Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

Image
Selamat Tahun Baru 2026! Suara dar-dir-dor di langit Kota Semarang semalam menjadi penanda dimulainya perjalanan baru yang siap kita hadapi. Mari persiapkan segalanya dan jangan lupa simpan halaman ini sebagai kompas untuk mengarungi bulan Januari. Saat tulisan ini kami susun, langit Semarang tampak cerah merona. Kondisi yang berbanding terbalik dengan hari sebelumnya yang terus-menerus diselimuti mendung sejak pagi dan diguyur hujan dari siang hingga malam. Semoga ini menjadi pertanda baik, bahwa hal-hal sulit akan segera berganti dengan kebaikan di tahun yang baru. Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 Agenda nasional, khususnya jadwal hari libur, tentu akan sangat memengaruhi ritme event di Kota Semarang. Kabarnya, tahun 2026 ini kita punya modal 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama . Dengan banyaknya tanggal merah, rencana liburan atau sekadar staycation di dalam kota sudah harus ditentukan dari sekarang. Apalagi tahun ini bulan puasa datang lebih awal. Silakan atur d...

Media Sosial dan Kelas Menengah


Menurut survei dari  Twitter Mass Study yang diadakan Oktober 2015, menunjukkan bahwa rata-rata pengguna internet berasal dari kelas menengah. Survei dengan sampel 500 hingga 1.000 responden ini menggambarkan bahwa para pengguna media sosial punya kecenderungan untuk membeli barang-barang mewah 1,3 kali lebih tinggi.

Apa yang Anda pikirkan dengan data ini? Mungkin saja buat yang terjun menjadi marketeers sudah ancang-ancang strategi apa yang dapat dilakukan. Namun buat dotsemarang, ini sebuah info buat acara-acara yang belum banyak memanfaatkan media sosial di kota Semarang.

Prediksi pengguna Internet tahun 2016

Mengutip dari situs kontan.co.id (27/11), Operator media sosial semakin tergiur melihat pangsa pasar pengguna internet di Indonesia yang terus mekar. Dalam prediksinya pengguna internet di Indonesia bakal melonjak hingga 50% pada tahun depan.

Tianyu Xu, Social Analytics Lead Twitter Asia Pasifik Kamis (26/11) menyebutkan, dari pengguna media sosial di Indonesia menunjukkan, bahwa semakin besar pendapatan yang diperoleh, semakin besar belanja untuk internetnya.

Sedangkan penetrasi mobile internet terus tumbuh. Pada 2014 pertumbuhannya 42%. Tahun ini presentasenya naik menjadi 48%. Tahun depan proyeksinya naik menjadi 50%. Lalu menjadi 54% pada 2018. Sebagai gambaran dalam catatan Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia, pengguna internet Indonesia ada 88 juta. (eMarketer pada Juni 2015)

Produk yang dicari

Jenis produk yang paling diminati adalah retail dan otomotif. Selama 12 bulan terakhir, sebanyak 81% responden menyatakan beli rumah dan interior, 80% membeli pakaian, dan 72% membeli kendaraan bermotor.

Saat hendak membeli satu produk, konsumen kerap melibatkan media sosial. Sebanyak 92% pelanggan mencari situs belanja melalui media sosial tersebut. Lalu, 93% dari mereka melakukan riset produk dan mendaftar merek yang diharapkan.

Apa yang bisa kita petik disini?

Di Semarang sendiri, dotsemarang melihat pameran seperti otomotif, rumah dan interior, pakaian dan lainnya sangat sering digelar. Namun kurang bergeliat di media sosial.

Apalagi pameran komputer yang sudah punya daya tarik sendiri ketika dotsemarang mempublishkannya. Entah salah siapa atau memang kurang menarik pengguna media sosial bagi mereka.

Yang jelas melihat data ini sudah seharusnya bisa dimasukkan dalam strategi marketing sebuah acara bagi mereka, pelaku acara maupun pembuat acara. Manfaatkan media sosial untuk memperoleh pengaruh dan daya beli masyarakat khususnya kelas menengah yang sedang buming.

Semua butuh usaha dan berusaha. Selamat Desember, buat semuanya.

Original post klik disini.
Gambar : Ilustrasi



Informasi Pemasangan Iklan

Hubungi @dotsemarang
Email : dotsemarang [@] gmail.com

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

🗼 Harga Tiket Masuk Menara Al-Husna MAJT 2026: Masih 10 Ribu Rupiah!

🎤 Nabila Maharani di Launching CoE Jateng 2026: Kebaya Marun dan Saksofon di Ki Narto Sabdo

🥋 Potensi Sport Tourism di Balik PON Bela Diri Kudus: Lebih dari Sekadar Matras dan Medali