Selamat datang di bulan Oktober! Tidak terasa kita sudah memasuki kuartal terakhir di tahun 2026. Seperti bulan-bulan sebelumnya, Kota Semarang kembali menghadirkan beragam deretan kegiatan menarik yang siap mengisi agenda akhir pekan maupun hari kerja kamu. Kami tak menyangka meninggalkan September dengan banyak kejutan. Mulai dari daftar acara Semarang yang lebih banyak dari Agustus dan kejutan acara yang terus bertambah tanpa kami ketahui. Agenda Besar Utama Oktober 2026 Peringatan Pertempuran 5 Hari di Semarang Tanggal: 14 – 15 Oktober 2026 (Gladi & Puncak Acara) Lokasi: Kawasan Tugu Muda Semarang Deskripsi: Momen bersejarah tahunan Kota Semarang untuk mengenang jasa para pahlawan. Menampilkan drama teatrikal perjuangan kolosal, upacara khidmat, serta penutupan/pengalihan arus lalu lintas sementara di kawasan Tugu Muda. Kali ini, bulan baru, Semarang sudah diramaikan dengan pameran otomotif skala nasional, panggung fashion, gelaran musik komunitas, kumpul sepeda tua, hingga ...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Review Film Harim di Tanah Haram
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Ditengah pasar yang menggandrungi film dengan genre komedi dan horor, film Harim di tanah Haram menjadi satu-satunya film yang mencerahkan. Bahkan segmentasi penontonnya sebagian besar perempuan muda hingga dewasa (ibu-ibu). Ini terlihat dari penonton bioskop Semarang yang memutar film dengan durasi 114 menit ini di jam perdananya.
Film Harim di Tanah Haram resmi tayang di bioskop tanah air tanggal 10 Desember 2015. Film ini sepertinya pernah digadang-gadang akan tayang bulan September, entah mengapa baru tayang hari ini.
Kisah pelacur merindukan ka'bah
Dari posternya sendiri terlihat dengan jelas tentang cerita utamanya. Penonton digiring melihat sebuah realita seorang wanita yang sebenarnya seorang muslimah tiba-tiba hidupnya berubah 180 derajat.
Mulai dari pernikahan yang mengecewakan, dijual di tempat pelacuran dan akhirnya menemukan seorang pria yang baik dan mau menikahinya. Pada akhirnya, ia berhasil menginjakkan kaki di tanah Haram atau Mekkah.
Sudut Pandang
Ada 10 orang yang menonton film ini saat perdananya tayang. Film ini begitu boring diawal-awal dan tak banyak hal yang dieksplor selain keindahan Makasar sebagai background pertama film ini dimulai. Ditambah dengan alunan Al-Quran dan musik yang merdu dan menenangkan jiwa, rasanya pengen tidur saja.
Sudut pandang yang dibangun semua tentang Qia, mulai dari kehidupan masa kecilnya, dewasa lalu tinggal di pesantren, dan menikah. Tak ada sudut pandang lain semisal kehidupan Irwansyah atau lainnya yang dapat mempertemukan benang merah mereka di film ini.
Alur cerita
Membaca alur film ini benar-benar lurus hingga berakhirnya film. Awal-awalnya sangat datar dan membuat saya mengantuk. Beruntunglah, saat sesi Irwansyah masuk semua mulai bergairah.
Sempat menebak bahwa alur ceritanya akan begini, ternyata tidak. Pintar juga memainkan ceritanya, pikir saya. Bagian itu ada pada saat Qia melarikan diri dari Preman dan ditolong oleh ibu-ibu. Kirain akan jadi bagus, ternyata malah masuk kandang harimau. Qia, mau tidak mau harus terjebak dengan pekerjaan prostitusi.
Tampilnya Fuad Alkhar Abud
Banyak pemain yang dibawa film yang disutradarai Ibnu Agha ini seperti Wawan Wanizar, Tio Pakusadewo, Teuku Rifnu Wikana, Cahya Kamila, Mustafa 'Debu' dan istri dari Irwansyah, Zaskia Sungkar.
