Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

Image
Selamat datang bulan September 2026 di Kota Semarang! Memasuki bulan kesembilan ini, ibu kota Jawa Tengah langsung bersiap menyambut gelombang agenda skala besar yang silih berganti mengisi akhir pekan maupun hari kerja. Dari perhelatan budaya, religius tingkat nasional, hingga pameran otomotif dan festival musik, semuanya siap tumpah ruah meramaikan sudut-sudut kota. Bagi para pelancong, pemburu visual, maupun warga lokal yang ingin merencanakan agenda bulanan agar tidak kecele dengan jadwal padat, berikut adalah rangkuman daftar agenda acara di Kota Semarang sepanjang bulan September 2026. Agenda Besar Utama September 2026 Festival Kota Lama 2026 Waktu: 4 – 20 September 2026 Lokasi: Kawasan Kota Lama Semarang (termasuk titik-titik ikonik seperti Gedung Yayasan Kanisius, area Metro Point, Fasad Marba, hingga Gedung Oudetrap). Catatan: Kembalinya titik keramaian ke area Gedung Yayasan Kanisius diprediksi bakal membuat selebrasi heritage tahun ini semakin meriah dan meluas. MTQ Nasio...

Tren Kopi Keliling Juga Merambah Kota Semarang


Menjelang akhir bulan Oktober, kawasan Jolotundo mendadak jadi ladang baru bisnis kopi keliling yang tengah menjamur. Hanya bermodal gerobak keliling yang didesain lebih menarik, mereka mangkal di jalan. Bukan hanya satu merek, namun beberapa dengan branding yang berbeda.

Kami kaget ketika media online semacam detik baru saja menerbitkan apa yang kami lihat. Padahal rencana kami ingin buat artikel yang sama. Rasanya seperti kalah curi start.

Bukan fenomena

Saat kami cari di Google, tren kopi keliling rupanya tidak hanya menjamur di Kota Semarang saja. Melainkan banyak wilayah di Indonesia, terutama daerah perkotaan.

Malam hari dekat Bank BI

Jika di Kota Semarang kami melihat tren ini pada bulan Oktober, maka saat kami lihat di Google, tren kopi keliling sudah ada setahun belakangan ini. Laman lingkaran.id bahkan sudah menuliskan tren ini di bulan Juli kemarin.

Benar-benar tidak menyangka bahwa ini jadi tren. Apalagi harga yang ditawarkan juga sangat terjangkau dengan kisaran harga 8 ribu hingga 12 ribu rupiah.

Tidak kalah dengan coffee shop

Dari beberapa referensi yang kami baca, kopi yang dijual tidak jauh beda dengan yang ada di coffee shop. Baik itu dari rasa maupun desain kemasan. Bila dilihat dari  beberapa gambar, bentuk tempat kopinya saat dipesan mirip dengan kemasan yang ada di coffee shop.

Tren kopi keliling juga semacam menjawab tantangan di era sekarang yang memadukan teknologi dan mobilitas. Orang-orang tidak perlu harus ke coffee shop, mereka hanya perlu menikmati di jalan dengan harga terjangkau.

Depan SMAN 1 Semarang

Mangkal di mana-mana

Selain di Jolotundo, kami berpapasan dengan pelaku bisnis kopi keliling di jalan Pahlawan, terutama di dekat Bank BI. Lalu juga saat Car Free Day di Simpang Lima. Titik-titik ini memang jadi spot keramaian yang pas untuk mereka gapai.

Termasuk di depan SMAN 1 saat CFD awal bulan November kemarin. Selain kelebihan bisa bergerak bebas, gerobak keliling ini juga sudah dilengkapi pembayaran non tunai dengan QRIS. Wah, itu sangat membantu sekali.

...

Sangat menarik melihat tren ini akhir-akhir ini karena mereka muncul juga dengan gerobak yang didesain kekinian yang dibungkus dengan warna yang mencolok perhatian. Termasuk yang pakai listrik.

Bagaimana dengan nasib bapak-bapak yang juga berkeliling menjual kopi dengan bersepeda. Bahkan, cara membuatnya dengan cara manual, pakai alat Dan biji kopi asli?

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

🎬 Tren Pemasaran Film Indonesia di Threads: Tiket Gratis, Riuhnya Agensi Kilat, Hingga Realita Kreator di Lapangan

📶 Nyoba Wi-Fi Publik Pemkot Semarang di Tri Lomba Juang: Adem Tempatnya, Gimana Kecepatannya?

🔥 Menemukan Petis Kangkung di Jalan Jolotundo: Kuliner Legendaris Semarang yang Bertahan di Tengah Dinamika Kota

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

🏛️ Menonton Pembukaan FKL 2026 dari Layar Kaca: Antara Kemegahan Seremoni dan Realitas Lapangan