Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

Image
Bulan November selalu lekat dengan ingatan kolektif kita pada Hari Pahlawan tiap tanggal 10 November. Jika bulan Oktober sebelumnya sempat mengajak kita menengok kembali riuhnya sejarah lewat napas Pertempuran 5 Hari di Semarang , maka bulan November ini menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan arti kepahlawanan dalam bentuk yang lebih luas—terutama lewat karya, konsistensi, dan pergerakan orang-orang yang terus menghidupkan sudut-sudut kota. Ya, perjuangan hari ini tidak selalu tentang bambu runcing. Di Semarang, denyut itu justru terasa lewat geliat para pegiat literasi, komunitas kreatif, peracik kopi, hingga ribuan pasang kaki yang meramaikan jalanan lewat deretan fun run dan festival akhir pekan. Kota ini terus bergerak karena ada banyak tangan yang tak lelah merawatnya. Nah, buat pembaca setia yang sedang mencari referensi kegiatan, akhir pekan mau kemana, atau sekadar ingin melihat bagaimana Semarang berdenyut sepanjang bulan ini, berikut adalah rangkuman agenda Kota Semar...

Banjir Trending Topik dan Himbauan #jatengdirumahsaja

Akhir pekan, Sabtu tanggal 6 Februari, ada sesuatu yang menarik untuk tidak dilewatkan begitu saja. Saat Kota Semarang mengikuti gerakan Jateng di Rumah saja yang juga serentak di seluruh Jawa Tengah, Ibu Kota malah mengalami kebanjiran. Dan itu jadi trending di Twitter.

Seperti kita ketahui, Pemprov Jawa Tengah menginisiasi gerakan 'Jateng di Rumah Saja' pada tanggal 6-7 Februari 2021. Gerakan ini masih berhubungan dengan pandemi Covid-19 untuk menekan penyebarannya agar dapat berkurang.

Banjir

Yang menjadi gerakan ini menarik untuk dibagikan, mungkin kamu sedang membacanya di masa depan, adalah banjir yang menghampiri beberapa kota di tanah air, terutama Semarang. Hujan sejak hari Jumat, 5 Februari, dan terus menerus hingga hari Minggunya, membuat sebagian wilayah di Kota Semarang terendam banjir.

Linimasa Twitter jadi heboh dan akhirnya Semarang trending. Hujan yang belum berhenti dan mengakibatkan banjir, seolah merestui gerakan Jateng di Rumah Saja.

Namun bukannya lebih khusuk di rumah, banjir yang menyapa membuat orang-orang jadi sibuk untuk mengurusi tempat tinggal mereka yang kebanjiran. Belum lagi, listrik yang dipadamkan.

Ini sebuah gambaran yang menarik untuk dibagi, terlepas sudut pandang yang ingin mengambil kesempatan dari musibah yang terjadi.

...

Ketika melintas di perkampungan dekat rumah yang sedang mengalami kebanjiran, kami melihat tenda yang sudah berdiri. Prihatin melihat kondisinya saat ingin merayakan kebahagiaan.

Entah apakah gerakan #jatengdirumahsaja terhitung sukses atau tidak. Apalagi dukungan alam yang menurunkan hujan beberapa hari. Ini adalah sebuah renungan untuk kita semua, benarkah banjir kali ini yang berjam-jam adalah rejeki. Atau malah sebaliknya?

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

📶 Pengalaman Uji Jaringan 5G XL di CFD Simpang Lima Semarang: Pakai Motorola Moto G45 5G, Berapa Kecepatannya?

💻 Berkenalan dengan ASUS Chromebook CR11 Flip (CR1104F)

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Oktober 2026

Parkir di The Park Mall Hanya Melayani Pembayaran Non Tunai