Paling menarik adalah penampilan si Abud yang terkenal pada jaman era 80an. Meski durasinya singkat, setidaknya aktor ini memberi sedikit kerinduan buat penonton yang sering menontonnya pada jamannya.
Dari Novel
Genre drama religi sepertinya identik dengan novel. Salah satunya film ini juga yang merupakan adaptasi novel karya Abu Hamzah. Film ini mengambil lokasi syuting di tiga negara yaitu di Turki, Arab Saudi (Mekkah dan Madinah) dan Indonesia (Makassar).
Explore Makassar hingga Turki
Ada yang belum pernah ke Makassar, atau Turki? Sepertinya yang nulis, juga. Belum sama sekali. Film ini setidaknya punya banyak sesuatu yang menarik untuk dilihat. Mulai dari kampung nelayan, kota Makassar, bentor atau becak motor, tempat-tempat menarik, keindahan kota Turki dan sejarahnya. Dan masih banyak lagi yang dapat kita nikmati.
Kesimpulan
Pesan yang menarik dari film ini adalah bagaimana kekuatan seorang wanita dengan doa dan harapannya mampu mencapai mimpi yang selama ini ingin digapainya.
Takdir dapat diubah dengan doa, sebuah kalimat yang mencerahkan tentunya. Dan masih banyak lagi kata-kata mutiara yang menumbuhkan nilai-nilai positif terlepas cara mengemas film ini yang menggemaskan untuk alurnya yang membosankan.
Oh ya, jangan harap melihat akting Irwansyah dengan total disini. Karena kekuatan pemainnya ada pada si Qia yang diperankan Sylvia Fully meski menurut saya itu juga masih harus ditambah lagi.
Ikuti jadwal film Indonesia di bioksop Semarang lewat akun @kofindo. **Film ini hanya bertahan 6 hari di bioskop Semarang
Selamat datang di bulan Oktober! Tidak terasa kita sudah memasuki kuartal terakhir di tahun 2026. Seperti bulan-bulan sebelumnya, Kota Semarang kembali menghadirkan beragam deretan kegiatan menarik yang siap mengisi agenda akhir pekan maupun hari kerja kamu. Kami tak menyangka meninggalkan September dengan banyak kejutan. Mulai dari daftar acara Semarang yang lebih banyak dari Agustus dan kejutan acara yang terus bertambah tanpa kami ketahui. Agenda Besar Utama Oktober 2026 Peringatan Pertempuran 5 Hari di Semarang Tanggal: 14 – 15 Oktober 2026 (Gladi & Puncak Acara) Lokasi: Kawasan Tugu Muda Semarang Deskripsi: Momen bersejarah tahunan Kota Semarang untuk mengenang jasa para pahlawan. Menampilkan drama teatrikal perjuangan kolosal, upacara khidmat, serta penutupan/pengalihan arus lalu lintas sementara di kawasan Tugu Muda. Kali ini, bulan baru, Semarang sudah diramaikan dengan pameran otomotif skala nasional, panggung fashion, gelaran musik komunitas, kumpul sepeda tua, hingga ...
Ekosistem kendaraan listrik ( electric vehicle ) di Kota Semarang kembali mendapat dorongan positif. Jika biasanya stasiun pengisian daya kendaraan listrik lebih sering ditemui di kawasan rest area jalan tol maupun pusat perbelanjaan, kini fasilitas tersebut juga mulai merambah area perkantoran perbankan di pusat kota. Akhirnya kami memposting ini di blog. Ini bukan konten promosi atau kerja sama berbayar. Kami benar-benar tidak sengaja melewati Jalan Pemuda, tepatnya depan Bank Jateng yang lagi ngadain acara Gebyar Fest 81 . Atribut promosinya sukses mengalihkan mata kami yang membuat akhirnya kami mampir melihat lebih dekat. Terakhir kami menulis tentang SPKLU di blog pada tahun 2023. Entah kenapa kami sudah jarang menuliskannya lagi, padahal event GIIAS Semarang selalu menghadirkan inovasi tentang pengisian kendaraan listrik di sana. SPKLU kedua di blog dotsemarang ini hadir dari Kantor Cabang Utama Bank Jateng, Jalan Pemuda Semarang . Kehadiran Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik ...
