Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Agustus 2026

Image
Memasuki bulan Agustus, atmosfer di sudut-sudut Kota Semarang mulai terasa berbeda. Kibaran bendera merah putih, umbul-umbul yang mulai menghiasi jalanan protokol, hingga gapura kampung yang bersolek cantik menandai dimulainya bulan kemerdekaan. Semarak Agustus selalu menjadi daya pikat tersendiri yang dinanti setiap tahunnya. Sebagai blog yang terus memantau pergerakan aktivitas lokal, kami pun tidak sabar membagikan daftar acara menarik apa saja yang bakal memeriahkan kota sepanjang bulan ini. Salah satu magnet utama yang paling ditunggu-tunggu adalah perayaan tahunan kirab budaya yang berpusat di Sam Poo Kong. Event akulturasi budaya berskala besar tersebut dipastikan akan menjadi daya tarik utama, baik bagi warga lokal maupun wisatawan yang sedang berkunjung ke Kota Atlas. Bagi yang sedang menyusun rencana akhir pekan atau mencari hiburan di sela-sela aktivitas harian, berikut adalah kalender agenda, acara, festival kuliner, dan kegiatan komunitas di Kota Semarang sepanjang bulan ...

Banjir Trending Topik dan Himbauan #jatengdirumahsaja

Akhir pekan, Sabtu tanggal 6 Februari, ada sesuatu yang menarik untuk tidak dilewatkan begitu saja. Saat Kota Semarang mengikuti gerakan Jateng di Rumah saja yang juga serentak di seluruh Jawa Tengah, Ibu Kota malah mengalami kebanjiran. Dan itu jadi trending di Twitter.

Seperti kita ketahui, Pemprov Jawa Tengah menginisiasi gerakan 'Jateng di Rumah Saja' pada tanggal 6-7 Februari 2021. Gerakan ini masih berhubungan dengan pandemi Covid-19 untuk menekan penyebarannya agar dapat berkurang.

Banjir

Yang menjadi gerakan ini menarik untuk dibagikan, mungkin kamu sedang membacanya di masa depan, adalah banjir yang menghampiri beberapa kota di tanah air, terutama Semarang. Hujan sejak hari Jumat, 5 Februari, dan terus menerus hingga hari Minggunya, membuat sebagian wilayah di Kota Semarang terendam banjir.

Linimasa Twitter jadi heboh dan akhirnya Semarang trending. Hujan yang belum berhenti dan mengakibatkan banjir, seolah merestui gerakan Jateng di Rumah Saja.

Namun bukannya lebih khusuk di rumah, banjir yang menyapa membuat orang-orang jadi sibuk untuk mengurusi tempat tinggal mereka yang kebanjiran. Belum lagi, listrik yang dipadamkan.

Ini sebuah gambaran yang menarik untuk dibagi, terlepas sudut pandang yang ingin mengambil kesempatan dari musibah yang terjadi.

...

Ketika melintas di perkampungan dekat rumah yang sedang mengalami kebanjiran, kami melihat tenda yang sudah berdiri. Prihatin melihat kondisinya saat ingin merayakan kebahagiaan.

Entah apakah gerakan #jatengdirumahsaja terhitung sukses atau tidak. Apalagi dukungan alam yang menurunkan hujan beberapa hari. Ini adalah sebuah renungan untuk kita semua, benarkah banjir kali ini yang berjam-jam adalah rejeki. Atau malah sebaliknya?

Artikel terkait :

Comments