Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Februari 2026

Image
Memasuki bulan Februari 2026, atmosfer Kota Semarang terasa jauh lebih sibuk dari biasanya. Bukan sekadar rutinitas awal bulan, tapi ada semacam "tabrakan budaya" yang unik. Jika biasanya event besar datang bergantian, tahun ini warga Semarang seolah diajak merayakan semuanya sekaligus: menyambut Tahun Baru Imlek sekaligus mempersiapkan diri memasuki bulan suci Ramadan. Hari ini, tepat tanggal 1 Februari yang jatuh pada hari Minggu, cuaca di Kota Semarang tampak cerah merona dari pagi hingga menjelang sore. Meskipun begitu, bulan Februari disebut-sebut masih menjadi puncak musim penghujan. Cuaca memang masih sulit diprediksi; bisa saja terik di siang hari, namun seketika hujan lebat saat malam menyapa. Dua Hajatan Besar dalam Satu Pekan Bulan ini, Ibu Kota Jawa Tengah punya dua agenda besar yang waktunya saling berhimpitan. Ada Pasar Imlek Semawis yang menjadi ruh perayaan Tahun Baru Imlek di Pecinan, dan ada Dugderan yang menjadi tradisi wajib warga Semarang menyambut bula...

Banjir Trending Topik dan Himbauan #jatengdirumahsaja

Akhir pekan, Sabtu tanggal 6 Februari, ada sesuatu yang menarik untuk tidak dilewatkan begitu saja. Saat Kota Semarang mengikuti gerakan Jateng di Rumah saja yang juga serentak di seluruh Jawa Tengah, Ibu Kota malah mengalami kebanjiran. Dan itu jadi trending di Twitter.

Seperti kita ketahui, Pemprov Jawa Tengah menginisiasi gerakan 'Jateng di Rumah Saja' pada tanggal 6-7 Februari 2021. Gerakan ini masih berhubungan dengan pandemi Covid-19 untuk menekan penyebarannya agar dapat berkurang.

Banjir

Yang menjadi gerakan ini menarik untuk dibagikan, mungkin kamu sedang membacanya di masa depan, adalah banjir yang menghampiri beberapa kota di tanah air, terutama Semarang. Hujan sejak hari Jumat, 5 Februari, dan terus menerus hingga hari Minggunya, membuat sebagian wilayah di Kota Semarang terendam banjir.

Linimasa Twitter jadi heboh dan akhirnya Semarang trending. Hujan yang belum berhenti dan mengakibatkan banjir, seolah merestui gerakan Jateng di Rumah Saja.

Namun bukannya lebih khusuk di rumah, banjir yang menyapa membuat orang-orang jadi sibuk untuk mengurusi tempat tinggal mereka yang kebanjiran. Belum lagi, listrik yang dipadamkan.

Ini sebuah gambaran yang menarik untuk dibagi, terlepas sudut pandang yang ingin mengambil kesempatan dari musibah yang terjadi.

...

Ketika melintas di perkampungan dekat rumah yang sedang mengalami kebanjiran, kami melihat tenda yang sudah berdiri. Prihatin melihat kondisinya saat ingin merayakan kebahagiaan.

Entah apakah gerakan #jatengdirumahsaja terhitung sukses atau tidak. Apalagi dukungan alam yang menurunkan hujan beberapa hari. Ini adalah sebuah renungan untuk kita semua, benarkah banjir kali ini yang berjam-jam adalah rejeki. Atau malah sebaliknya?

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Februari 2026

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

🪁 Apa Kabar Festival Layang-Layang Internasional Semarang? Menanti di Awann Costa, Temu Asyiknya di BKT