Membahas Media sosial seolah tak ada habisnya. Mulai dari yang sekedar membuat happy maupun yang dibuat serius. Malah terkadang menemukan sesuatu yang tidak Anda duga-duga. Berikut ada 6 tools yang setidaknya dapat membantu memanage akun media sosial Anda lebih menyenangkan. Dikutip dari website jeffbullas.com, dengan judul 6 Amazing Social Media Productivity Tools, Anda kami giring untuk mendapatkan pengalaman baru ber-media sosial lebih mudah dan menyenangkan atau membantu aktivitas Anda lebih serius. 1. Buffer Tampilannya sederhana. Anda dapat login dengan akun media sosial yang Anda miliki. Setelah login, Anda diminta memasukkan email sebagai pelengkap data. Selain masih belum terlalu paham menggunakannya, sedikit kelebihan, alat ini hadir diberbagai site *ekstensi. Kalau masih penasaran, bisa lihat detailnya dibawah. 2. Glyder Saat mengklik halamannya, kami diarahkan sebuah tampilan yang menarik. Profesional sepertinya. Namun, ada hal yang memutuskan kami tidak meneruskannya....
Dunia per-Threads-an kembali menghadirkan pemandangan menarik yang sebenarnya bukan hal baru-baru amat dalam kampanye pemasaran digital. Platform media sosial berbasis teks besutan Meta ini mendadak jadi saluran alternatif yang paling menyita perhatian, termasuk bagi penyelenggara pameran otomotif sekelas GIIAS Semarang. Dulu, mengumpulkan content creator atau influencer untuk meliput acara pameran otomotif skala nasional di Semarang butuh energi ekstra. Tim public relations atau penyelenggara acara harus repot mendata nama, memantau tingkat engagement , mengirim surel penawaran satu per satu, hingga bernegosiasi rate card . Namun, itu cerita lama. Memasuki era media sosial serba instan, segalanya berubah drastis. Tengok saja bagaimana penyelenggara GIIAS Semarang memanfaatkannya untuk menjaring pasukan kreator lokal tanpa perlu bersusah payah. Dari Scouting Manual ke Open Call Instan di Threads Beberapa minggu sebelum perhelatan dimulai, akun resmi GIIAS Semarang hadir meramaikan l...
Niat bersepeda di Kota Semarang itu memang butuh komitmen ekstra. Selain kontur jalanannya yang menantang kalau sudah urusan Semarang atas, faktor cuaca yang terik sering jadi alasan orang ragu menjadikannya moda transportasi harian. Tapi karena sepeda sudah jadi alat transportasi utama kami selama belasan tahun, ke mana pun acaranya di area bawah, sepeda lipat tetap jadi andalan. Termasuk saat kami menghadiri sebuah acara diskusi di Novotel Semarang yang berada di Jalan Pemuda pada bulan Agustus lalu. Awalnya kami membayangkan area parkirnya bakal mirip seperti beberapa hotel lain yang menaruh tempat parkir di area belakang gedung. Namun sesampainya di lokasi, ternyata jalurnya berbeda. Kami pun sempat mendatangi petugas security yang berjaga untuk menanyakan di mana parkir khusus buat sepeda. Petugas menyampaikan bahwa memang belum ada area khusus sepeda. Sebagai solusinya, kami diarahkan ke area parkir bersama kendaraan roda dua yang lokasinya ada di lantai bawah ( basement ). Syu...
Comments
Post a Comment