Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Mei 2026

Image
Kota Semarang memasuki usia ke-479 tahun ini. Sebuah angka yang menandai kematangan perjalanan panjang sejak disahkan oleh Sultan Hadiwijaya pada tahun 1547 silam. Memasuki bulan Mei, atmosfer perayaan sudah terasa di berbagai sudut kota. Bagi warga maupun wisatawan yang berencana berkunjung, inilah momen terbaik untuk ikut larut dalam kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang (HJK) . Mari tandai kalender Anda, berikut adalah rangkuman agenda yang akan mewarnai Kota Atlas sepanjang bulan Mei 2026. Tema HJK 479: Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat Tahun ini, Pemerintah Kota Semarang mengusung tema "Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat" . Narasi yang dibawa bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah ajakan kolektif. Kami melihat adanya upaya kuat untuk menyatukan gerak antara pemerintah dan warga. Fokus utamanya adalah integrasi nilai sejarah dengan transformasi modern. Ambisi yang ingin dicapai cukup tinggi: mewujudkan Semarang sebagai kota yang bersih, sehat, cerdas, dan ...

Wow, Batik Semarang Mendapatkan Penghargaan Paramakarya Dari Presiden


Sudah lama sekali tidak berkunjung kembali ke sanggar batik 16 yang terletak di jalan Bukit Bougenvil Raya, Sendangmulyo, Tembalang. Terakhir dotsemarang kesana tahun 2013, pada saat acara bareng perusahaan transportasi yang melakukan kunjungan. Kini kabar terbaru mereka sekarang telah mendapatkan penghargaan dari Presiden. Apa yah?

Kabar baik ini dotsemarang kutip dari situs lifestyle.liputan6.com pada tanggal 26 November 2015. Dituliskan disana bahwa  Sanggar Batik Semarang 16 mendapatkan penghargaan Paramakarya dari Presiden Joko Widodo. Terutama soal motif khas Semarang.

Batik Semarang 16 mendapat penghargaan Paramakarya 2015 dari presiden setelah bermetamorfosis dari kegelisahan individu Umi S Adisusilo menjadi sebuah bola salju kreativitas yang menular, dan menjadikan daerah-daerah lain terdorong menggali motif khas mereka sendiri.

Menurut Umi S Adisusilo, awalnya pendirian sanggar itu memang dimaksudkan agar tradisi membatik lebih membumi. Bukan hanya mengenakan pakaian batik, namun juga memproduksi.

"Sebelas tahun kami berupaya mandiri. Pernah mendapat support saat walikota Semarang dijabat bapak Sukawi Sutarip. Saat itu support pemerintah menghebat," kata Umi usai menerima penghargaan.

Penghargaan kinerja terbaik berupa anugerah Paramakarya itu tak lepas dari dukungan budayawan, seniman wartawan, hingga mahasiswa. Dari mereka pemikiran orisinalitas motif dapat tertuang dalam kain batik khas Semarang.

800 motif orisinil

Yang menarik dari info diatas adalah mereka sudah memiliki lebih 800 motif orisinil yang sudah didaftarkan HAKI. Untuk mencipta motif, biasanya para desainer mempelajari terlebih dulu hal-hal yang sesuai tema.

Misalnya tentang legenda kampung-kampung di Semarang. Kemudian mereka mencari sejarah munculnya legenda kampung tersebut.

Hasil motif itu kemudian dibawa ke rapat besar, untuk mendapatkan masukan ataupun evaluasi. Setelah itu, jika disetujui motif akan masuk ke tahap produksi.

Mandiri

Ada cerita miris diantara kabar baik ini. Yaitu, ketika daerah lain mendapat pendampingan dari kepala daerah sebagai bentuk dukungan, Sanggar Batik Semarang 16 berangkat sendiri.

Ya, Sanggar Batik 16 memang berupaya ingin lebih mandiri. Sebagai salah satu tempat tujuan wisata saat ini, mereka tetap dengan jatidirinya, yaitu mandiri dan tak mau tergantung dengan pemerintah.

"Kami seakan tak peduli dengan dukungan pemerintah. Saat ini kami sedang merintis workshop di semua kelurahan agar Semarang memiliki pecanting-pecanting hebat," kata Umi.

Posting originial klik disini.
Gambar : dotsemarang

Artikel terkait :





Informasi Pemasangan Iklan

Hubungi @dotsemarang
Email : dotsemarang [@] gmail.com




Comments

Popular posts from this blog

🏙️ HUT Kota Semarang ke-479: Absennya Tradisi Lomba Logo, Fokus ke Layanan Publik?

🚩 Menengok Kirab Haul KH Sholeh Darat 2026: Antara Teatrikal Kapal dan Deru Kereta Api di Kampung Melayu

📱 PlayFix Android & Laptop Service Semarang: Mampukah Bertahan di "Lahan Panas" Jalan Kartini?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Mei 2026

🏙️ Melihat "RT Online" di Kelurahan Sambirejo Semarang: Inisiatif Smart City yang Menembus Gang