masuk lebih ke dalam, pengunjung dibuat terkesima dengan penampilan gedung yang dibuat menarik dengan berbagai konten seperti sepeda, foto, dan sebagainya.



Dan acara hari pertama yang merupakan inti acara adalah pemaparan hasil survei yang dilakukan oleh pihak acara tentang hubungan Indonesia dan Belanda dari sudut pandang anak muda yang telah disurvei. Hasilnya bisa dilihat di sini.

Acara ini bukan saja dihadiri pejabat pemerintah kota Semarang dan Provinsi, tapi juga dikunjungi oleh Perdana Menteri Belanda yang kebenaran punya jadwal berkunjung ke Indonesia, terutama Semarang.


"Bagus sekali, saya suka dengan suasananya," kata Mark Rutte. orang nomor satu di Negeri Tulip itu sempat berkeliling di Little Netherland, antara lain ke Gereja Blenduk, gedung Oudetrep, dan Semarang Art Gallery. 
...

Dotsemarang sendiri hadir  pada hari pertama dan hari kedua hanya pada waktu tertentu, yakni siang hari. Sedangkan malam tidak bisa hadir, selain karna faktor cuaca yang kali ini tidak bersahabat, tenaga yang terkuras lumayan besar juga.

Buat dotsemarang, acara ini berhasil dari sisi kemasannya yang menarik sehingga banyak aktivitas di media sosial yang mudah dilihat. Apalagi dengan adanya kontes selfie.

Bagaimana dengan inti acaranya yaitu hasil survei, entahlah mengingat acara ini lebih banyak dihadiri kaum muda dan acara inti hanya fokus di hari pertama yaitu seminar. Ada sih pemasangan hasil survei sepergi gambar berikut.

Selanjutnya, acara ini akan diadakan dibeberapa kota lainnya di Indonesia. Untuk waktunya, dotsemarang tidak dapat mengkonfirmasinya. 

Comments

Popular posts from this blog

🌸 Ketika Madukoro Mendadak ‘Jepang’: Fenomena Tabebuya, Algoritma Threads, dan Budaya FOMO Kota

💡 Lebih Bahaya dari Hoaks: Mengenal 'Misleading Content' dan Peran Penting Blogger

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

🇮🇩 Bukan Cuma Bulan Puasa, Car Free Day Simpang Lima Semarang Juga Libur Pas Momen 17-an

📲 PlayFix dan iFixied Semarang: Pengalaman Langsung Masuk ke Dalam Servis Gadget