Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Wow, Batik Semarang Mendapatkan Penghargaan Paramakarya Dari Presiden


Sudah lama sekali tidak berkunjung kembali ke sanggar batik 16 yang terletak di jalan Bukit Bougenvil Raya, Sendangmulyo, Tembalang. Terakhir dotsemarang kesana tahun 2013, pada saat acara bareng perusahaan transportasi yang melakukan kunjungan. Kini kabar terbaru mereka sekarang telah mendapatkan penghargaan dari Presiden. Apa yah?

Kabar baik ini dotsemarang kutip dari situs lifestyle.liputan6.com pada tanggal 26 November 2015. Dituliskan disana bahwa  Sanggar Batik Semarang 16 mendapatkan penghargaan Paramakarya dari Presiden Joko Widodo. Terutama soal motif khas Semarang.

Batik Semarang 16 mendapat penghargaan Paramakarya 2015 dari presiden setelah bermetamorfosis dari kegelisahan individu Umi S Adisusilo menjadi sebuah bola salju kreativitas yang menular, dan menjadikan daerah-daerah lain terdorong menggali motif khas mereka sendiri.

Menurut Umi S Adisusilo, awalnya pendirian sanggar itu memang dimaksudkan agar tradisi membatik lebih membumi. Bukan hanya mengenakan pakaian batik, namun juga memproduksi.

"Sebelas tahun kami berupaya mandiri. Pernah mendapat support saat walikota Semarang dijabat bapak Sukawi Sutarip. Saat itu support pemerintah menghebat," kata Umi usai menerima penghargaan.

Penghargaan kinerja terbaik berupa anugerah Paramakarya itu tak lepas dari dukungan budayawan, seniman wartawan, hingga mahasiswa. Dari mereka pemikiran orisinalitas motif dapat tertuang dalam kain batik khas Semarang.

800 motif orisinil

Yang menarik dari info diatas adalah mereka sudah memiliki lebih 800 motif orisinil yang sudah didaftarkan HAKI. Untuk mencipta motif, biasanya para desainer mempelajari terlebih dulu hal-hal yang sesuai tema.

Misalnya tentang legenda kampung-kampung di Semarang. Kemudian mereka mencari sejarah munculnya legenda kampung tersebut.

Hasil motif itu kemudian dibawa ke rapat besar, untuk mendapatkan masukan ataupun evaluasi. Setelah itu, jika disetujui motif akan masuk ke tahap produksi.

Mandiri

Ada cerita miris diantara kabar baik ini. Yaitu, ketika daerah lain mendapat pendampingan dari kepala daerah sebagai bentuk dukungan, Sanggar Batik Semarang 16 berangkat sendiri.

Ya, Sanggar Batik 16 memang berupaya ingin lebih mandiri. Sebagai salah satu tempat tujuan wisata saat ini, mereka tetap dengan jatidirinya, yaitu mandiri dan tak mau tergantung dengan pemerintah.

"Kami seakan tak peduli dengan dukungan pemerintah. Saat ini kami sedang merintis workshop di semua kelurahan agar Semarang memiliki pecanting-pecanting hebat," kata Umi.

Posting originial klik disini.
Gambar : dotsemarang

Artikel terkait :





Informasi Pemasangan Iklan

Hubungi @dotsemarang
Email : dotsemarang [@] gmail.com




Comments

Popular posts from this blog

🎬 Menengok LOFF 2026 dari Luar Pagar: Menanti Pintu Sinema Semarang Benar-benar Terbuka ke Layar Lebar

🦈 Selamat Tinggal Bitly, Saatnya Kembali ke Jalan Ninja URL Asli

🛕 Pura Agung Giri Natha Semarang: Oase Religi Tradisi Bali di Atas Bukit Gajahmungkur

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

Parkir di The Park Mall Hanya Melayani Pembayaran Non Tunai